Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Terawan Sebut Doa Jadi Salah Satu Alasan Indonesia Bebas COVID-19 | Hasil Liga Europa: Ditahan Gent 1-1, Roma ke Babak 16 Besar | KPK Kembali Periksa Ketua KPU di Kasus Harun Masiku | Dipasok LNG oleh Pertamina, PLN Hemat Rp 4 Triliun per Tahun | Ribuan Petugas Siaga Tangani Sampah Banjir Jakarta | Politikus Demokrat Minta Pemerintah Lobi Penangguhan Umrah | Liga Champions: 8 Catatan dari Leg Pertama dan Jadwal Leg Kedua | Tujuh Penerbangan Jemaah Umrah Indonesia Mendarat di Saudi | 4 Kontroversi Vitalia Sesha, dari Terima Berlian hingga Narkoba | Jackie Chan Dikabarkan Dikarantina karena Terinfeksi Virus Corona | Hasil Liga Champions: Lyon Vs Juve 1-0, Madrid Vs Man City 1-2 | Sekda DKI: Banjir Dinikmati Saja, Tubuh Kita Dua Pertiga Air | Anwar Ibrahim Jadi Kandidat Perdana Menteri Malaysia | Perusahaan Tomy Winata Terlibat Evakuasi WNI di Kapal World Dream | Penerimaan Jemaah Umrah Stop Sementara, Pengajuan Visa Dihentikan | Erick Thohir: Utang Jatuh Tempo, Garuda dalam Tekanan Luar Biasa | Menkes: Pasien RS Kariadi yang Meninggal karena Virus Flu Babi | Ditanya Soal Harun Masiku, Hasto: Baju Saya Putih, Artinya... | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Seminar Pra Munas XIII KAGAMA: Menyongsong Revolusi Industri 4.0 | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 9 September 2019 03:22 WIB

Seminar Pra Munas XIII KAGAMA: Menyongsong Revolusi Industri 4.0 | Berita Tempo Hari Ini

Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri dalam Seminar Pra Munas XIII KAGAMA di Balikpapan, Sabtu 7 September 2019. (istimewa)

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Pemerintah menjadikan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai prioritas nasional.

Tahun ini Presiden telah menyusun rencana jangka menengah pembangunan SDM, termasuk salah satunya diluncurkannya Kartu Pra Kerja pada 2020.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan RI Muhammad Hanif Dhakiri dalam Seminar pra-Munas XIII KAGAMA pada Sabtu (7/9/2019) di di Hotel Gran Senyiur Balikpapan, Kalimantan Timur.

“Nanti dimana pemerintah mengalokasikan Rp 10 triliun untuk melatih angkatan kerja kita agar memiliki kompetensi dan bisa masuk ke pasar kerja, atau bisa memulai wirausaha,” ujar Hanif selaku keynote speaker.

Menurut Hanif, di tengah dunia yang berubah saat ini terutama dari struktur bisnis dan struktur ekonomi, maka inovasi yang menjadi kunci dari pertumbuhan dan kemajuan.

“Inovasi titik letaknya ada pada manusia,” ungkapnya.

Namun demikian, kata Hanif dalam rilis panitia, ada sejumlah masalah dan tantangan yang harus kita pahami bersama secara jernih menyangkut isu pembangunan SDM.

Menurut Hanif, daya saing SDM atau tenaga kerja Indonesia relatif rendah.

Hal itu berpangkal dari luaran pendidikan formal yang belum siap kerja, kualitas SDM didominasi lulusan berpendidikan rendah, kesenjangan SDM tidak merata, produktivitas masih rendah, dam pihak industri belum berpihak pada tenaga kerja yang ada.

Di sisi lain, limpahan bonus demografi tahun 2025-2035 diperkirakan sebanyak 70 persen berasal dari usia produktif dan 30 persen berusia muda, antara 15-35 tahun.

“Kuncinya untuk mengelola bonus demografi adalah kesehatan, pendidikan dan pelatihan vokasi, dan iklim ketenagakerjaan,” kata Hanif.

Untuk itu, pihaknya kini antara lain mendorong peningkatan mutu pelatihan vokasi di Indinesia.

Hal itu ditempuh dengan melibatkan industri untuk menyusun standar kompetensi program dan kurikulum pelatihan.

Di bidang kurikulum, pemerintah menggodog penyempurnaan komposisi skill seperti technical skill, soft skill, dan digital skill.

“Kita juga melakukan reorientasi kejuruan dan program pelatihan disesuaikan dengan potensi daerah, dan mendorong kerja sama dengan industri dalam penyelenggaraan pelatihan vokasi,” paparnya.

Seminar kali ini merupakan seminar kedua dari rangkaian seminar pra-Munas XIII KAGAMA di lima kota lima pulau, selain di Semarang pada tanggal 22 September bertema pendidikan, selanjutnya digelar di Manado, Medan dan Bali.

Munas KAGAMA XIII akan diselenggarakan di Bali pada 15-17 November 2019 mendatang yang akan dibuka oleh Presiden Jokowi.

Hasil dari seminar akan disampaikan kepada pemerintah sebagai kontribusi nyata KAGAMA untuk pembangunan bangsa.

Seminar ini juga menghadirkan Bambang Satrio Lelono (Dirjen Pembinaan, Pelatihan dan Produktivitas, Kementerian Ketenagakerjaan), Wahyu Susilo (Direktur Eksekutif Migrant CARE), dan Aji Erlangga Martawireja (CEO Pengiriman Pemagangan ke Jepang)

Acara seminar yg dihadiri peserta 700an orang inj turut dihadiri Rektor UGM Prof. Ir. Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., beserta jajarannya, serta perwakilan Pengda dan Pengcab KAGAMA se Kalimantan Timur.[]



Seminar Pra Munas XIII KAGAMA: Menyongsong Revolusi Industri 4.0 | Bang Naga | on Senin, 9 September 2019 03:22 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Seminar Pra Munas XIII KAGAMA: Menyongsong Revolusi Industri 4.0
Description: Keluarga Alumni Gajah Mada (KAGAMA) menggelar serangkaian seminar menjelang Munas XIII yang akan digelar di Bali pada 15-17 November 2019.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1245302/seminar-pra-munas-xiii-kagama-menyongsong-revolusi-industri-4-0.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Rekomendasi Aplikasi Nonton Film dan Drama Korea di HP
» Gersang dan Serba Jauh, Opini Turis Soal Monas
» Corona Tak Pengaruhi Deadline Proyek Kereta Cepat Bandung
» Reaksi Warga Soal Peran Istri di Draf RUU Ketahanan Keluarga
» Daftar Pemenang NAACP Image Awards 2020
» Madrid Terpuruk Jelang Liga Champions dan El Clasico
» Banjir Rendam Ratusan Rumah di Jakarta Timur

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds