Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Mi 9 Pro 5G Diluncurkan Hari Ini, Smartphone 5G Termurah? | Di Forum Majelis Umum PBB, JK Pamer Atasi Sampah Plastik di Laut | Usai Temui Jokowi, DPR Batal Sahkan RKUHP Besok | Anak Jokowi, Gibran Rakabuming, Bergabung ke PDIP | Viral Reporter TV Minta Keterangan dari Pria yang Sudah Tewas | Cerita Timnas U-16 Seusai Ditahan Cina 0-0: Lesu Berganti Bahagia | Aksi Mahasiswa Yogyakarta Gejayan Memanggil Digembosi | Jayapura Memanas, Polisi Blokade Jalan Dekat Kampus Uncen | Kesatria Jedi Prabowo ke DPR, Caleg Gerindra Singgung Nepotisme | Keputusan Jonan Lantik Perwira TNI Jadi Pejabat di ESDM Dikecam | Demo Mahasiswa di Malang Akan Penuhi Depan DPRD | Beredar Selebaran FPI Ajak Mahasiswa Demo, Munarman: Hoax Itu | Mi 9 Pro 5G Diluncurkan Hari Ini, Smartphone 5G Termurah? | Di Forum Majelis Umum PBB, JK Pamer Atasi Sampah Plastik di Laut | OTT Perum Perindo, KPK Sita Sekitar Rp 400 Juta | Moeldoko: KPK Pakai UU Lama, Potensi Hambat Investasi | Jokowi Lempar Bola Panas Alasan Tak Tunda Revisi UU KPK ke DPR | Jalur Rel Ganda Kereta Api Madiun - Ngawi Segera Dioperasikan | Belasan Mahasiswa Paksa Masuk DPR, Ratusan Lainnya Tetap Anteng | POMNAS: Kania Ratih Pecahkan Rekornas Renang 50 Meter Gaya Bebas | Moeldoko Luruskan Pernyataan yang Sebut KPK Hambat Investasi | Jalur Perluasan Ganjil Genap Dipasang Kamera E-TLE, Di Mana Saja? |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

3 Tuduhan Mata-mata yang Dialami Rusia | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 16:30 WIB

3 Tuduhan Mata-mata yang Dialami Rusia | Berita Tempo Hari Ini

SUMUTkota.com, Jakarta - Pemberitaan pemecatan dan pencekalan Nikolai Malinov, 50 tahun, oleh jaksa penuntut di Bulgaria telah membuat Rusia  kembali disorot.

Malinov adalah Ketua Gerakan Nasional Russophile dan menjalankan LSM bernama Double-Headed Eagle sejak 2010. Dia diduga sebagai mata-mata yang menguntungkan pihak Rusia. Upaya mata-mata itu diduga ditujukan untuk menarik Bulgaria menjauh dari sekutu-sekutunya di Barat dan menjadi lebih cenderung ke Moskow.

Kasus Malinov ini setidaknya mengingatkan pada tuduhan sebelumnya terkait tindakan mata-mata yang menyeret nama pemerintah Rusia:

1. Kasus Sergei Skripal dan Putrinya Yulia 
Sergei Skripal, 68 tahun, adalah mantan agen mata-mata Rusia yang berkhianat. Dia dan anaknya, Yulia mendapat serangan racun novichok saat keduanya berada di Inggris.

Akibat serangan racun terhadap Skripal ini, Presiden Trump pun menjatuhkan sanksi kepada Rusia. Keputusan Amerika Serikat ini disebut pemerintah Rusia menciderai hubungan kedua negara.

Skripal selamat setelah terpapar racun syaraf Novichok yang diduga dioles gagang pintu depan rumahnya di kota Salisbury, Inggris, pada Maret 2017. Selain sanksi dari Amerika Serikat, kasus ini juga memicu perselisihan dan saling usir diplomat London dan Moskow.

Yulia Skripal, tengah, bersama ayahnya, Sergei Skripal, kanan dan ibunya, kiri, berfoto pada hari kelulusan sekolah. Sumber : dailymail.co.uk

2. Kasus Maria Butina

Butina dituding sebagai agen Intelijen Rusia. Dia didakwa melakukan konspirasi sebagai agen intelijen Rusia dan mempengaruhi para politikus Amerika Serikat dan kelompok tertentu demi kepentingan Rusia.

Dalam sidang pembacaan tuntutan, Juli 2018 lalu, Butina menyatakan tidak bersalah atas tuduhan telah bertindak sebagai agen mata-mata Rusia dan berkonspirasi melakukan sejumlah tindakan atas nama Moskow.

Sedangkan pemerintah Rusia menyebut Butina ini dibuat-buat. Kremlin pun menyerukan agar dia segera dibebaskan. Akan tetapi, Jaksa Penuntut tetap menuding Butina telah bekerja sama dengan seorang pejabat pemerintah Rusia dan dua warga negara Amerika Serikat untuk bisa menyusup ke NRA yang memiliki hubungan dekat dengan Presiden Trump.

Butina divonis 18 bulan penjara setelah sebelumnya diancam 15 tahun penjara.

3. Pemilu Amerika Serikat

Muncul kecurigaan tim kampanye Presiden Trump pada pemilu 2016 lalu berkolusi dengan pemerintah Rusia untuk membantu Partai Republik mengalahkan Partai Demokrat yang ketika itu mengusung calon presiden Hillary Clinton. Tuduhan ini menguat saat Trump memecat James Comey pada 2017 sebagai Direktur FBI.

Namun, Robert Mueller, Penasehat khusus dan penyidik dugaan kolusi pemilu Amerika Serikat 2016, mengungkapkan pihaknya tak menemukan adanya bukti dugaan kolusi antara tim kampanye Presiden Donald Trump dan pemerintah Rusia.

Kesimpulan Mueller belum menjawab tuduhan apakah Trum menciderai hukum dengan melakukan intervensi terhadap sejumlah upaya pembuktian. Mueller menyerahkan sepenuhnya hasil temuannya kepada Jaksa Agung untuk membuat langkah selanjutnya.

MEIDYANA ADITAMA WINATA



3 Tuduhan Mata-mata yang Dialami Rusia | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 16:30 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 3 Tuduhan Mata-mata yang Dialami Rusia
Description: Rusia kembali mendapat tuduhan telah melakukan mata-mata setelah tim jaksa penuntut di Bulgaria mencopot seorang Ketua sebuah LSM.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246477/3-tuduhan-mata-mata-yang-dialami-rusia.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Pejabat Perum Perindo sedang Rapat Saat Ditangkap KPK
» Ronaldo Mungkin Absen di Laga Brescia vs Juventus
» Membedah Kelebihan Smart SIM
» Kemenkominfo Ungkap Alasan Blokir Internet Wamena
» OTT Direksi Perum Perindo, KPK Sita Uang Rp400 Juta
» Kalah dari West Ham, Pemain Muda MU Resah
» Mahasiswa Tinggalkan DPR, Bersiap untuk Aksi yang Lebih Besar

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds