Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Kebakaran Jembatan Merah Bogor, Bima Arya Pimpin Pemadaman | Pemerintah Umumkan Nasib Ibadah Haji Sebelum 5 Juni | Tyson Fury Incar Rekor Kontrak Terbesar dalam Sejarah Tinju Dunia | Kenali 10 Penyebab Sakit Kepala, Ada Hipertensi Dan Kurang Tidur | Jokowi Minta Kurva Covid-19 Mulai Turun Pada Mei, Ini Faktanya | New Normal, Bima Arya Prioritaskan Dibukanya Kembali Rumah Ibadah | Lockdown, Restoran Ini Gulung Tikar Setelah 84 Tahun Beroperasi | Bos Baru TVRI Surati Sri Mulyani Soal Rapel Tukin Karyawan | Liga Jerman: Dortmund Menang Besar, Jadon Sancho Torehkan 2 Rekor | Kemendagri Tegaskan Tak Ada Larangan ASN Naik Ojek Online | PBNU Terbitkan Protokol New Normal di Masjid, Simak Isinya | Risiko Kebiasaan Minum Teh saat Hamil, Awas Kelebihan Kafein | Ulang Tahun ke-50, Erick Thohir: Penuh Makna dan Istimewa | Ketua KOI Tuntut Kreativitas Pembinaan Atlet di Tengah New Normal | Pemerintah Sebut Belum Ada Rencana Buka Sekolah Sampai September | MotoGP: Jorge Lorenzo Juarai Balapan Virtual di Silverstone | Bersiap New Normal, Warga Jaksel Gotong Royong Bersihkan Masjid | Hingga H+5 Lebaran, 362 Ribu Kendaraan Bergerak ke Arah Jakarta | Apartemen Bintang Manchester City Kebobolan, 3 Arloji Mewah Raib | 3 Bintang Bundesliga Ikut Tuntut Keadilan Untuk George Floyd | Bundesliga: Jadon Sancho Hat-trick, Borussia Dortmund Menang 6-1 | Pemain Muda Fiorentina Ini Ungkap Alasannya Tolak Liverpool | Nilai Syahrini Pojokkan Luna Maya, Netizen Beri Dukungan | Terawan Copot Mantan Ketua MKEK IDI sebagai Dekan di UPN Veteran | Menghadapi Mike Tyson, Anthony Joshua: Menang Pun Akan Diejek | Awan Besar Berjajar Sepanjang Pantai Jawa, Ini Penjelasan BMKG | Ikatan Dokter Anak Anjurkan Sekolah Ditutup Hingga Desember 2020 | Dicopot Terawan, Masa Jabatan Dekan FK UPN Veteran Masih 2 Tahun | 3 Jawaban WHO tentang Kebiasaan Merokok dan Infeksi Covid-19 | Syahrini dan Reino Barack akan Laporkan Akun Penggemar Luna Maya? | Rektor Minta Terawan Tunda Pencopotan Dekan FK UPN Veteran | Annisa Pohan Tunjukkan Parsel Raksasa Lebaran 2020, SBY Terkesan | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Potret Difabel Mandiri dengan Membatik, Omzet Rp 50 Juta Setahun | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Minggu, 22 September 2019 10:00 WIB

Potret Difabel Mandiri dengan Membatik, Omzet Rp 50 Juta Setahun | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi kain batik. Shutterstock

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Boyolali - Selama 30 tahun, Tari, warga Desa Tawangsari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, tidak berani keluar rumah. Dia memilih mengurung diri karena tak mampu berjalan sejak duduk di kelas VI Sekolah Dasar. Tiada yang tahu apa sebab Tari menjadi difabel daksa.

"Sudah berulang kali ke dokter, tapi tak ada yang bisa menjawab kenapa saya lumpuh," kata Tari kepada Tempo dalam sebuah lokakarya batik Srikandri Patra di Desa Tawangsari, Jawa Tengah, Jumat, 20 September 2019. Saat itu kepercayaan diri Tari roboh. Dia menarik diri dari dunia luar.

Hingga sekitar setahun lalu, seorang difabel daksa bernama Yuni 'memaksa' Tari untuk keluar rumah. Yuni menunjukkan kalau kondisi fisik bukan halangan untuk berkarya. "Akhirnya saya mau keluar rumah. Dan saya kaget bukan main karena semua sudah berubah," ucap Tari.

Yuni mengajak Tari belajar membatik. Perlahan dia merasa cocok dengan pekerjaan membatik dan terus menekuninya. Kini, jemari Tari lihai menggoreskan malam sebagai motif pada selembar kain batik. Tari bernanung dalam kelompok Srikandi Patra di Boyolali, binaan Terminal Bahan Bakar Minyak PT Pertamina (persero) Boyolali.

Community Development Officer TBBM Boyolali PT Pertamina (Persero), Noor Azharul Fuad menuturkan, Yuni adalah pionir Srikandi Patra. "Dialah difabelpreneur dari program corporate social responsibility Pertamina," kata Azharul.

Difabel daksa, Tari (kiri) dan tunarungu, Sri, sedang menggambar pola batik di rumah sorang pengelola kelompok usaha batik Srikandi Patra di Desa Tawangsari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Jumat, 20 September 2019. TEMPO | Larissa Huda

Koordinator pengelola Srikandi Patra, Siti Fatimah, 41 tahun, mengatakan ada lima anggota difabel yang turut membatik. Mereka mendapat bimbingan membatik dari pengelola dan tidak ditarget berapa produksi batik untuk setiap orang. "Kami menyerahkan kepada mereka karena membatik juga tergantung mood (suasana hati)," kata Siti. Jika dirata-rata, satu orang bisa menyelesaikan selembar kain batik dalam tempo 10 sampai 15 hari.

Siti Fatimah merinci, selembar kain batik karya pembatik difabel dijual sekitar Rp 750 ribu. Dari angka itu, mereka yang mencanting dan menggambar batik, masing-masing mendapat upah Rp 100 ribu per lembar.

Sisa uang penjualan tadi digunakan untuk menambah kas, membeli kebutuhan anggota difabel, seperti kursi roda, dan lainnya. Tahun lalu, menurut Siti, kelompok Srikandi Patra mencatat penjualan sampai Rp 50 juta. "Dari Januari sampai Agustus 2019 ini, mereka sudah mendapatkan Rp 17 juta," ujar dia.



Potret Difabel Mandiri dengan Membatik, Omzet Rp 50 Juta Setahun | Bang Naga | on Minggu, 22 September 2019 10:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Potret Difabel Mandiri dengan Membatik, Omzet Rp 50 Juta Setahun
Description: Kelompok usaha batik Srikandi Patra memiliki lima anggota pembatik difabel. Mereka mampu mandiri dan membuktikan kondisi fisik bukan halangan bekarya.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1250651/potret-difabel-mandiri-dengan-membatik-omzet-rp-50-juta-setahun.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Klasemen Liga Jerman Usai Dortmund Menang atas Paderborn
» Tips Aman Membeli Obat dan Vitamin
» Lewati Jakarta, Jatim Tembus Rekor Harian Kasus Baru Corona
» Suara Michelle-Barack Obama soal Rasialisme dan George Floyd
» Sutradara Film 'Parasite' Gelar Bincang Online Pekan Depan
» Van Dijk Pernah Nyaris Meninggal Sebelum Gabung ke Liverpool
» Advokat Alumni UII Akan Pidanakan Peneror Guru Besar FH UII

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds