Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Jokowi Minta Perangkat Negara Solid Tangani Karhutla | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Peringkat Empat di MotoGP San Marino, Ini Kata Valentino Rossi | Jadwal Timnas U-16: Senin Hari Ini Vs Filipina di Stadion Madya | Relawan Jokowi Konsultasi Soal Sampul Majalah Tempo ke Dewan Pers | Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan | Awas, Kebiasaan Buruk Ini Berbahaya buat Otak | Penjelasan Majalah Tempo Soal Sampul Bergambar Jokowi | Kebakaran Gudang Alfamidi di Tangerang, Bangunan Runtuh | Ini Daftar Juara Piala Dunia Basket FIBA dari Tahun ke Tahun | Gubernur Jenderal Australia Berpidato dalam Bahasa Indonesia | Bahaya 3 Pasal Revisi UU KPK yang Disepakati DPR - Pemerintah | Jokowi Minta Perangkat Negara Solid Tangani Karhutla | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Polisi Sebut Flyover Manggarai Favorit Transaksi Narkoba | Revisi UU KPK: DPR Sepakat Dewan Pengawas Diangkat Presiden | Menteri Rini Soemarno Rombak Direksi Bio Farma | DPR Setuju Usia Perkawinan 19 Tahun, BKKBN: Yang Ideal 21 Tahun | Sihir Danau Lotus di Dusun Pertanian Thailand |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Pola Asuh Salah Bisa Menyebabkan Anak Obesitas | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 15:30 WIB

Pola Asuh Salah Bisa Menyebabkan Anak Obesitas | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi anak obesitas berolahraga. Kevin Frayer/Getty Images

SUMUTkota.com, Jakarta - Pola asuh yang tidak tepat bisa menimbulkan kegemukan atau obesitas pada anak. Salah satu contohnya adalah membebaskan anak mengonsumsi makanan tanpa mempertimbangkan faktor gizi.

Demikian diungkapkan spesialis kedokteran olahraga Michael Triangto. "Salah satu faktor terjadinya obesitas pada anak mereka adalah karena seringkali para orangtua membebaskan anaknya untuk mengonsumsi makanan dengan memberikan uang jajan tanpa mempertimbangkan faktor gizi yang perlu dan tidak perlu dikonsumsi oleh sang anak," kata dokter Rumah Sakit Mitra Kemayoran, Jakarta, dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

Itu sebabnya, Michael menekankan pentingnya kesadaran orang tua untuk tidak selalu menuruti permintaan atau rengekan anak.

Hal yang sama diungkapkan spesialis kedokteran olahraga dari Rumah Sakit MMC Jakarta Zaini K Saragih. Dalam kesempatan yang berbeda, ia mengemukakan bahwa orang tua sering kali tidak memperhatikan kandungan gizi dalam makanan yang diberikan kepada anak.

"Diberikan makan oleh orang tuanya, tapi makanannya kebanyakan karbohidrat terus," kata dia.

Dokter Michael juga mengatakan bahwa aktivitas anak yang minim juga merupakan faktor risiko terjadinya obesitas pada anak. Oleh karena itu dia menganjurkan orang tua sering mengajak anak melakukan aktivitas fisik.

"Meningkatkan aktivitas fisik dalam bentuk permainan dan bukan latihan beban yang nantinya meningkatkan risiko cedera, menjaga motivasi anak untuk mau tetap melakukan aktivitas fisik karena latihan yang dilakukan dirasakan sebagai bagian dari permainan dan bukan keharusan melakukan olahraga," kata dia.

Michael menjelaskan, penanganan obesitas pada orang dewasa dan anak berbeda. Pada orang dewasa, penanganan obesitas bisa dilakukan dengan mengurangi asupan kalori melalui program diet sehat dan meningkatkan aktivitas fisik.

Penanganan serupa tidak bisa diterapkan pada anak, karena anak harus mendapatkan asupan gizi cukup untuk pertumbuhan.

Obesitas pada anak akan meningkatkan risiko penyakit seperti resistensi insulin dan DM tipe II, hipertensi, hiperlipidemia, gangguan jantung, gangguan pada hati dan ginjal, dan gangguan sendi.

Keluhan-keluhan yang sering muncul pada mereka yang mengalami obesitas adalah gangguan bernapas, sesak nafas saat tidur, gangguan konsentrasi, mudah lelah yang tentunya akan menurunkan kemampuan belajar, dan ketidakmampuan untuk memobilisasi diri sendiri.

Jika obesitas pada anak terabaikan, maka kualitas angkatan kerja Indonesia pada masa mendatang bisa menurun dan dengan demikian kemampuan kompetisinya juga menurun.

ANTARA



Pola Asuh Salah Bisa Menyebabkan Anak Obesitas | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 15:30 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Pola Asuh Salah Bisa Menyebabkan Anak Obesitas
Description: Pola asuh yang tidak tepat bisa menimbulkan kegemukan atau obesitas pada anak, misalnya membebaskan anak makan sembarangan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246514/pola-asuh-salah-bisa-menyebabkan-anak-obesitas.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» KLHK Identifikasi Risiko Lingkungan Ibu Kota Baru
» Ronaldo Akan Nikahi Georgina
» Kreator 'Friends' Tegaskan Tak Ada Reuni dan Produksi Ulang
» Polisikan Bos Kaskus, Pelapor Akui Transaksi Lewat Perantara
» Jokowi Sebut Pemerintah Perlu Turun Tangan Cetak Konglomerat
» Pemerintah Diminta Jangan 'Plinplan' Soal LCGC Jilid 2
» Timnas Indonesia U-16 Grogi Ditonton Banyak Orang

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds