Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Bersiap New Normal, Warga Jaksel Gotong Royong Bersihkan Masjid | Hingga H+5 Lebaran, 362 Ribu Kendaraan Bergerak ke Arah Jakarta | Apartemen Bintang Manchester City Kebobolan, 3 Arloji Mewah Raib | 3 Bintang Bundesliga Ikut Tuntut Keadilan Untuk George Floyd | Bundesliga: Jadon Sancho Hat-trick, Borussia Dortmund Menang 6-1 | Pemain Muda Fiorentina Ini Ungkap Alasannya Tolak Liverpool | Nilai Syahrini Pojokkan Luna Maya, Netizen Beri Dukungan | Terawan Copot Mantan Ketua MKEK IDI sebagai Dekan di UPN Veteran | Menghadapi Mike Tyson, Anthony Joshua: Menang Pun Akan Diejek | Awan Besar Berjajar Sepanjang Pantai Jawa, Ini Penjelasan BMKG | Toyota Fortuner 2020 Pakai Mesin Baru Tenaga Melonjak Signifikan | Ikatan Dokter Anak Anjurkan Sekolah Ditutup Hingga Desember 2020 | Dicopot Terawan, Masa Jabatan Dekan FK UPN Veteran Masih 2 Tahun | Politikus DPR Mulyadi Curiga Kasusnya Terkait Pilkada 2020 | 3 Jawaban WHO tentang Kebiasaan Merokok dan Infeksi Covid-19 | Syahrini dan Reino Barack akan Laporkan Akun Penggemar Luna Maya? | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kebakaran Hutan, Kaltim Taksir Kerugian Mencapai 672 Hektare | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 22 September 2019 20:38 WIB

Kebakaran Hutan, Kaltim Taksir Kerugian Mencapai 672 Hektare | Berita Tempo Hari Ini

Personel regu pengendalian kebakaran hutan dan lahan beristirahat seusai memadamkan salah satu titik api yang membakar lahan hutan Taman Nasional (TN) Sebangau di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Jumat, 20 September 2019. ANTARA

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memproyeksikan kerugian aset akibat kebakaran hutan dan lahan mencapai 672 hektare. 

Kepala Seksi Pengendali Kerusakan dan Pengamanan Hutan Dinas Kehutanan provinsi Kaltim Shahar Al Haqq mengatakan jumlah titik lahan yang terdampak tersebut utamanya berasal dari hutan.

Shahar memperkirakan kerugian mencapai dua kali lipat jika memasukkan kerugian di luar hutan.

"Tentunya ini tafsir kerugian negara karena kayu sebagai aset nasional akibat karhutla. Secara pasti baru bisa diukur pascakebakaran,” jelas Shahar, Ahad 22 September 2019.

Kata Shahar, penyebab karhutla sebesar 90 persen berasal dari pembukaan lahan oleh oknum tak bertanggung jawab, untuk menggarap kebun sawit secara ilegal. Sisanya akibat kelalaian seperti membuang puntung rokok ataupun sisa api unggun.

Pelaku kebakaran saat ini telah ditangkap dan diproses hukum. Para pelaku bisa dikenai denda Rp5 miliar hingga sanksi kurungan 20 tahun.

Menurut Shahar, berdasarkan sumber titik api di lapangan sebagian besar titik kebakaran sudah berhasil ditangani. Pihaknya pun telah mengerahkan 50 pasukan dinas bantuan ke wilayah unit yang belum tertangani.

“Yang masih sulit dikendalikan itu titik api di Berau dan Kutai Barat. Ini juga Sanga-Sanga” bebernya.

 


Kebakaran Hutan, Kaltim Taksir Kerugian Mencapai 672 Hektare | Bang Naga | on Minggu, 22 September 2019 20:38 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kebakaran Hutan, Kaltim Taksir Kerugian Mencapai 672 Hektare
Description: Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memproyeksikan kerugian aset akibat kebakaran hutan dan lahan mencapai 672 hektare.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1250996/kebakaran-hutan-kaltim-taksir-kerugian-mencapai-672-hektare.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Pemprov Bali Terbitkan Aturan Keluar Masuk di Tengah Pandemi
» Klaster Pasar Raya Padang Kasus Corona Terbesar di Sumbar
» MotoGP 2020 Diklaim Bakal Dimulai 19 Juli
» Peneliti Temukan Dinosaurus Kanibal Pemakan Dino Lain
» Pelatih Atalanta Merasa Gejala Virus Corona di Liga Champions
» 4 Pedagang Positif Corona, Pemkot Depok Tutup Pasar Cisalak
» Sancho Turut Tuntut Keadilan untuk George Floyd

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds