Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Kominfo Pernah Sebut Kabar Hamil Setelah Berenang adalah Hoaks | Stop Jadi Vegetarian Lalu Makan Daging, Ini Perubahan yang Terjadi pada Tubuh | 10 Ruas Jalan di Jakarta Ini Terendam Banjir | Tanggul Kali d Jalan Cempaka Baru Jebol | Pemulangan Kru Diamond Princess Masih Tunggu Keputusan Jokowi | Menristek Berharap 3 Sampai 5 Unicorn Baru Hadir Tahun Ini | Stasiun Sudirman Tergenang Banjir, Kereta Hanya Sampai Manggarai | Hobi Koleksi Sneakers, Yuk Gabung di Komunitas Ini | Hindari Alarm, Pencuri Bobol Tembok Gondol Ducati Panigale V4 | Insiden Susur Sungai, Pembina SMPN 1 Turi Dijerat Pasal Kelalaian | Beruang 180 Kilogram Masuk ke Pemukiman di Los Angeles | BCA Expoversary Tawarkan Promo Beli Properti Hingga Gadget | Hujan Deras Sejak Dini Hari, 87 RT di DKI Jakarta Terendam Banjir | Membaca Keharmonisan Tanggal Pernikahan Laudya Cynthia Bella Menurut Ahli | Debut Manis Braithwaite di Barca: Beri 2 Assist, Dipeluk Messi | Tampilan Dasbor dan Kabin MINI Countryman 2021 Lebih Fresh | Nafsu Makan Mendadak Turun, Tanda Infeksi Bakteri Hingga Stres | Hari Ini Jadwal Tinju Dunia Wilder Vs Fury: Simak 7 Fakta Penting | Pasal Bermasalah Omnibus Law, Setneg Disebut Sudah Beri Catatan | Setelah MPV Triber, Renault Mulai Menggarap Pasar Sedan Murah | Kerja Malam dan Lilin Aromaterapi Picu Kanker, Apa Penyebab Lain? | SMI Godok Pola Pembiayaan untuk Proyek Ibu Kota Baru | Tes MotoGP Qatar: Ducati Curi Perhatian dengan Inovasinya | Siswa SMPN 1 Turi: Kata Pembina, Pramuka Tak Takut Panas Hujan | Uni Eropa Luncurkan Peta Industri Digital, Kejar Amerika - Cina | Sri Mulyani: Profil Ekonomi dan Fiskal Saudi Arabia Menarik | Tes MotoGP Qatar: Rossi Merasa Motornya Belum Cukup untuk Juara | Benarkah Perempuan Renang di Kolam Bersama Pria Bisa Hamil? Ini Kata Ahli | Hasil Bola Ahad Dinihari: Serie A, La Liga, Liga Inggris | Pemain Geylang Anggap Laga Lawan Persija Ini Sekali Seumur Hidup | Bank DKI Ingin Investasi di Proyek MRT Jakarta Fase III Kalideres | Hasil-Klasemen Serie A Ahad Dinihari: Juvetus Menang, Milan Seri | Klasemen La Liga Pekan Ke-26: Barcelona Kudeta Real Madrid | Kata Olivier Giroud Usai Cetak Gol Saat Chelsea Tekuk Tottenham | Top Skor Ahad Dinihari: Messi Borong 4 Gol, Ronaldo Tambah 1 Gol | Pangeran Harry Tidak Jadi Gunakan Kata Royal untuk Bisnis Barunya | Dua Tahun Lagi, Tokopedia Berencana Melantai di Bursa Saham | Tak Hadir, 852 Peserta CPNS di Pekanbaru Dinyatakan Gugur | Ofisial VAR Akui Luput Hukum Lo Celso Saat Chelsea vs Tottenham | Leicester vs Manchester City Skor 0-1, Jesus Cetak Gol Kemenangan | Hasil Liga Inggris: Burnley dan Southampton Menang di Kandang | KKP Tangkap Kapal Ilegal Berbendera Malaysia di Selat Malaka | Erling Haaland Sumbang Satu Gol Ketika Dortmund Kalahkan Bremen | Hasil La Liga Spanyol: Barcelona vs Eibar 5-0, Messi Borong 4 Gol | Istana Sebut Aturan Upah di Omnibus Law agar Investor Tak Pergi | Korban Tewas 7 Orang, Polda DIY Selidiki Tragedi Sungai Sempor | Hampir 4.000 Honda PCX Ditarik, Ini Kata Kemenhub | Orator Demo PA 212 Desak Ahok Mundur, Ini Kata Erick Thohir | Penjelasan Kepala Sekolah SMPN 1 Turi Soal Musibah Susur Sungai | Ahok Awasi Langsung Laporan Publik Soal Dugaan Suap di Pertamina | Sandiaga Tertawa Tanggapi Usulan Menteri Muhadjir, Begini Katanya | Pengamat Hukum: Banyak Negara Kapok Pakai Omnibus Law | Hasil Liga Inggris: Chelsea Vs Tottenham 2-1, Giroud Sumbang Gol | Sultan HB X Sesalkan Musibah Susur Sungai di Sleman | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Aktivis Akademisi Tolak Revisi UU KPK Mengaku Diserang Hacker | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 06:36 WIB

Aktivis Akademisi Tolak Revisi UU KPK Mengaku Diserang Hacker | Berita Tempo Hari Ini

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) Arif Satria dan Ketua Dewan Guru Besar IPB Yusram Massijaya (kiri), memberikan keterangan seusai melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK, di gedung KPK, Jakarta, Selasa, 10 September 2019. Pertemuan ini untuk memberi dukungan moral kepada KPK terkait revisi UU KPK yang dikhawatirkan akan melemahkan KPK. TEMPO/Imam Sukamto

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta -Guru Besar Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor Profesor Hariadi Kartodihardjo melaporkan bahwa sejumlah akun Whatsapp milik sejumlah akademisi yang menolak revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK diserang hacker.

Peretas tak dikenal mensabotase akun sejumlah orang dan menyebarkan konten dukungan terhadap revisi UU KPK. "Tiba-tiba mas Rimawan di group Whatsapp mengirim konten yang berlawanan dengan sikap tolak revisi UU KPK," kata Hariadi kepada Tempo, Selasa malam, 10 September 2019.

Hariadi menceritakan peretas diduga telah mengambil akun Whatsapp Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Gadjah Mada Rimawan Pradiptyo pada Selasa sore sekitar pukul 16.00 WIB. Rimawan adalah satu di antara ribuan akademisi yang vokal menggalang dukungan untuk menolak revisi UU KPK. Selain dia, kata Hariadi, sejumlah akun milik tokoh akademisi lainnya juga diretas secara bersamaan.

Peretas kemudian mengirimkan tulisan berkaitan dukungan terhadap Dewan Perwakilan Rakyat untuk merevisi UU KPK di grup Whatsapp dan melalui pesan pribadi. Merasa janggal, Hariadi pun menanyakan ke Rimawan. Namun ternyata nomor ponsel Rimawan tak bisa dihubungi. Tempo juga tidak bisa menghubungi Rimawan karena ponselnya tak aktif.

Hariadi kemudian membuka komunikasi dengan jalur lain untuk memastikan bahwa Rimawan benar-benar diretas. Dari pengakuan kepada Hariadi, Rimawan membenarkan peristiwa itu. Para aktivis kemudian beralih membuat grup baru dan koordinasi komunikasi dengan cara lain.

Ribuan dosen dan profesor dari 33 kampus seluruh Indonesia sebelumnya menghimpun diri untuk menyuarakan penolakan terhadap revisi UU KPK yang sedang bergulir di Badan Legislasi DPR. Mereka kemudian membuat grup Whatsapp dan sepakat bahwa revisi terhadap undang-undang lembaga antirasuah bakal melemahkan gerakan pemberantasan korupsi. Aksi penolakan kemudian digelar secara masif di masing-masing kampus.

Hariadi menduga, ulah peretas tersebut tak terlepas dari upaya para akademisi mendesak pemerintah dan DPR menghentikan pembahasan revisi UU KPK. Meski begitu, sejauh ini mereka belum berencana melaporkan kasus ini pada polisi. "Kalau melihat dari orang yang dipilih hacker (menjadi korban), adalah orang-orang yang aktif dalam jaringan dan mengkoordinasikan menggalang dukungan. Salah satunya Pak Rimawan," ucap dia.

Dia menegaskan bahwa kejadian ini tak akan membuat para akademisi surut untuk memperjuangkan KPK dari upaya pelemahan. Hariadi juga mengkritik sikap Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menyetujui revisi undang-undang, termasuk di antaranya pembentukan Dewan Pengawas. Selain itu, ia juga menolak independensi KPK dirusak melalui penyertaan KPK sebagai lembaga di bawah pemerintah.

Pada Sabtu, pekan lalu, 37 guru besar lintas kampus juga menyatakan bahwa revisi UU KPK cacat prosedur dan otomatis batal demi hukum. Mereka di antaranya Guru Besar Universitas Islam Indonesia sekaligus mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud Md, Dekan Fakultas Hukum UGM Profesor Sigit Riyanto, mantan Komisioner KPK Haryono Umar, dan lain sebagainya.

"Melihat ancaman kepada KPK yang terstruktur, sistematis dan masif, maka kami Guru Besar Indonesia menolak upaya revisi UU KPK," tulis mereka dalam keterangan pers. Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Jenderal Soedirman Hibnu Nugroho bahkan mencermati adanya sejumlah pasal yang justru menghambat upaya pemberantasan korupsi. "Contohnya, pasal mengenai pembentukan Dewan Pengawas KPK yang berwenang memberi izin penyadapan, penggeledahan, dan penyitaan."

MAYA AYU PUSPITASARI | AVIT HIDAYAT



Aktivis Akademisi Tolak Revisi UU KPK Mengaku Diserang Hacker | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 06:36 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Aktivis Akademisi Tolak Revisi UU KPK Mengaku Diserang Hacker
Description: Akun-akun Whatsapp milik sejumlah akademisi yang menolak revisi UU KPK diserang oleh hacker.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246298/aktivis-akademisi-tolak-revisi-uu-kpk-mengaku-diserang-hacker.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Informasi Perubahan Rute KRL Akibat Banjir Jakarta Hari Ini
» Rekor Wilder Kalahkan Tyson hingga Lampard Diabaikan Mourinho
» Investor 'Bertaruh' Virus Corona Hanya Berefek Jangka Pendek
» Klasemen Liga Italia: Juventus Kukuh di Puncak
» 5 Makanan yang Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dari Virus Corona
» Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona Kalahkan Eibar 5-0
» Pola Makan Buruk Tekan Jumlah Sperma

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds