Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Kebakaran Jembatan Merah Bogor, 14 Mobil Damkar Dikerahkan | Cerita Terawan VS Eks Ketua MKEK IDI yang Jadi Dekan UPN Veteran | Lagi, Wartawan Afganistan Tewas Jadi Sasaran Bom | Kemenko Maritim: Ekspor Benih Lobster Tak Boleh Jor-joran | Kebakaran Jembatan Merah Bogor, Bima Arya Pimpin Pemadaman | Pemerintah Umumkan Nasib Ibadah Haji Sebelum 5 Juni | Tyson Fury Incar Rekor Kontrak Terbesar dalam Sejarah Tinju Dunia | Kenali 10 Penyebab Sakit Kepala, Ada Hipertensi Dan Kurang Tidur | Jokowi Minta Kurva Covid-19 Mulai Turun Pada Mei, Ini Faktanya | New Normal, Bima Arya Prioritaskan Dibukanya Kembali Rumah Ibadah | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Bos Baru TVRI Surati Sri Mulyani Soal Rapel Tukin Karyawan | Liga Jerman: Dortmund Menang Besar, Jadon Sancho Torehkan 2 Rekor | Kemendagri Tegaskan Tak Ada Larangan ASN Naik Ojek Online | PBNU Terbitkan Protokol New Normal di Masjid, Simak Isinya | Risiko Kebiasaan Minum Teh saat Hamil, Awas Kelebihan Kafein | Ulang Tahun ke-50, Erick Thohir: Penuh Makna dan Istimewa | Ketua KOI Tuntut Kreativitas Pembinaan Atlet di Tengah New Normal | Pemerintah Sebut Belum Ada Rencana Buka Sekolah Sampai September | MotoGP: Jorge Lorenzo Juarai Balapan Virtual di Silverstone | Bersiap New Normal, Warga Jaksel Gotong Royong Bersihkan Masjid | Hingga H+5 Lebaran, 362 Ribu Kendaraan Bergerak ke Arah Jakarta | Apartemen Bintang Manchester City Kebobolan, 3 Arloji Mewah Raib | 3 Bintang Bundesliga Ikut Tuntut Keadilan Untuk George Floyd | Bundesliga: Jadon Sancho Hat-trick, Borussia Dortmund Menang 6-1 | Pemain Muda Fiorentina Ini Ungkap Alasannya Tolak Liverpool | Nilai Syahrini Pojokkan Luna Maya, Netizen Beri Dukungan | Terawan Copot Mantan Ketua MKEK IDI sebagai Dekan di UPN Veteran | Menghadapi Mike Tyson, Anthony Joshua: Menang Pun Akan Diejek | Awan Besar Berjajar Sepanjang Pantai Jawa, Ini Penjelasan BMKG | Ikatan Dokter Anak Anjurkan Sekolah Ditutup Hingga Desember 2020 | Dicopot Terawan, Masa Jabatan Dekan FK UPN Veteran Masih 2 Tahun | 3 Jawaban WHO tentang Kebiasaan Merokok dan Infeksi Covid-19 | Syahrini dan Reino Barack akan Laporkan Akun Penggemar Luna Maya? | Rektor Minta Terawan Tunda Pencopotan Dekan FK UPN Veteran | Annisa Pohan Tunjukkan Parsel Raksasa Lebaran 2020, SBY Terkesan | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Predator, Drone AS yang Salah Sasaran di Afghanistan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 22 September 2019 11:21 WIB

Predator, Drone AS yang Salah Sasaran di Afghanistan | Berita Tempo Hari Ini

Drone MQ-9 milik Angkatan Udara AS. (ga-asi.com)

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Sebuah serangan drone tempur Amerika Serikat ke kubu kelompok IS (Islamic State) di Nangarhar timur, Afghanistan salah sasaran. Akibatnya, 30 petani tewas dan 40 lainnya cedera.

Pasukan AS di Afghanistan membenarkan terjadinya serangan pada Rabu malam, 18 September 2019 ini. Menurut Reuters, lebih dari 150 pekerja tidur di tenda ketika setidaknya satu drone AS menembakkan rudal AGM-114 (Hellfire).

Drone yang diduga digunakan AS dalam serangan itu adalah MQ-9 Reaper, yang selama ini digunakan AU Amerika di Afghanistan dan Pakistan.

Amerika mencatat kemajuan besar dalam pengembangan mesin perang tak berawak. Pada 2005, drone taktis dan pengintai telah terbang lebih dari 100.000 jam untuk mendukung berbagai operasi di bawah Satuan Tugas Liberty di Afghanistan dan Satuan Tugas ODIN di Irak.

Pada Januari 2014, militer AS tercatat mengoperasikan sejumlah besar sistem udara tak berawak (UAV): 7.362 RQ-11 Ravens; 990 AeroVironment Wasp IIIs; 1.137 AeroVironment RQ-20 Pumas; dan 306 RQ-16 T-Hawk sistem UAS kecil dan 246 Predator MQ-1C Grey Eagles; 126 MQ-9 Reaper; 491 RQ-7 Shadows; dan 33 RQ-4 Global Hawk.

Di Afghanistan, AS banyak mengandalkan drone MQ-1 Predator, pesawat jarak jauh tanpa awak yang dibangun oleh General Atomics yang digunakan Angkatan Udara Amerika Serikat (USAF) dan CIA.

Dikembangkan di awal 1990-an untuk pengintaian udara, Predator dilengkapi kamera dan sensor lainnya. Dalam perkembangannya, pesawat dimodifikasi dan ditingkatkan untuk mengangkut dua rudal AGM-114 Hellfire atau amunisi lainnya pada 1995. Drone ini digunakan Amerika di perang Afghanistan, Pakistan, Bosnia, Serbia, Perang Irak, Yaman, Libya 2011, intervensi di Suriah, dan Somalia.

USAF menggambarkan Predator sebagai "MALE UAS Tier II "(ketinggian sedang, sistem pesawat tak berawak tahan lama).  Didukung oleh mesin Rotax dan digerakkan oleh baling-baling, drone ini dapat terbang hingga 740 km selama 14 jam, lalu kembali ke pangkalannya.

Jenis Predator lainnya, RQ-1, adalah pesawat terbang yang diujicobakan dari jarak jauh yang digunakan untuk operasi ofensif oleh AU Amerika dan CIA di Afghanistan dan Pakistan dari 2001 . Pada 2018, AU AS menghentikan penggunaan drone Predator dan menggantikannya dengan MQ-9 Reaper.

Seperti pendahulunya, MQ-9 Reaper yang juga disebut Predator B, diproduksi oleh General Atomics.  MQ-9 adalah UAV pemburu-pembunuh pertama yang dirancang untuk terbang dalam jangka lama dan di ketinggian.

Reaper memiliki mesin turboprop 950 dengan kekuatan 712 kW, jauh di atas pendahulunya (86 kW). Predator B ini melaju dengan kecepatan 410 km / jam, dapat membawa muatan 340 kg, terbang di ketinggian 15 km dengan daya tahan 30 jam.

Kekuatan yang lebih besar memungkinkan Reaper untuk membawa muatan persenjataan 15 kali lebih banyak dengan kecepatan sekitar tiga kali kecepatan drone MQ-1. 

REUTERS | GA.ASI | WSWS



Predator, Drone AS yang Salah Sasaran di Afghanistan | Bang Naga | on Minggu, 22 September 2019 11:21 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Predator, Drone AS yang Salah Sasaran di Afghanistan
Description: Sebuah serangan drone tempur Amerika Serikat ke kubu kelompok IS (Islamic State) di Afghanistan salah sasaran.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1250859/predator-drone-as-yang-salah-sasaran-di-afghanistan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Tegal, Satu-satunya Daerah di Jawa Boleh Beraktivitas Lagi
» Klasemen Liga Jerman Usai Dortmund Menang atas Paderborn
» Tips Aman Membeli Obat dan Vitamin
» Lewati Jakarta, Jatim Tembus Rekor Harian Kasus Baru Corona
» Suara Michelle-Barack Obama soal Rasialisme dan George Floyd
» Sutradara Film 'Parasite' Gelar Bincang Online Pekan Depan
» Van Dijk Pernah Nyaris Meninggal Sebelum Gabung ke Liverpool

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds