Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Korupsi Kemenpora, Imam Nahrawi: Tidak Seperti Yang Dituduhkan | DKI Tetap Alokasikan Anggaran BPJS untuk Pemulung Bantargebang | Lisa Setiawati Rebut Emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi | Menpora Imam Nahrawi Tersangka Korupsi, Pengurus Sambo Galau | Riau Belum Butuh Bantuan Anies, DPD RI: Jauhkan Sifat Sombong | KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka | Remisi Koruptor dan Teroris Dipermudah | Setahun Gempa Palu, Desa Bekas Likuifaksi Seperti Desa Mati | Putra Ahok Ulang Tahun, Netizen Fokus ke Kecantikan Veronica Tan | Rusia Kembangkan Drone Siluman Raksasa Berbobot 22 Ton | Alasan KPK Tak Tetapkan Boediono Tersangka Kasus Bank Century | Walhi Sindir Jokowi yang Tak Pakai Masker Pantau Karhutla Riau | Ilmuwan Ungkap Misteri Penyebab Gempa dan Tsunami Palu | SUV Imut Suzuki Akan Lebih Boros dari Wagon R? | Korupsi Kemenpora, Imam Nahrawi: Tidak Seperti Yang Dituduhkan | DKI Tetap Alokasikan Anggaran BPJS untuk Pemulung Bantargebang | Lisa Setiawati Rebut Emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi | Menpora Imam Nahrawi Tersangka Korupsi, Pengurus Sambo Galau | Adidas Luncurkan Sepatu Pulseboost HD, Ada QR Code Untuk Lagu | Bima Sakti Sempat Marahi Timnas U-16 di Ruang Ganti, Ini Sebabnya | Dibantai Timnas U-16, Ini Kata Pelatih Kepulauan Mariana Utara | Jadi Tersangka Korupsi, Ini Komentar Menpora Imam Nahrawi |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kisah Pertemuan Pertama Kali BJ Habibie dan Soeharto | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 19:36 WIB

Kisah Pertemuan Pertama Kali BJ Habibie dan Soeharto | Berita Tempo Hari Ini

Bacharuddin Jusuf Habibie

SUMUTkota.com, Jakarta - Nama Bacharuddin Jusuf atau BJ Habibie bersinar sejak era pemerintahan Presiden Soeharto. Ia menjabat sebagai Menteri Riset dan Teknologi/Kepala BPPT selama 20 tahun.

Saat Soeharto lengser pada 21 Mei 1998, pria kelahiran Pare-Pare Sulawesi Selatan 25 Juni 1936 yang menjabat sebagai wakil presiden saat itu, disumpah sebagai Presiden RI ke-3.

Kepada Tempo pada 2012 silam, Habibie menceritakan awal pertemuannya dengan Soeharto.

"Saya pertama kali kenal Pak Harto pada awal 1950, ketika saya berumur 14 tahun dan Pak Harto 29 tahun," kata Habibie. Saat itu, ujar dia, sebagai komandan, Letnan Kolonel Soeharto datang ke Makassar untuk memimpin pasukan Brigade Mataram menumpas pemberontakan di wilayah Sulawesi Selatan pimpinan Andi Azis.

"Kebetulan, markas pasukan Pak Harto terletak di seberang rumah orang tua saya di Jalan Maricaya (Klapperland), Makassar," ujarnya.

Saat senggang, kata Habibie, pasukan Brigade Mataram sering bertamu ke ruma dia. Mereka, ujar Habibie, anak muda yang badannya tegap-tegap mirip aktor Van Damme. "Pak Harto dan pasukannya kemudian menjadi akrab dengan bapak-ibu saya," ujarnya.

Soeharto, kata Habibie memperlakukan dirinya seperti anaknya sendiri.

Menurut Habibie, desanya dekat dengan makam keluarga ibu saya di Purworejo, Jawa Tengah.

"Lama-lama Pak Harto dan keluarga saya menjadi akrab. Dan hubungan Pak Harto dengan keluarga saya semakin dekat setelah seorang perwira Brigade Mataram, Kapten Subono Mantofani, menikah dengan kakak saya," ujar dia.

Kapten Subono merupakan bapak dari Adrie Subono (yang kini dikenal sebagai promotor musik).

"Pak Harto dan pasukannya kadang mengadakan rapat di rumah orang tua saya," ujar Habibie. Tapi menurut dia, bapaknya tidak ikut rapat. "Bapak saya bukan politikus. Dia dari dulu teknokrat. Dia ahli pertanian, angkatan pertama di Institut Pertanian Bogor. Ibu saya juga bukan politikus, dia dari kalangan intelektual," ujarnya.

Jadilah saat itu rumah keluarganya yang dipakai untuk rapat.

"Saat mereka mengadakan rapat di rumah, saya hanya duduk di ruang belakang. Saya masih kecil. Tapi tentu saja saya memperhatikan mereka," ujarnya. Pak Harto, kata Habibie, sangat serius. Kalau ia melintas ketika mereka rapat, Soeharto paling bertanya kabar dirinya. Hanya sebatas itu. "Saya tidak ada pergaulan dengan dia. Boleh dibilang, Pak Harto di mata saya waktu itu terlihat gagah dan ganteng," ujarnya.

Biasanya, kata Habibie, rapat mereka sekitar dua jam. Dan itu semakin intens selama enam bulan, sepanjang Maret hingga Agustus.
Rapat tak lagi dilakukan setelah pemimpin separatis Andi Azis menyerahkan diri. Andi Azis kemudian ditawan. "Pak Harto akhirnya punya rumah dinas di Makassar," ujarnya.

Menurut Habibie, pada 3 September 1950, ayahnya terkena serangan jantung pada saat salat isya. "Malam itu kami sekeluarga panik. Kakak saya yang tertua kemudian berlari ke markas Brigade Mataram untuk meminta pertolongan. Yang datang waktu itu Pak Harto dan seorang dokter. Tapi bapak saya tak tertolong lagi. Ketika bapak saya wafat, Pak Harto salah seorang yang menutup mata bapak saya," ujarnya.

Sejak itu, kata Haibie, ia tidak pernah bertemu lagi dengan Soeharto.
"Sepertinya dia dan pasukannya kembali ke Jawa karena, setelah Andi Azis tertangkap, praktis tak ada tugas penting lagi," ujarnya.
Menurut Habibie, sewaktu bersekolah di Bandung dan kemudian kuliah di Institut Teknologi Bandung, ia juga tak pernah bertemu lagi dengan Soeharto.

"Kami bertemu lagi pada 1960-an ketika saya kuliah di Jerman atas biaya ibu saya sendiri. Waktu itu dia belum menjadi Panglima Kostrad (Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat). Bersama Ibu Tien, dia dua kali ke Jerman dan mampir ke tempat saya. Dia membawa oleh-oleh dari ibu saya," ujarnya.

SUMBER: MAJALAH TEMPO EDISI 28 MEI 2012



Kisah Pertemuan Pertama Kali BJ Habibie dan Soeharto | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 19:36 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kisah Pertemuan Pertama Kali BJ Habibie dan Soeharto
Description: BJ Habibie pertama kali bertemu Soeharto saat ia masih berusia 14 tahun. Habibie berkisah soal Soeharto yang pernah menggunakan rumahnya untuk rapat.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246661/kisah-pertemuan-pertama-kali-bj-habibie-dan-soeharto.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» U2 Umumkan Bakal Konser di India Pertama Kali
» Hasil Liga Champions: Tottenham Ditahan Imbang Olympiakos 2-2
» Pendukung Jokowi Tuding Ada Agenda Oknum Bermain di KPK
» Oppo Klaim Ponsel Seri A Digunakan 160 Juta Pengguna
» Alex Marwata Sebut Dewan Pengawas KPK Jadi Penentu Sprindik
» Gudjohnsen: Ruang Ganti Chelsea Panas Usai Penalti Gagal
» Pembahasan Isu Uighur di Sidang PBB Tergantung Sikap AS-China

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds