Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Peringkat Empat di MotoGP San Marino, Ini Kata Valentino Rossi | Jadwal Timnas U-16: Senin Hari Ini Vs Filipina di Stadion Madya | Relawan Jokowi Konsultasi Soal Sampul Majalah Tempo ke Dewan Pers | Gerilya PDIP Pilih Lima Nama Capim KPK Sebelum Uji Kelayakan | Awas, Kebiasaan Buruk Ini Berbahaya buat Otak | Penjelasan Majalah Tempo Soal Sampul Bergambar Jokowi | Kebakaran Gudang Alfamidi di Tangerang, Bangunan Runtuh | Ini Daftar Juara Piala Dunia Basket FIBA dari Tahun ke Tahun | Gubernur Jenderal Australia Berpidato dalam Bahasa Indonesia | Bahaya 3 Pasal Revisi UU KPK yang Disepakati DPR - Pemerintah | Alasan Bogor Tak Bisa Aktif Mendata Bangunan Liar Kawasan Puncak | DPR dan Pemerintah Bakal Bawa Revisi UU KPK ke Paripurna | Indonesia Berpeluang Raih Medali di Kejuaraan Dunia Wushu | Laga Perdana Kualifikasi Piala AFC U-16, Pemain Timnas U-16 Gugup | Polisi Sebut Flyover Manggarai Favorit Transaksi Narkoba | Revisi UU KPK: DPR Sepakat Dewan Pengawas Diangkat Presiden | Menteri Rini Soemarno Rombak Direksi Bio Farma | DPR Setuju Usia Perkawinan 19 Tahun, BKKBN: Yang Ideal 21 Tahun | Sihir Danau Lotus di Dusun Pertanian Thailand | KPK Law Revisions Agreed upon Tonight, Soon to Be Ratified |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Jikalahari Minta Malaysia Tak Hanya Protes Asap Karhutla, karena | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 06:39 WIB

Jikalahari Minta Malaysia Tak Hanya Protes Asap Karhutla, karena | Berita Tempo Hari Ini

Petugas kepolisian Polda Riau bersama Manggala Agni berusaha memadamkan bara api yang membakar lahan gambut di Pekanbaru, Riau, Jumat 9 Agustus 2019. Kebakaran lahan gambut di kawasan ini telah berlangsung selama sepekan dan aparat berwenang terus berupaya memadamkan secara maksimal agar karhutla tidak semakin meluas. ANTARA FOTO/Rony Muharrman

SUMUTkota.com, Jakarta -  Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau atau Jikalahari meminta pemerintah Malaysia tidak hanya mengajukan protes atas masuknya asap dari karhutla di Kalimantan dan Sumatera, tapi juga mengevaluasi perusahaan perkebunan Negeri Jiran tersebut yang diduga terlibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. 

"Sebab (dari) temuan Jikalahari, lahan anak-anak perusahaan Malaysia terbakar sepanjang 2013-September 2019," kata Koordinator Jikalahari Made Ali, di Pekanbaru, Selasa, 10 September 2019.

Sebelumnya, Kementerian Sains Malaysia menyatakan akan mengirimkan surat protes ke Indonesia atas masuknya asap dari karhutla di Sumatera dan Kalimantan.

Menurut dia, hasil analisis titik panas (hotspot) melalui satelit Tera-Aqua Modis periode 2013-September 2019 menunjukkan ada 130 titik tersebar di perusahaan asal Malaysia itu.

Bahkan terkait Karhutla itu, katanya, ada perusahaan Malaysia yang sudah divonis bersalah yaitu PT Adei Plantation and Industry (KLK Grup). Majelis hakim PN Pelalawan pada 9 September 2014 menjatuhkan denda Rp1,5 miliar subsider 5 bulan kurungan terhadap PT Adei Plantation and Industry yang dalam hal ini diwakili Tan Kei Yoong dan memulihkan lahan yang rusak seluas 40 hektar dengan pengomposan menelan biaya Rp 15,1 Milyar.

"Gakkum KLHK juga telah menetapkan PT Bhumi Reksa Nusa Sejati (Simedarby) sebagai tersangka pada 2014 karena lahannya terbakar seluas 50 hektar di Kabupaten Indragiri Hilir," katanya.

Selain itu berdasarkan temuan Jikalahari, ada perusahaan Malaysia yang menerima sawit dari kawasan hutan. Hasil investigasi Eyes on the Forest pada Juli 2017 menemukan perusahaan itu menerima CPO dari perkebunan di dalam Taman Nasional Teso Nilo, kata Made Ali.



Jikalahari Minta Malaysia Tak Hanya Protes Asap Karhutla, karena | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 06:39 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Jikalahari Minta Malaysia Tak Hanya Protes Asap Karhutla, karena
Description: Jikalahari meminta Malaysia tidak hanya protes atas masuknya asap, tapi juga mengevaluasi perusahaan mereka yang diduga terlibat karhutla di sini.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246313/jikalahari-minta-malaysia-tak-hanya-protes-asap-karhutla-karena.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Ronaldo Akan Nikahi Georgina
» Kreator 'Friends' Tegaskan Tak Ada Reuni dan Produksi Ulang
» Polisikan Bos Kaskus, Pelapor Akui Transaksi Lewat Perantara
» Jokowi Sebut Pemerintah Perlu Turun Tangan Cetak Konglomerat
» Pemerintah Diminta Jangan 'Plinplan' Soal LCGC Jilid 2
» Timnas Indonesia U-16 Grogi Ditonton Banyak Orang
» Pemerintah-DPR Sepakat Dewan Pengawas KPK Dipilih Presiden

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds