Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
5 Jus Buah untuk Mengatasi Sembelit, Ada Lemon dan Pir | AirPlay 2 Resmi Hadir di Seluruh TV UHD 4K LG | Hasil Bola Sabtu Dinihari: Dortmund Seri, PSG Menang | Ayo Mandi Air Dingin, Segar dan Banyak Manfaatnya | Jadwal Bola Sabtu: Liga 1, Liga Inggris, Liga Spanyol, Serie A | Penabrak PKL di Kota Tua Diduga Mabuk | Kata Pelatih Timnas Pelajar Setelah Ditekuk Malaysia di Semifinal | Sulit Ikut Formula E Jakarta, Ini Alasan Sean Gelael | Liga 2: Persita dan Persik ke Final Sekaligus Raih Tiket Promosi | Jadwal Liga 1 Sabtu: Persija Jakarta dan Bali United Main | Principal, DoctorSHARE Tawarkan Model Investasi Sambil Berdonasi | Kalah Penalti Vs Malaysia, Timnas Pelajar Gagal ke Final | Kasus penganiayaan Suporter, Kemenpora Minta Malaysia Maaf | Usul Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Ini Reaksi 8 Partai Politik | GL Pro 08 Ancam Lapor Polisi Soal Gaduh Anggaran, Ini Kata PSI | KPK Telisik Dugaan Mahar Politik Bupati Lampung Tengah ke PKB | Cara Unik Selangor Kurangi Angka Perceraian di Usia Muda | Menristek Persilakan Peneliti Pakai Fasilitas Penelitian Negara | Sebagian Indonesia Masih Mengalami Kekeringan Hingga November | Canon EOS 90D, Kamera DSLR Menengah dengan Kemampuan Profesional | Fujifilm X-Pro3 Dirilis, Usung Bodi Titanium | Aneh, Galaksi Ini Memiliki Tiga Lubang Hitam Supermasif | Abdul Somad di KPK, Agus Rahardjo Cerita Kronologisnya | Ashanty Operasi, Netizen Batal Simpati | Korek Mata di Acara Corbuzier, Novel Baswedan: Bersihkan Lensa | Ditanya Reuni Akbar 212, Moeldoko: Masyarakat Sudah Ingin Damai | Dianggap Bikin Kisruh, PSI DKI Digeruduk Ormas Pendukung Anies | Saut: Tak Terbayang Kalau Teror Novel Baswedan Terjadi pada Saya | Presiden Tunjuk Staf Khusus Milenial, Ini Kritik Pengamat | Ridwan Kamil Ketok Palu UMK Jabar, Karawang yang Tertinggi | Ahok Komut Pertamina, Erick Thohir: Kami Ingin Figur Pendobrak | Viral Larangan Ucapan Natal, Toko Tous Les Jours Tetap Ramai | 5 Jus Buah untuk Mengatasi Sembelit, Ada Lemon dan Pir | AirPlay 2 Resmi Hadir di Seluruh TV UHD 4K LG | Hasil Bola Sabtu Dinihari: Dortmund Seri, PSG Menang | Ayo Mandi Air Dingin, Segar dan Banyak Manfaatnya | Jadwal Bola Sabtu: Liga 1, Liga Inggris, Liga Spanyol, Serie A | Penabrak PKL di Kota Tua Diduga Mabuk | Kata Pelatih Timnas Pelajar Setelah Ditekuk Malaysia di Semifinal | Sulit Ikut Formula E Jakarta, Ini Alasan Sean Gelael | Liga 2: Persita dan Persik ke Final Sekaligus Raih Tiket Promosi | Jadwal Liga 1 Sabtu: Persija Jakarta dan Bali United Main |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Laode Syarif Sebut Alasan Kenapa Jokowi Harus Terbitkan Perpu KPK | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 15 Oktober 2019 06:02 WIB

Laode Syarif Sebut Alasan Kenapa Jokowi Harus Terbitkan Perpu KPK | Berita Tempo Hari Ini

Dari kiri: Walikota Malang Sutiaji, Wakil Ketua KPK Laode M Syarif, dan Wakil Walikota Malang Sofyan Edi Jarwoko menunjukkan gantungan kunci bertuliskan selogan KPK saat Roadshow Bus KPK "Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi" di halaman Balaikota Malang, Jawa Timur, Jumat, 6 September 2019. TEMPO/Aris Novia Hidayat

SUMUTkota.com, Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode M. Syarif masih berharap Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang atau Perpu KPK.

Ia menilai revisi UU yang telah disahkan mengandung banyak permasalahan jika kelak diberlakukan. "Kami berharap presiden akan mengeluarkan perpu kita sangat berharap," kata Syarif di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi, Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019.

Syarif berkata perubahan paling krusial dalam UU yang akan berlaku pada 17 Oktober 2019 itu soal status pimpinan KPK. Ia menganggap komisioner KPK tak lagi menjadi pimpinan tertinggi dan bukan lagi berstatus penyidik serta penuntut. "Ini betul-betul langsung memangkas kewenangan-kewenangan komisioner KPK ke depan," kata dia.

Syarif mengatakan masalah juga muncul dengan adanya Dewan Pengawas KPK. Dewan Pengawas, kata dia, tidak berstatus sebagai penegak hukum, namun dewan ini justru memiliki wewenang untuk memberikan izin penggeledahan, penyitaan bahkan penyadapan.

Menurut dia, hal itu akan bermasalah bila tersangka mengajukan preradilan. "Bagaimana bisa bukan seorang penegak hukum namun mempunyai otoritas tentang tindakan hukum," kata dia.

Syarif berkata KPK tidak alergi dengan keberadaan dewan pengawas. Namun, ia mengatakan kewenangan dewan pengawas yang terlalu besar, bahkan lebih tinggi dari kedudukan komisioner akan membuat kerja KPK menjadi kacau. "Karena kekacauan-kekacauan ini sekali lagi kami harap kebijakan presiden," kata dia.



Laode Syarif Sebut Alasan Kenapa Jokowi Harus Terbitkan Perpu KPK | Bang Naga | on Selasa, 15 Oktober 2019 06:02 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Laode Syarif Sebut Alasan Kenapa Jokowi Harus Terbitkan Perpu KPK
Description: Pimpinan KPK Laode M. Syarif mengatakan Jokowi harus segera mengeluarkan Perpu KPK.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1259736/laode-syarif-sebut-alasan-kenapa-jokowi-harus-terbitkan-perpu-kpk.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» KY: Tak Ada yang Salah dari Putusan Soal Aset First Travel
» Minta Dicekik Leher Saat Berhubungan, Wanita Inggris Tewas
» Pengusaha Bentuk Tim Kerja Kaji Omnibus Law
» Ma'ruf soal Gugatan UU KPK: Itu Hak Pimpinan KPK
» Menhan Prabowo Tak Akan Main-main dengan Anggaran Alutsista
» Jerman Pertama Kali Pulangkan Simpatisan ISIS dari Suriah
» Rilis Lagu di Indonesia, Cinta Laura Berharap Diterima Asia

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds