Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Ekki Soekarno Siuman, Mata Soraya Haque Bengkak dan Kurang Tidur | Istana Buckingham Copot Gelar Kerajaan Pangeran Harry dan Meghan | Balas Budi Gunawan, Sandiaga Minta eSports Tak Dikaitkan Pilpres | CCTV Soekarno-Hatta Rekam Kepulangan Pria Diduga Harun Masiku | Terekam CCTV Bandara, Begini Gestur Harun Masiku | Soal Pengganti Jokowi, PDIP Sebut Tiga Nama Kader Potensial | Penyidik KPK di Kasus Harun Masiku Diduga Dicopot dari Tim | Gus Miftah Tegur Menteri Yasonna Laoly: Anda Salah Pak Menteri | SBY 'Terganggu' Jiwasraya, Demokrat Dukung Pembentukan Pansus | Meghan Markle Tertarik Beli Rumah Seharga Rp 373 Miliar di Kanada | Gagal Juarai Indonesia Masters 2020, Ini Komentar Anders Antonsen | Conor McGregor Tak Peduli Duel Ulang Lawan Khabib Nurmagomedov | Tahun Ini, Penjualan Mobil Ditargetkan Tumbuh Lebih dari 5 Persen | Juara Indonesia Masters, Anthony Ginting: Hadiah buat Mama | Anak Menunjukkan Tanda Stres? Pakar Ungkap Cara Mengatasinya | Gelar Indonesia Masters 2020 Bermakna Ganda bagi Anthony Ginting | Iran Mau Mundur dari Liga Champions Asia, Bali United Diuntungkan | Hasil Liga Italia: AC Milan Vs Udinese 3-2, Rebic Cetak 2 Gol | Pendiri Lotte Group, Shin Kyuk-ho Meninggal di Usia 97 Tahun | Dokter Sebut Belum Ada Vaksin Pneumonia Penangkal Virus Corona |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Cerita Massa Pendukung Revisi UU KPK Bingung Isi Protes di DPR | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 11 September 2019 00:17 WIB

Cerita Massa Pendukung Revisi UU KPK Bingung Isi Protes di DPR | Berita Tempo Hari Ini

Massa aksi pendukung revisi UU KPK berdemonstrasi di depan Kompleks DPR/MPR, Jakarta, Selasa, 10 September 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta -Sunirah, 40 tahun, berdandan dari pukul 10.00 WIB pada Selasa pagi, 10 September 2019, demi aksi protes di DPR menyokong revisi UU KPK.

Perempuan yang mengaku berasal Kemayoran, Jakarta Pusat ini mengenakan busana adat Dayak untuk mengikuti aksi demonstrasi mendukung revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Aksi massa ini digelar di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat, Senayan, Jakarta. Sunirah hadir bersama sekitar 50 orang lainnya. Sebagian tampak mengenakan blazer berwarna kuning, hijau, dan ada pula yang memakai baju adat.

Sunirah mengaku tak tahu apa yang disuarakan massa aksi yang dia ikuti tersebut. Dia hanya berujar ingin lebih baik, tetapi tak tahu apa dan siapa yang diinginkannya menjadi lebih baik itu.

"Aduh apa ya," kata dia sembari menoleh ke rekan berbusana adat di sampingnya. "Saya ikut ngramein aja, daripada diem di rumah," lanjutnya.

Jawaban senada juga dilontarkan oleh Muhamad Ali. Remaja berumur 15 tahun ini juga tak bisa membeberkan apa yang disuarakan dalam aksi tersebut. Seperti Sunirah, Ali pun mengaku datang dari Kemayoran.

"Ingin KPK maju," kata Ali di lokasi yang sama.

Ditanya soal kondisi KPK saat ini, Ali mengaku tidak tahu. Dia juga tak tahu apa isi dari revisi Undang-undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi itu.

"(KPK) baik tapi biar lebih tegas lagi," ujarnya.

Selama beberapa menit wartawan mewawancarai Ali, seorang pria bertopi yang berusia sekitar 30-an tahun tampak mondar-mandir dan mengawasi. Dia juga tampak menggamit lengan Ali. Setelah itu, pria tersebut menanyai asal media para wartawan yang mewawancarai Ali.

Massa aksi pendukung revisi UU KPK ini tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Masyarakat Penegak Demokrasi. Mereka menggelar aksi dengan membawa mobil komando, pengeras suara, serta spanduk-spanduk.

Kelompok ini juga membawa bunga mawar yang dibagikan kepada pengendara yang melintas di ruas Jalan Gatot Subroto.

Pada saat hampir bersamaan, ada satu kelompok lain yang menggelar aksi di lokasi yang sama. Massa beranggotakan delapan orang ini berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia Jentera.

Massa aksi kedua ini menolak revisi UU KPK. Mereka membawa replika sertifikat bertuliskan "Sertifikat Becandaan Diserahkan kepada Parpol Pendukung Revisi UU KPK". Mereka juga mengenakan topeng yang bergambar logo dari sepuluh partai yang ada di parlemen.

"Kami sepakat menolak revisi karena itu pelemahan terhadap KPK," kata Kepala Departemen Kajian Aksi Strategis BEM STH Indonesia Jentera, Octania Wynn ditemui di lokasi, terkait revisi UU KPK.



Cerita Massa Pendukung Revisi UU KPK Bingung Isi Protes di DPR | Bang Naga | on Rabu, 11 September 2019 00:17 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Cerita Massa Pendukung Revisi UU KPK Bingung Isi Protes di DPR
Description: Sunirah, 40 tahun, berdandan dari pukul 10.00 WIB pada Selasa pagi, sebelum ikut demo mendukung revisi UU KPK.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1246272/cerita-massa-pendukung-revisi-uu-kpk-bingung-isi-protes-di-dpr.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Ratchanok Intanon: Perbaiki Ekonomi Keluarga Lewat Badminton
» Kontes Modifikasi Skutik Maxi Kedatangan Model Baru
» Iran Pulangkan 11 Korban Pesawat Jatuh, Ukraina Berduka
» Leicester Gagal Pangkas Jarak dengan Liverpool dan Man City
» Jembatan Gantung Diterjang Banjir Bandang, Empat Orang Tewas
» Tujuh Hari Berjuang dan Masih Gagal Foto Bareng Kevin/Marcus
» Menkes Minta Pemda Siaga DBD, Kasus Purwakarta Jadi Alarm

Karir


Lirik

  • Dilbara – Dhoom (Abhijeet Bhattacharya, Sowmya Raoh)
  • Andmesh Kamaleng – Cinta Luar Biasa
  • Lamar Aku – Wali
  • Baluweng – Oon B
  • Sakit Sungguh Sakit – ilir7
  • Hary – Wanita Terhebat
  • Papinka – Aku Yang Sayang
  • Brisia Jodie – Kisahku
  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
    © 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    DOWNLOAD APP sumutkota.com




    Page loads : seconds