Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Jokowi Minta Perangkat Negara Solid Tangani Karhutla | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Peringkat Empat di MotoGP San Marino, Ini Kata Valentino Rossi | Jadwal Timnas U-16: Senin Hari Ini Vs Filipina di Stadion Madya | Relawan Jokowi Konsultasi Soal Sampul Majalah Tempo ke Dewan Pers | Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan | Awas, Kebiasaan Buruk Ini Berbahaya buat Otak | Penjelasan Majalah Tempo Soal Sampul Bergambar Jokowi | Kebakaran Gudang Alfamidi di Tangerang, Bangunan Runtuh | Ini Daftar Juara Piala Dunia Basket FIBA dari Tahun ke Tahun | Gubernur Jenderal Australia Berpidato dalam Bahasa Indonesia | Bahaya 3 Pasal Revisi UU KPK yang Disepakati DPR - Pemerintah | Jokowi Minta Perangkat Negara Solid Tangani Karhutla | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Polisi Sebut Flyover Manggarai Favorit Transaksi Narkoba | Revisi UU KPK: DPR Sepakat Dewan Pengawas Diangkat Presiden | Menteri Rini Soemarno Rombak Direksi Bio Farma | DPR Setuju Usia Perkawinan 19 Tahun, BKKBN: Yang Ideal 21 Tahun | Sihir Danau Lotus di Dusun Pertanian Thailand |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Moskow Tanggapi Dugaan Mata-mata CIA di Kepresidenan Rusia | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 15:30 WIB

Moskow Tanggapi Dugaan Mata-mata CIA di Kepresidenan Rusia | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi bendera Rusia - Amerika Serikat. Sumber: REUTERS/Maxim Shemetov

SUMUTkota.com, Jakarta - Kremlin mengesampingkan laporan yang menyebut seorang anggota CIA telah menjadi informan atau mata-mata terhadap pemerintah Rusia.

Surat kabar di Rusia, Kommersant, pada Selasa, 10 September 2019, menulis anggota CIA yang dimaksud itu adalah Oleg Smolenkov, yang diduga telah menghilang bersama istri yang bernama Antonina dan ketiga anak mereka saat berlibur di  Montenegro pada Juni 2017.

Sebelumnya pada Senin, 9 September 2019, situs CNN mewartakan Amerika Serikat sukses mengeluarkan salah satu sumber orang dalam di pemerintah Rusia pada 2017. Dua sumber di Amerika Serikat yang mengetahui kasus ini mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa informan CIA yang dimaksud itu benar-benar pernah ada dan bisa masuk ke lingkaran pemerintahan Rusia.

Informan itu sekarang sudah dikeluarkan dari posisinya tersebut dan telah dipindahkan ke Amerika Serikat.      

Terkait kasus ini, sumber di bidang penegakan hukum Rusia yang tidak mau dipublikasi namanya mengatakan Moskow sebelumnya telah membuka sebuah investigasi terhadap keberadaan Smolenkov yang diduga telah dibunuh di  Montenegro, sebuah negara di kawasan Balkan, sebelum muncul isu dia masih hidup dan tinggal di luar negeri.

Surat kabar Kommersant mempublikasi sebuah rumah di kota Virgina, Amerika Serikat yang dibeli oleh Smolenkovs dan detail pembelian properti itu, termasuk alamat rumah tersebut. Sumber di pemerintah Amerika Serikat mengatakan adalah tindakan bodoh bagi seorang pembelot membeli properti atas namanya sendiri.      

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo menepis laporan yang menyebut CIA telah menarik informannya dari Rusia karena takut identitas ‘asetnya’ terungkap. Pompeo menegaskan laporan tersebut tidak benar.

Sedangkan Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, mengatakan Smolenkov sebelumnya memang pernah bekerja di kepresidenan Rusia, namun sudah dipecat pada 2016-2017. Ketika bekerja, Smolenkov tidak menduduki jabatan senior di pemerintahan, dia bahkan tidak memiliki akses untuk berbicara langsung dengan Presiden Putin. Peskov tidak bisa mengkonfirmasi apakah benar Smolenkov telah menjadi mata-mata bagi pihak Amerika Serikat, dia hanya meyakinkan Smolenkov pernah bekerja di kepresidenan dan sudah dipecat. 



Moskow Tanggapi Dugaan Mata-mata CIA di Kepresidenan Rusia | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 15:30 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Moskow Tanggapi Dugaan Mata-mata CIA di Kepresidenan Rusia
Description: Smolenkov benar pernah bekerja di kepresidenan, tetapi Rusia tidak bisa mengkonfirmasi apakah benar Smolenkov mata-mata bagi pihak Amerika Serikat.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246523/moskow-tanggapi-dugaan-mata-mata-cia-di-kepresidenan-rusia.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» KLHK Identifikasi Risiko Lingkungan Ibu Kota Baru
» Ronaldo Akan Nikahi Georgina
» Kreator 'Friends' Tegaskan Tak Ada Reuni dan Produksi Ulang
» Polisikan Bos Kaskus, Pelapor Akui Transaksi Lewat Perantara
» Jokowi Sebut Pemerintah Perlu Turun Tangan Cetak Konglomerat
» Pemerintah Diminta Jangan 'Plinplan' Soal LCGC Jilid 2
» Timnas Indonesia U-16 Grogi Ditonton Banyak Orang

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds