Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Oppo Kembangkan Chip Mobile Sendiri untuk Ponsel | Pastor di Badan Amal di Afrika Pedofil, PBB Hentikan Kerja Sama | Viral Anti Keberagaman di atas Kue, Tous les Jours: Ini Kronologi | Jadi Komut, Chandra Hamzah Diharapkan Mampu Bersihkan Kinerja BTN | Begini Perawatan Sepeda Motor saat Musim Hujan Cegah Mogok | Dikabarkan Jadi Dirut PLN, Ini Tanggapan Rudiantara | Bertemu di Final Liga 2, Begini Kata Pelatih Persik dan Persita | Alun - Alun Kota Bogor, Relokasi PKL Dimulai Desember 2019 | La Grande Indonesia: Suporter Malaysia Menyerang Sampai Hotel | Koala Terdampak Kebakaran di Australia Dapat Dana Rp 10 Miliar | BPPT Tanam Pemantau Potensi Kebakaran Gambut di Sumatera Selatan | Syarat CPNS Diskriminatif, Amnesty: Mengecewakan, Harus Dicabut | Liga 2: Hasil Lengkap Semifinal dan Jadwal Final | 5 Jus Buah untuk Mengatasi Sembelit, Ada Lemon dan Pir | Atalanta Vs Juventus Malam Ini, Sarri Tak Akan Mainkan Ronaldo | AirPlay 2 Resmi Hadir di Seluruh TV UHD 4K LG | Hasil Bola Sabtu Dinihari: Dortmund Seri, PSG Menang | Ayo Mandi Air Dingin, Segar dan Banyak Manfaatnya | Jadwal Bola Sabtu: Liga 1, Liga Inggris, Liga Spanyol, Serie A | Penabrak PKL di Kota Tua Diduga Mabuk | Kata Pelatih Timnas Pelajar Setelah Ditekuk Malaysia di Semifinal | Sulit Ikut Formula E Jakarta, Ini Alasan Sean Gelael | Liga 2: Persita dan Persik ke Final Sekaligus Raih Tiket Promosi | Jadwal Liga 1 Sabtu: Persija Jakarta dan Bali United Main | Principal, DoctorSHARE Tawarkan Model Investasi Sambil Berdonasi | Kalah Penalti Vs Malaysia, Timnas Pelajar Gagal ke Final | Kasus penganiayaan Suporter, Kemenpora Minta Malaysia Maaf | Usul Masa Jabatan Presiden 3 Periode, Ini Reaksi 8 Partai Politik | GL Pro 08 Ancam Lapor Polisi Soal Gaduh Anggaran, Ini Kata PSI | KPK Telisik Dugaan Mahar Politik Bupati Lampung Tengah ke PKB | Cara Unik Selangor Kurangi Angka Perceraian di Usia Muda | Menristek Persilakan Peneliti Pakai Fasilitas Penelitian Negara | Sebagian Indonesia Masih Mengalami Kekeringan Hingga November | Canon EOS 90D, Kamera DSLR Menengah dengan Kemampuan Profesional | Fujifilm X-Pro3 Dirilis, Usung Bodi Titanium | Aneh, Galaksi Ini Memiliki Tiga Lubang Hitam Supermasif | Abdul Somad di KPK, Agus Rahardjo Cerita Kronologisnya | Ashanty Operasi, Netizen Batal Simpati | Korek Mata di Acara Corbuzier, Novel Baswedan: Bersihkan Lensa | Ditanya Reuni Akbar 212, Moeldoko: Masyarakat Sudah Ingin Damai | Dianggap Bikin Kisruh, PSI DKI Digeruduk Ormas Pendukung Anies | Saut: Tak Terbayang Kalau Teror Novel Baswedan Terjadi pada Saya | Presiden Tunjuk Staf Khusus Milenial, Ini Kritik Pengamat | Ridwan Kamil Ketok Palu UMK Jabar, Karawang yang Tertinggi | Ahok Komut Pertamina, Erick Thohir: Kami Ingin Figur Pendobrak | Viral Larangan Ucapan Natal, Toko Tous Les Jours Tetap Ramai | Oppo Kembangkan Chip Mobile Sendiri untuk Ponsel | Pastor di Badan Amal di Afrika Pedofil, PBB Hentikan Kerja Sama | Viral Anti Keberagaman di atas Kue, Tous les Jours: Ini Kronologi | Jadi Komut, Chandra Hamzah Diharapkan Mampu Bersihkan Kinerja BTN | Begini Perawatan Sepeda Motor saat Musim Hujan Cegah Mogok | Dikabarkan Jadi Dirut PLN, Ini Tanggapan Rudiantara | Bertemu di Final Liga 2, Begini Kata Pelatih Persik dan Persita | Alun - Alun Kota Bogor, Relokasi PKL Dimulai Desember 2019 | La Grande Indonesia: Suporter Malaysia Menyerang Sampai Hotel | Koala Terdampak Kebakaran di Australia Dapat Dana Rp 10 Miliar |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

45 Persen Profesor di Indonesia Ada di 11 PTN | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 15 Oktober 2019 06:06 WIB

45 Persen Profesor di Indonesia Ada di 11 PTN | Berita Tempo Hari Ini

Kampus ITB. Kredit: ITB

SUMUTkota.com, Jakarta - Ketua Majelis Dewan Guru Besar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum, Prof Nadjaji Anwar mengatakan jumlah profesor masih sangat kurang sehingga perlu ditingkatkan.

"Dari sekitar 4.500 perguruan tinggi yang tersebar di seluruh Indonesia, jumlah profesor hanya 5.389 orang. Dan 45 persen atau 2.395 profesor berada di 11 PTN BH," kata Prof Nadjaji Anwar dalam Sidang Tahunan PTN BH di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Kampus UI Depok, Senin, 14 Oktober 2019.

Menurut dia Profesor adalah jabatan akademik paling tinggi di perguruan tinggi untuk mengajar, untuk meneliti dan untuk mengabdikan kepada masyarakat.

Nadjaji mengajak para profesor tidak hanya mengurusi ilmu, penelitian di laboratorium dan membimbing saja, tetapi ikut memikirkan solusi yang dihadapi bangsa.

Masih minimnya jumlah profesor dan belum meratanya sebaran profesor di Indonesia menjadi salah satu topik yang dibahas dalam Sidang Tahunan PTN BH di Universitas Indonesia yang digelar selama dua hari ini 14-15 Oktober 2019 di UI.

"Untuk permasalahan keprofesoran ini pihaknya akan membentuk kelompok Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas terkait mekanisme pengangkatan dan penetapan profesor dalam sebuah perguruan tinggi," katanya.

"Jangan sampai penugasan para profesor ini salah, harus dilihat realitasnya seperti apa dan pengembangan kelimuannya seperti apa," katanya.

Rektor UI Prof. Anis mengatakan Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) merupakan motor perkembangan pendidikan tinggi di Indonesia, sehingga harus senantiasa melakukan perbaikan dan inovasi dalam Tridharma Perguruan Tinggi.

"Perguruan tinggi bukan saja harus berubah, namun harus bertransformasi menjadi institusi tempat lahirnya berbagai ilmu dan teknologi yang bermanfaat bagi peradaban manusia," kata Anis.

Selain itu PTN BH juga harus bermanfaat secara perekonomian, sosial kemasyarakatan, kebudayaan, kebijakan publik dan jasa, kesehatan, lingkungan, serta kualitas hidup melalui pengajaran yang interaktif, penelitian dan inovasi yang dihasilkannya.

Tema pertemuan tahunan kali ini yaitu "Peran Perguruan Tinggi Menyongsong Satu Abad Indonesia Merdeka".

Adapun 11 PTNBH yaitu UI, Universitas Airlangga (UNAIR), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Hasanuddin (UNHAS), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Padjadjaran (UNPAD), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Sumatera Utara (USU).



45 Persen Profesor di Indonesia Ada di 11 PTN | Bang Naga | on Selasa, 15 Oktober 2019 06:06 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 45 Persen Profesor di Indonesia Ada di 11 PTN
Description: Jumlah profesor di Indonesia hanya 5 ribu, itu berkumpul di 11 perguruan tinggi negeri. Padahal jumlah perguruan tinggi ada 4.500.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1259731/45-persen-profesor-di-indonesia-ada-di-11-ptn.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Usai Resmi Latih Tottenham, Mourinho Sibuk Ditelepon Bos MU
» KY: Tak Ada yang Salah dari Putusan Soal Aset First Travel
» Minta Dicekik Leher Saat Berhubungan, Wanita Inggris Tewas
» Pengusaha Bentuk Tim Kerja Kaji Omnibus Law
» Ma'ruf soal Gugatan UU KPK: Itu Hak Pimpinan KPK
» Menhan Prabowo Tak Akan Main-main dengan Anggaran Alutsista
» Jerman Pertama Kali Pulangkan Simpatisan ISIS dari Suriah

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds