Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Politikus Demokrat Minta Pemerintah Lobi Penangguhan Umrah | Liga Champions: 8 Catatan dari Leg Pertama dan Jadwal Leg Kedua | Tujuh Penerbangan Jemaah Umrah Indonesia Mendarat di Saudi | 4 Kontroversi Vitalia Sesha, dari Terima Berlian hingga Narkoba | Jackie Chan Dikabarkan Dikarantina karena Terinfeksi Virus Corona | Hasil Liga Champions: Lyon Vs Juve 1-0, Madrid Vs Man City 1-2 | Sekda DKI: Banjir Dinikmati Saja, Tubuh Kita Dua Pertiga Air | Anwar Ibrahim Jadi Kandidat Perdana Menteri Malaysia | Perusahaan Tomy Winata Terlibat Evakuasi WNI di Kapal World Dream | Penerimaan Jemaah Umrah Stop Sementara, Pengajuan Visa Dihentikan | Erick Thohir: Utang Jatuh Tempo, Garuda dalam Tekanan Luar Biasa | Ditanya Soal Harun Masiku, Hasto: Baju Saya Putih, Artinya... | Menkes: Pasien RS Kariadi yang Meninggal karena Virus Flu Babi | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

KPPOD Temukan 3 Permasalahan dalam Penerapan OSS | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 16:33 WIB

KPPOD Temukan 3 Permasalahan dalam Penerapan OSS | Berita Tempo Hari Ini

Joko Widodo mempersiapkan mic dalam peresmian ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Pusat di Gedung BKPM, Jakarta, 26 Januari 2015. Sebanyak 22 kementerian dan lembaga telah menempatkan petugas penghubungnya untuk melayani berbagai jenis perizinan di PTSP. TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com Jakarta - Peneliti Komite Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD) Boedi Rheza menemukan tiga permasalahan dalam implementasi Sistem Pelayanan Perizinan Terintegrasi Berbasis Elektronik atau Online Singe Submission (OSS). 

"Dalam studi dilakukan dari Mei sampai Juli 2019 oleh kami ditemukan beberapa kondisi saya rasa cukup menghambat di level pusat dan daerah yaitu regulasi, sistem, dan tata laksana," kata Boedi dalam diskusi media di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 11 September 2019.

Aspek regulasi di pusat, Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria atau NSPK sektoral yang idealnya menjadi petunjuk teknis pelayanan izin, kata dia, tidak secara jelas menerjemahkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 2018 tentang OSS ke dalam prosedur yang mudah diikuti oleh semua wilayah.

Dia mencontohkan, untuk mendapatkan Izin Usaha Industri (IUI), pelaku usaha diharuskan mendaftar lagi ke aplikasi. Padahal aturan tersebut sudah jelas tidak mempersyaratkan hal itu. Implikasinya terjadi berbagai macam variasi pada SOP pelayanan izin di berbagai daerah.

Selain NSPK, kesalahan OSS juga tergambar dalam persoalan disharmoni PP 24 Tahun 2018 dengan UU Nomor 15 Tahun 2017 tentang Penanaman Modal dan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah.



KPPOD Temukan 3 Permasalahan dalam Penerapan OSS | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 16:33 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: KPPOD Temukan 3 Permasalahan dalam Penerapan OSS
Description: Peneliti KPPOD Boedi Rheza mengatakan, semenjak diresmikan sejak Juli 2018 lalu, pihaknya menemukan tiga permalasahan dalam mengimplementasikan OSS
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246572/kppod-temukan-3-permasalahan-dalam-penerapan-oss.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Wanita Jepang Kembali Positif Corona Usai Dinyatakan Sembuh
» Ben Affleck Menyesal Cerai, Pacar Jennifer Garner Cemas
» Kronologi Kantor LBH Surabaya Digeruduk Ormas
» Menpora Respons Isu Pembatalan Olimpiade 2020 Tokyo
» Sejumlah Pejabat Tinggi Iran Terkonfirmasi Virus Corona
» Suap Walkot Medan Dzulmi Eldin, Kadis PU Divonis 2 Tahun Bui
» DPR Bakal Pelajari Putusan MK dan 6 Opsi Pilkada Serentak

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds