Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Olla Ramlan x Aneuku Sisipkan Bordir Tasikmalaya di Muffest 2020 | Polisi Bakal Tangkap Artis Pemakai Narkoba, Tanpa Pandang Bulu | Karyawan Samsung di Korea Selatan Terinfeksi Virus Corona | Mulai 1 Mei, Truk Obesitas Dilarang Masuk Pelabuhan Penyeberangan | Menu Baru Kangen Berat di Kopi Kangen, Rasanya Renyah | Kata Kementerian Perhubungan Soal Proses Recall Kendaraan | Indonesia 'Paksa' Cina Ajari Bikin Roket | Pentingnya Penampilan saat Wawancara Kerja, Ikuti Tips Berikut | Formula 1: Mercedes Curiga Ferrari Sembunyikan Kekuatan | Pagi Ini Banjir Kepung Bekasi, Titik Terbanyak di Bagian Utara | Kominfo Pernah Sebut Kabar Hamil Setelah Berenang adalah Hoaks | Stop Jadi Vegetarian Lalu Makan Daging, Ini Perubahan yang Terjadi pada Tubuh | 10 Ruas Jalan di Jakarta Ini Terendam Banjir | Tanggul Kali d Jalan Cempaka Baru Jebol | Pemulangan Kru Diamond Princess Masih Tunggu Keputusan Jokowi | Menristek Berharap 3 Sampai 5 Unicorn Baru Hadir Tahun Ini | Stasiun Sudirman Tergenang Banjir, Kereta Hanya Sampai Manggarai | Hobi Koleksi Sneakers, Yuk Gabung di Komunitas Ini | Hindari Alarm, Pencuri Bobol Tembok Gondol Ducati Panigale V4 | Insiden Susur Sungai, Pembina SMPN 1 Turi Dijerat Pasal Kelalaian | Beruang 180 Kilogram Masuk ke Pemukiman di Los Angeles | BCA Expoversary Tawarkan Promo Beli Properti Hingga Gadget | Hujan Deras Sejak Dini Hari, 87 RT di DKI Jakarta Terendam Banjir | Membaca Keharmonisan Tanggal Pernikahan Laudya Cynthia Bella Menurut Ahli | Debut Manis Braithwaite di Barca: Beri 2 Assist, Dipeluk Messi | Tampilan Dasbor dan Kabin MINI Countryman 2021 Lebih Fresh | Nafsu Makan Mendadak Turun, Tanda Infeksi Bakteri Hingga Stres | Hari Ini Jadwal Tinju Dunia Wilder Vs Fury: Simak 7 Fakta Penting | Pasal Bermasalah Omnibus Law, Setneg Disebut Sudah Beri Catatan | Setelah MPV Triber, Renault Mulai Menggarap Pasar Sedan Murah | Kerja Malam dan Lilin Aromaterapi Picu Kanker, Apa Penyebab Lain? | SMI Godok Pola Pembiayaan untuk Proyek Ibu Kota Baru | Tes MotoGP Qatar: Ducati Curi Perhatian dengan Inovasinya | Siswa SMPN 1 Turi: Kata Pembina, Pramuka Tak Takut Panas Hujan | Uni Eropa Luncurkan Peta Industri Digital, Kejar Amerika - Cina | Sri Mulyani: Profil Ekonomi dan Fiskal Saudi Arabia Menarik | Tes MotoGP Qatar: Rossi Merasa Motornya Belum Cukup untuk Juara | Benarkah Perempuan Renang di Kolam Bersama Pria Bisa Hamil? Ini Kata Ahli | Hasil Bola Ahad Dinihari: Serie A, La Liga, Liga Inggris | Pemain Geylang Anggap Laga Lawan Persija Ini Sekali Seumur Hidup | Bank DKI Ingin Investasi di Proyek MRT Jakarta Fase III Kalideres | Hasil-Klasemen Serie A Ahad Dinihari: Juvetus Menang, Milan Seri | Klasemen La Liga Pekan Ke-26: Barcelona Kudeta Real Madrid | Kata Olivier Giroud Usai Cetak Gol Saat Chelsea Tekuk Tottenham | Top Skor Ahad Dinihari: Messi Borong 4 Gol, Ronaldo Tambah 1 Gol | Pangeran Harry Tidak Jadi Gunakan Kata Royal untuk Bisnis Barunya | Dua Tahun Lagi, Tokopedia Berencana Melantai di Bursa Saham | Tak Hadir, 852 Peserta CPNS di Pekanbaru Dinyatakan Gugur | Ofisial VAR Akui Luput Hukum Lo Celso Saat Chelsea vs Tottenham | Leicester vs Manchester City Skor 0-1, Jesus Cetak Gol Kemenangan | Hasil Liga Inggris: Burnley dan Southampton Menang di Kandang | KKP Tangkap Kapal Ilegal Berbendera Malaysia di Selat Malaka | Erling Haaland Sumbang Satu Gol Ketika Dortmund Kalahkan Bremen | Hasil La Liga Spanyol: Barcelona vs Eibar 5-0, Messi Borong 4 Gol | Hampir 4.000 Honda PCX Ditarik, Ini Kata Kemenhub | Orator Demo PA 212 Desak Ahok Mundur, Ini Kata Erick Thohir | Penjelasan Kepala Sekolah SMPN 1 Turi Soal Musibah Susur Sungai | Ahok Awasi Langsung Laporan Publik Soal Dugaan Suap di Pertamina | Sandiaga Tertawa Tanggapi Usulan Menteri Muhadjir, Begini Katanya | Pengamat Hukum: Banyak Negara Kapok Pakai Omnibus Law | Hasil Liga Inggris: Chelsea Vs Tottenham 2-1, Giroud Sumbang Gol | Janji Adik Ashraf Sinclair : Aku Akan Kuat Abang | Membedah Minivan Terbaru DFSK Calon Lawan Daihatsu Gran Max | India Bangun Tembok Tutupi Perkampungan Kumuh Demi Lawatan Trump | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Soal FDI, Kepala BKPM: Saya Akan Angkat Suara Mengenai Hal Konyol | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 20:01 WIB

Soal FDI, Kepala BKPM: Saya Akan Angkat Suara Mengenai Hal Konyol | Berita Tempo Hari Ini

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong saat ditemui awak media usai menggelar kegiatan halal bihalal di kantorny, Jakarta Selatan, Selasa 18 Juni 2019. Tempo/Dias Prasongko

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ingin dirinya bersikap tegas dalam mengurusi persoalan investasi. Ia diminta Jokowi memarahi menteri-menteri yang mempersulit masuknya foreign direct investment (FDI).

"Pak Presiden, saya akan ngeyel. Saya boleh marah. Saya sudah dikasih izin Pak Presiden untuk marah-marah," kata Thomas di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu, 11 September 2019. 

Thomas mengatakan, dalam rapat terbatas, Jokowi menyampaikan bahwa Kepala BKPM seharusnya memarahi menteri-menteri yang membuat syarat berlebihan dan memberatkan bagi investor asing.

"Jadi saya kira dalam beberapa minggu ini saya angkat suara mengenai hal-hal yang sebetulnya sangat konyol. Aturan-aturan, syarat-syarat yang sangat memberatkan kita semua," katanya.

Thomas mengaku telah mengadu kepada Jokowi, kementerian-kementerian mana yang paling parah dan banyak diadukan pengusaha. Ia menyebut salah satu contohnya adalah Kementerian Perdagangan, lembaga yang pernah dijabatnya.

Salah satu keluhan dunia usaha terhadap Kementerian Perdagangan adalah adanya inspeksi oleh surveyor atau pre-shipment inspection. "Terus inspeksi-inspeksi oleh PT Sucofindo, PT Surveyor Indonesia, itu terus terang tidak memberikan nilai tambah tapi hanya merepotkan," ujar dia.

Menurut Thomas, kementerian-kementerian kini harus melakukan efisiensi terhadap syarat, izin, dan kewajiban bagi para investor sebagai prioritas. Langkah tersebut merupakan momen yang bagus menjelang akhir periode pertama. Dengan begitu, periode kedua pemerintahan Jokowi bisa dimulai dengan momentum kuat reformasi perizinan dan kebijakan ekonomi.

"Yang kemudian bisa membuka pintu investasi baik domestik maupun internasional, dan harus modal devisa masuk, dan lapangan kerja bisa dihasilkan. Inilah momentum positif yang kita harapkan di saat kita meluncurkan periode kedua," kata mantan Menteri Perdagangan itu.



Soal FDI, Kepala BKPM: Saya Akan Angkat Suara Mengenai Hal Konyol | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 20:01 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Soal FDI, Kepala BKPM: Saya Akan Angkat Suara Mengenai Hal Konyol
Description: Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ingin dirinya bersikap tegas dalam mengurusi persoalan investasi.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246675/soal-fdi-kepala-bkpm-saya-akan-angkat-suara-mengenai-hal-konyol.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Wisata Sejarah Modal 'Goceng' di Monas
» Jakarta Banjir, Stasiun Sudirman Tak Beroperasi
» Prakiraan BMKG Soal Hujan Lebat di Jabodetabek
» Jadwal Liga Inggris Hari Ini: MU vs Watford
» BPBD: Seluruh Korban Susur Sungai Sempor Ditemukan
» Korban Susur Sungai Ditemukan di Kedung Dam Lembah Sempor
» Pemenang Wilder vs Tyson Fury Dapat Rp1,9 Triliun

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds