Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Peringkat Empat di MotoGP San Marino, Ini Kata Valentino Rossi | Jadwal Timnas U-16: Senin Hari Ini Vs Filipina di Stadion Madya | Relawan Jokowi Konsultasi Soal Sampul Majalah Tempo ke Dewan Pers | Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan | Awas, Kebiasaan Buruk Ini Berbahaya buat Otak | Penjelasan Majalah Tempo Soal Sampul Bergambar Jokowi | Kebakaran Gudang Alfamidi di Tangerang, Bangunan Runtuh | Ini Daftar Juara Piala Dunia Basket FIBA dari Tahun ke Tahun | Gubernur Jenderal Australia Berpidato dalam Bahasa Indonesia | Bahaya 3 Pasal Revisi UU KPK yang Disepakati DPR - Pemerintah | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Polisi Sebut Flyover Manggarai Favorit Transaksi Narkoba | Revisi UU KPK: DPR Sepakat Dewan Pengawas Diangkat Presiden | Menteri Rini Soemarno Rombak Direksi Bio Farma | DPR Setuju Usia Perkawinan 19 Tahun, BKKBN: Yang Ideal 21 Tahun | Sihir Danau Lotus di Dusun Pertanian Thailand | KPK Law Revisions Agreed upon Tonight, Soon to Be Ratified |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ketua DPR: Pelan Sedang Kebut Revisi UU KPK Tergantung 2 Pihak | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 13:09 WIB

Ketua DPR: Pelan Sedang Kebut Revisi UU KPK Tergantung 2 Pihak | Berita Tempo Hari Ini

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berharap agar semua pihak mengedepankan kepentingan bangsa. (Dok. DPR RI)

SUMUTkota.com, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rayat (DPR) RI Bambang Soesatyo mengungkapkan bahwa penyelesaian revisi Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK) tergantung dari DPR dan pemerintah .

"UU dibuat dan dikerjakan oleh dua pihak, yaitu pemerintah dan DPR. Mengebut pelan-pelan atau sedang-sedang itu tergantung pada dua pihak ini," kata dia saat memberikan keterangan pers usai bertandang ke rumah Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin di Jakarta, Rabu 11 September 2019.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyatakan persetujuannya terhadap revisi UU KPK, khususnya pada poin pembentukan dewan pengawas KPK. Sedangkan, salah satu poin yang ditolak, kata JK, ialah poin revisi terkait koordinasi dengan Jaksa Agung RI sebelum KPK melakukan tuntutan hukum terhadap seseorang.

Menanggapi pernyataan tersebut, politikus asal Partai Golkar menyatakan akan membahasnya di Dewan.

"Apa yang dikatakan Pak JK kan mewakili pemerintah. Itu menjadi salah satu bahasan yang akan dilakukan di DPR," kata dia.

Lebih jauh lagi politikus yang akrab disapa Bamsoet itu menegaskan bahwa dalam proses revisi UU, baik yang diinisiasi oleh pemerintah atau DPR, harus ada pembahasan dan titik temu.

"Kalo inisiatif revisi UU datang dari DPR, pemerintah memiliki hak mengurangi dan menambah dari pada pasal demi pasal, termasuk soal maksud dan tujuannya," kata dia.

Saat ditanya kemungkinan menyelesaikan revisi UU KPK sebelum masa jabatan DPR berakhir, Bamsoet menyatakan tidak bisa menjawabnya.

"Yang bisa menjawab nanti itu Baleg DPR dan utusan dari pemerintah. Saya hanya juru bicara parlemen yang menyampaikan apa yang sudah terjadi dan nggak bisa menyampaikan apa yang belum terjadi," kata dia.

GALUH PUTRI RIYANTO



Ketua DPR: Pelan Sedang Kebut Revisi UU KPK Tergantung 2 Pihak | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 13:09 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ketua DPR: Pelan Sedang Kebut Revisi UU KPK Tergantung 2 Pihak
Description: "Kalo inisiatif revisi UU datang dari DPR, pemerintah memiliki hak mengurangi dan menambah dari pada pasal demi pasal."
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246467/ketua-dpr-pelan-sedang-kebut-revisi-uu-kpk-tergantung-2-pihak.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Ronaldo Akan Nikahi Georgina
» Kreator 'Friends' Tegaskan Tak Ada Reuni dan Produksi Ulang
» Polisikan Bos Kaskus, Pelapor Akui Transaksi Lewat Perantara
» Jokowi Sebut Pemerintah Perlu Turun Tangan Cetak Konglomerat
» Pemerintah Diminta Jangan 'Plinplan' Soal LCGC Jilid 2
» Timnas Indonesia U-16 Grogi Ditonton Banyak Orang
» Pemerintah-DPR Sepakat Dewan Pengawas KPK Dipilih Presiden

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds