Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Pabrik Arang Ditutup, Pemkot Jakarta Utara Janji Berikan Bantuan | Korupsi Kemenpora, Imam Nahrawi: Tidak Seperti Yang Dituduhkan | DKI Tetap Alokasikan Anggaran BPJS untuk Pemulung Bantargebang | Lisa Setiawati Rebut Emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi | Menpora Imam Nahrawi Tersangka Korupsi, Pengurus Sambo Galau | Riau Belum Butuh Bantuan Anies, DPD RI: Jauhkan Sifat Sombong | KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka | Remisi Koruptor dan Teroris Dipermudah | Setahun Gempa Palu, Desa Bekas Likuifaksi Seperti Desa Mati | Putra Ahok Ulang Tahun, Netizen Fokus ke Kecantikan Veronica Tan | Rusia Kembangkan Drone Siluman Raksasa Berbobot 22 Ton | Alasan KPK Tak Tetapkan Boediono Tersangka Kasus Bank Century | Walhi Sindir Jokowi yang Tak Pakai Masker Pantau Karhutla Riau | Ilmuwan Ungkap Misteri Penyebab Gempa dan Tsunami Palu | SUV Imut Suzuki Akan Lebih Boros dari Wagon R? | Pabrik Arang Ditutup, Pemkot Jakarta Utara Janji Berikan Bantuan | Korupsi Kemenpora, Imam Nahrawi: Tidak Seperti Yang Dituduhkan | DKI Tetap Alokasikan Anggaran BPJS untuk Pemulung Bantargebang | Lisa Setiawati Rebut Emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi | Menpora Imam Nahrawi Tersangka Korupsi, Pengurus Sambo Galau | Adidas Luncurkan Sepatu Pulseboost HD, Ada QR Code Untuk Lagu | Bima Sakti Sempat Marahi Timnas U-16 di Ruang Ganti, Ini Sebabnya |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

PDIP Ungkap Keanehan Lain Proyek Jakarta International Stadium | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 17:08 WIB

PDIP Ungkap Keanehan Lain Proyek Jakarta International Stadium | Berita Tempo Hari Ini

Sejumlah anak bermain di tiang pancang proyek pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau Stadion BMW di kawasan Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa, 3 September 2019. ANTARA/Aprillio Akbar

SUMUTkota.com, Jakarta - Polemik soal proyek Jakarta International Stadium atau JIS terus berlangsung. Kali ini, Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta angkat suara.

Anggota DPRD DKI dari PDI Perjuangan, Gembong Warsono, mengungkapkan kejanggalan dalam pembangunan Jakarta International Stadium. Sejak awal dia menyatakan pihaknya tak sepakat jika pembangunan JIS diserahkan kepada Badan Usaha Milik Daerah PT Jakarta Propertindo atau Jakpro.

"Pasti ada yang janggal. kejanggalan di mana? ini persoalan kami akhirnya kembali pada pembahasan awal waktu anggaran," kata Gembong di DPRD DKI, Rabu, 11 September 2019.

Menurut dia, dengan ditangani oleh Jakpro, DPRD tak memiliki kewenangan langsung untuk mengawasi proyek terebut. Alasannya, JIS dianggap sebagai aset yang dipisahkan.

"Karena itu aset yang dipisahkan. Beda kalau itu ditugaskan ke SKPD. Sehingga pengawasan kami bisa lebih fokus," ujarnya. "Makanya waktu itu kami agak kenceng. kami serahkan kepada SKPD."

Selain soal itu, Gembong menyatakan sempat mencium bau tak sedap dari proyek JIS tersebut. Sebelum pemenang tender diumumkan, menurut dia, PT Wijaya Karya Bangunan Gedung telah mengerjakan pembangunan.

"Nah setelah kami telusuri, kayaknya mereka sudah kerja duluan. Artinya sudah yakin bahwa dia pemenangnya."

Polemik pembangunan Jakarta International Stadium bermula ketika Konsorium yang terdiri dari PT Adhi Karya, PT Hutama Karya, PT Nindya Karya dan PT Indah Karya memprotes keputusan Jakpro soal pemenang lelang. Jakpro menetapkan konsorsium yang terdiri dari PT Wijaya Karya Bangunan Gedung, PT Jaya Konstruksi dan PT Pembangunan Perumahan (PP) sebagai pemenang lelang.

Protes Adhi Karya cs diajukan lantaran mereka mengajukan penawaran lebih rendah, yaitu sebesar Rp 3,78 triliun sementara Wika Gedung cs mengajukan penawaran sebesar Rp 4,08.

Jakpro sendiri menyatakan bahwa pemenang tender tak ditentukan oleh penawaran harga. Mereka menyatakan Adhi Karya kalah dalam penilaian teknis. Selain itu, Adhi Karya juga mendapatkan penilaian lebih kecil dalam hal harga karena Jakpro mencurigai mereka menurunkan kualitas bangunan.

Menurut Gembong, kejanggalan dalam proses lelang terlihat dari adanya selisih harga yang begitu jauh hingga Rp 300 miliar. Meski selisih harga ini telah dijelaskan karena adanya perhitungan teknis, tapi kata Gembong, "Teknis masa sampai ratusan miliar? Rasanya juga nggak masuk akal."



PDIP Ungkap Keanehan Lain Proyek Jakarta International Stadium | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 17:08 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: PDIP Ungkap Keanehan Lain Proyek Jakarta International Stadium
Description: Fraksi PDI Perjuangan di DPRD DKI Jakarta menyatakan sejak awal tak sepakat proyek Jakarta International Stadium diserahkan kepada Jakpro.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246584/pdip-ungkap-keanehan-lain-proyek-jakarta-international-stadium.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Persija vs Bali United: Ujian Kedua Banuelos
» UU KPK Dinilai Jadi Kontradiksi Klaim Jokowi Tak Punya Beban
» PSG Unggul 2-0 atas Madrid di Babak Pertama
» U2 Umumkan Bakal Konser di India Pertama Kali
» Hasil Liga Champions: Tottenham Ditahan Imbang Olympiakos 2-2
» Pendukung Jokowi Tuding Ada Agenda Oknum Bermain di KPK
» Oppo Klaim Ponsel Seri A Digunakan 160 Juta Pengguna

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds