Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Pabrik Arang Ditutup, Pemkot Jakarta Utara Janji Berikan Bantuan | Korupsi Kemenpora, Imam Nahrawi: Tidak Seperti Yang Dituduhkan | DKI Tetap Alokasikan Anggaran BPJS untuk Pemulung Bantargebang | Lisa Setiawati Rebut Emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi | Menpora Imam Nahrawi Tersangka Korupsi, Pengurus Sambo Galau | Riau Belum Butuh Bantuan Anies, DPD RI: Jauhkan Sifat Sombong | KPK Tetapkan Menpora Imam Nahrawi Jadi Tersangka | Remisi Koruptor dan Teroris Dipermudah | Setahun Gempa Palu, Desa Bekas Likuifaksi Seperti Desa Mati | Putra Ahok Ulang Tahun, Netizen Fokus ke Kecantikan Veronica Tan | Rusia Kembangkan Drone Siluman Raksasa Berbobot 22 Ton | Alasan KPK Tak Tetapkan Boediono Tersangka Kasus Bank Century | Walhi Sindir Jokowi yang Tak Pakai Masker Pantau Karhutla Riau | Ilmuwan Ungkap Misteri Penyebab Gempa dan Tsunami Palu | SUV Imut Suzuki Akan Lebih Boros dari Wagon R? | Pabrik Arang Ditutup, Pemkot Jakarta Utara Janji Berikan Bantuan | Korupsi Kemenpora, Imam Nahrawi: Tidak Seperti Yang Dituduhkan | DKI Tetap Alokasikan Anggaran BPJS untuk Pemulung Bantargebang | Lisa Setiawati Rebut Emas Kejuaraan Dunia Angkat Besi | Menpora Imam Nahrawi Tersangka Korupsi, Pengurus Sambo Galau | Adidas Luncurkan Sepatu Pulseboost HD, Ada QR Code Untuk Lagu | Bima Sakti Sempat Marahi Timnas U-16 di Ruang Ganti, Ini Sebabnya | Dibantai Timnas U-16, Ini Kata Pelatih Kepulauan Mariana Utara |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ombudsman: Blokir Internet di Papua Harusnya pada Konten Hoax | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 16:03 WIB

Ombudsman: Blokir Internet di Papua Harusnya pada Konten Hoax | Berita Tempo Hari Ini

(Kiri-kanan) Anggota Ombudsman Republik Indonesia Alamsyah Saragih, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel Abrijani Pangerapan dan Anggota Ombudsman Republik Indonesia Alvin Lie mengelar konferensi pers usai mengelar pertemuan membahas pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat di Kantor Ombudsman, Jakarta Selatan, Rabu 29 Agustus 2019. Tempo/Dias Prasongko

SUMUTkota.com, Jakarta -Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua di Jayapura, Iwanggin Sabar Olif menilai pemerintah pusat telah memberlakukan diskriminatif terhadap orang Papua. Terutama dalam hal akses pelayanan data internet yang dimatikan atau blokir internet selama kurang lebih tiga minggu dengan alasan menghindari berita hoax dan provokatif.

"Jangan jaringan data internetnya yang diblokir tetapi konten yang dianggap hoax atau provokatif yang diblokir," kata Sabar Iwanggin di Jayapura, Rabu, 11 September 2019.

Menurut dia, jaringan internet merupakan bagian dari pelayanan publik yang harus diberikan secara maksimal. Pemblokiran jangan terlalu lama harusnya pada konten-konten tertentu bukan secara keseluruhan. "Ini kan kelihatan ada diskiminatif terhadap orang Papua dalam hal pelayanan publik khususnya jaringan data internet," ujar Iwanggin.

Padahal, tambah dia internet merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat saat ini. "Kita semua ketergantungan dengan jaringan data internet, mulai dari pendidikan, dunia perbankan, usaha, gojek, grab di Papua semua susah tidak bisa kerja karena tidak ada jaringan internet," jelasnya.

Sabar juga mempertanyakan apakah paket data internet yang dibeli masyarakat yang habis cuma-cuma padahal tidak terpakai bisa diganti atau tidak. "Paket yang dia beli untuk satu bulan tiba-tiba habis, siapa yang bertanggung jawab, saya pikir harus ada kompensasi, negara harus menghargai dan menghormati rakyatnya," ujarnya.

Menurut dia, sebuah negara hadir karena ada komitmen dari rakyat sehingga adanya negara, untuk itu negara dan pemerintah harus memberikan pelayanan maksimal kepada warganya.

Salah satu driver grab di Jayapura Leonardus mengaku kecewa dengan kebijakan pemerintah yang telah meniadakan internet di Jayapura. Padahal pekerjaannya sebagai driver grab mengandalkan internet untuk mendapatkan orderan. "Otomatis saya tidak mendapatkan uang karena tidak ada orderan, semua bergantung pada internet," tambah Leo.

Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyebutkan pemerintah secara bertahap membuka blokir internet di wilayah Papua dan Papua Barat Rabu, 4 September 2019, pukul 23.00 WIT. Hal itu dilakukan setelah berkoordinasi dengan instansi penegak hukum dan aparat keamanan, serta mempertimbangkan sudah mulai pulihnya kondisi beberapa kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat.



Ombudsman: Blokir Internet di Papua Harusnya pada Konten Hoax | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 16:03 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ombudsman: Blokir Internet di Papua Harusnya pada Konten Hoax
Description: Ombudsman perwakilan Papua di Jayapura mengatakan pemerintah pusat seharusnya memblokir internet pada konten hoax dan provokatif.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246547/ombudsman-blokir-internet-di-papua-harusnya-pada-konten-hoax.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» PSG Unggul 2-0 atas Madrid di Babak Pertama
» U2 Umumkan Bakal Konser di India Pertama Kali
» Hasil Liga Champions: Tottenham Ditahan Imbang Olympiakos 2-2
» Pendukung Jokowi Tuding Ada Agenda Oknum Bermain di KPK
» Oppo Klaim Ponsel Seri A Digunakan 160 Juta Pengguna
» Alex Marwata Sebut Dewan Pengawas KPK Jadi Penentu Sprindik
» Gudjohnsen: Ruang Ganti Chelsea Panas Usai Penalti Gagal

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds