Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Sejak Diusulkan Kembali, Revisi UU KPK Hanya 5 Kali Rapat | DKI Jawab Ombudsman, Bina Marga: Potong Kabel Trotoar Jalan Terus | Jokowi Minta Perangkat Negara Solid Tangani Karhutla | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Peringkat Empat di MotoGP San Marino, Ini Kata Valentino Rossi | Jadwal Timnas U-16: Senin Hari Ini Vs Filipina di Stadion Madya | Relawan Jokowi Konsultasi Soal Sampul Majalah Tempo ke Dewan Pers | Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan | Awas, Kebiasaan Buruk Ini Berbahaya buat Otak | Penjelasan Majalah Tempo Soal Sampul Bergambar Jokowi | Kebakaran Gudang Alfamidi di Tangerang, Bangunan Runtuh | Ini Daftar Juara Piala Dunia Basket FIBA dari Tahun ke Tahun | Gubernur Jenderal Australia Berpidato dalam Bahasa Indonesia | Bahaya 3 Pasal Revisi UU KPK yang Disepakati DPR - Pemerintah | Sejak Diusulkan Kembali, Revisi UU KPK Hanya 5 Kali Rapat | DKI Jawab Ombudsman, Bina Marga: Potong Kabel Trotoar Jalan Terus | Jokowi Minta Perangkat Negara Solid Tangani Karhutla | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Polisi Sebut Flyover Manggarai Favorit Transaksi Narkoba | Revisi UU KPK: DPR Sepakat Dewan Pengawas Diangkat Presiden | Menteri Rini Soemarno Rombak Direksi Bio Farma |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Perluasan TPA Burangkeng, Walhi: Bekasi Harus Bangun Infrastuktur | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 16:05 WIB

Perluasan TPA Burangkeng, Walhi: Bekasi Harus Bangun Infrastuktur | Berita Tempo Hari Ini

TPA Sampah Burangkeng, Setu, Kabupaten Bekasi. Foto/Instagram

SUMUTkota.com, Bekasi - Anggota Wahana Lingkungan Hidup atau Walhi Bagong Suyoto menyarankan Pemerintah Kabupaten Bekasi segera membangun infrastuktur pengolahan sampah di Tempat Pembuangan Akhir atau TPA Burangkeng di Kecamatan Setu. Desakan itu dilontarkan menyusul pemerintah daerah akan memperluas area TPA dari 11,6 hektar menjadi 35 hektar.

Kepastian ini menyusul pemerintah daerah tengah melakukan persiapan merevisi rencana tata ruang wilayah (RTRW) dengan turunannya rencana detail tata ruang (RDTR) yang sempat disidik oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sejumlah pejabat dan swasta ditangkap dalam perkara ini, terakhir adalah Sekda Jawa Barat Iwa Karniwa. "2014-2015 Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dengan Pemkab Bekasi sudah melakukan studi tentang pengolahan sampah di Burangkeng, dalam studi itu dua tahun lagi TPA akan overload," kata Bagong kepada Tempo, Selasa, 11 September 2019.

Menurut dia, empat tahun berlalu tak ada kelanjutannya. Bahkan, Bagong menyesalkan usulan perluasan TPA dari 11,6 hektar menjadi 35 hektar tak terakomodir ketika pembuatan rencana detail tata ruang (RDTR) pada 2016 silam yang berujung pada kasus suap proyek Meikarta, kasus ini masih berkaitan dengan RDTR yang dibuat pemerintah daerah.

Ia menganggap Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang telah divonis enam tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Bandung lebih mementingkan kepentingan pihak lain dibanding kepentingan publik. "TPA sebagai layanan publik sangat vital, seharusnya Bupati mengerti, karena kondisinya sudah sangat darurat," kata dia.

Menurut Bagong, pengelolaan sampah di TPA Burangkeng masih sangat tradisional yaitu hanya ditumpuk. Bersamaan dibangunnya teknologi, Bagong menyarangkan pemerintah melakukan rehabilitasi total TPA tersebut. "Sepanjang Agustus sudah dua kali kebakaran, ini sangat membahayakan lingkungan," ujar Bagong.

Karena itu, Walhi menilai, recana perluasan hingga 25 hektare supaya dilakukan secapat mungkin. Dengan adanya lahan tersedia, maka pemerintah dianjurkan segera membangun teknologi. "Kalau perlu dorong lagi ke Kementerian, karena dulu sudah dibuat desain pengolahan modern," ujar Bagong.

Kepala Seksi Tata Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bekasi Evi Mutia mengakui butuh teknologi dalam melakukan penanganan sampah di wilayahnya, sehingga tak terus menerus memperluas TPA. "Kami terus koordinasi dengan pemerintah pusat, karena pusat sedang concern dengan kami," ucap Evi.



Perluasan TPA Burangkeng, Walhi: Bekasi Harus Bangun Infrastuktur | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 16:05 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Perluasan TPA Burangkeng, Walhi: Bekasi Harus Bangun Infrastuktur
Description: Walhi menyarankan Kabupaten Bekasi segera membangun infrastuktur pengolahan sampah di TPA Burangkeng, Kecamatan Setu.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246554/perluasan-tpa-burangkeng-walhi-bekasi-harus-bangun-infrastuktur.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Anies Akan Kirim Tim Filterisasi ke Sekolah Tercemar Polusi
» Gelandang Persib Korban Lemparan Batu Kembali Berlatih
» Koalisi Masyarakat Buka Peluang Melaporkan Karhutla ke PBB
» Palak Sopir Truk, 7 Pak Ogah Diamankan Polisi di Cengkareng
» Karhutla di Riau Berlanjut, Paparan Asap di Kaltim Meluas
» Tawuran di Manggarai Kerap Diiringi Transaksi Narkoba
» Kasus DAK Pegunungan Arfak, Saksi Sebut Diminta Fee 9 Persen

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds