Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Sejak Diusulkan Kembali, Revisi UU KPK Hanya 5 Kali Rapat | DKI Jawab Ombudsman, Bina Marga: Potong Kabel Trotoar Jalan Terus | Jokowi Minta Perangkat Negara Solid Tangani Karhutla | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Peringkat Empat di MotoGP San Marino, Ini Kata Valentino Rossi | Jadwal Timnas U-16: Senin Hari Ini Vs Filipina di Stadion Madya | Relawan Jokowi Konsultasi Soal Sampul Majalah Tempo ke Dewan Pers | Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan | Awas, Kebiasaan Buruk Ini Berbahaya buat Otak | Penjelasan Majalah Tempo Soal Sampul Bergambar Jokowi | Kebakaran Gudang Alfamidi di Tangerang, Bangunan Runtuh | Ini Daftar Juara Piala Dunia Basket FIBA dari Tahun ke Tahun | Gubernur Jenderal Australia Berpidato dalam Bahasa Indonesia | Bahaya 3 Pasal Revisi UU KPK yang Disepakati DPR - Pemerintah | Sejak Diusulkan Kembali, Revisi UU KPK Hanya 5 Kali Rapat | DKI Jawab Ombudsman, Bina Marga: Potong Kabel Trotoar Jalan Terus | Jokowi Minta Perangkat Negara Solid Tangani Karhutla | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Polisi Sebut Flyover Manggarai Favorit Transaksi Narkoba | Revisi UU KPK: DPR Sepakat Dewan Pengawas Diangkat Presiden | Menteri Rini Soemarno Rombak Direksi Bio Farma |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

2020, Belanja Pemerintah Pusat Disepakati Naik Jadi 1.683,47 T | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 08:58 WIB

2020, Belanja Pemerintah Pusat Disepakati Naik Jadi 1.683,47 T | Berita Tempo Hari Ini

Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pada Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani. TEMPO/Dhemas Reviyanto

SUMUTkota.com, Jakarta - Rapat yang dihadiri Kementerian Keuangan dan Badan Anggaran DPR kemarin sepakat untuk menaikkan pagu anggaran belanja pemerintah pusat tahun 2020. 

Paparan Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani menyebutkan bahwa belanja pemerintah pusat tahun 2020 sebesar Rp 1.683,47 triliun. Angka tersebut tercatat naik Rp 14 triliun dari angka yang tertera dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) senilai Rp 1.669,98 triliun.

"Anggaran belanja ini disusun guna mencapai lima prioritas pembangunan mulai dari penguatan SDM, program perlindungan sosial, antisipasi ketidakpastian hingga akselerasi infrastruktur,” kata Askolani saat memberikan paparan di Ruang Sidang Badan Anggaran, Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Selasa 10 September 2019.

Dalam paparanya, Askolani menjelaskan kenaikan ditetapkan karena adanya penyesuaian anggaran belanja pada pos Kementerian/Lembaga dalam RAPBN 2020. Menurut dia, belanja Kementerian/Lembaga awalnya sebesar Rp 884,55 triliun, namun usai rapat dengan panitia kerja disesuaikan menjadi Rp 909,62 triliun.

Meski belanja Kementerian/Lembaga mengalami kenaikan, belanja non Kementerian/Lembaga justru direvisi turun. Dalam paparan tersebut, belanja non Kementerian/Lembaga turun sebesar Rp 11,57 triliun menjadi Rp 773,85 triliun dari sebelumnya Rp 785,43 triliun seperti tertuang dalam RAPBN 2020.

Lebih lanjut, perubahan belanja pemerintah pusat juga terjadi untuk pos anggaran pengelolaan belanja lainnya, menjadi Rp 155,3 triliun dari usulan awalnya Rp 158, 7 triliun. Selain itu, pemerintah juga memasukkan pos alokasi belanja baru dengan nama Pemenuhan Belanja Mendesak senilai Rp 21,7 triliun.

Kenaikan belanja pemerintah pusat tersebut sempat dikritik salah satu anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Andi Akmal Pasluddin. Dia mengkritik besaran kenaikkan tersebut tak dibarengi dengan pertambahan belanja untuk transfer keuangan daerah.

"Saya harap pemerintah dan masyarakat di daerah diperhatikan, sehingga ada keadilan di sana," kata Andi di ruang rapat usai mendengarkan paparan Askolani. Sementara itu, meski ada beberapa masukan, Badan Anggaran DPR tetap menyepakati alokasi anggaran belanja pemerintah pusat tersebut. 



2020, Belanja Pemerintah Pusat Disepakati Naik Jadi 1.683,47 T | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 08:58 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: 2020, Belanja Pemerintah Pusat Disepakati Naik Jadi 1.683,47 T
Description: Rapat yang dihadiri Kementerian Keuangan dan Badan Anggaran DPR kemarin sepakat untuk menaikkan pagu anggaran belanja pemerintah pusat tahun 2020.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246326/2020-belanja-pemerintah-pusat-disepakati-naik-jadi-1-68347-t.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Anies Akan Kirim Tim Filterisasi ke Sekolah Tercemar Polusi
» Gelandang Persib Korban Lemparan Batu Kembali Berlatih
» Koalisi Masyarakat Buka Peluang Melaporkan Karhutla ke PBB
» Palak Sopir Truk, 7 Pak Ogah Diamankan Polisi di Cengkareng
» Karhutla di Riau Berlanjut, Paparan Asap di Kaltim Meluas
» Tawuran di Manggarai Kerap Diiringi Transaksi Narkoba
» Kasus DAK Pegunungan Arfak, Saksi Sebut Diminta Fee 9 Persen

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds