Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
97 WNA Jamaah Tabligh Masjid Kebon Jeruk Diisolasi di Wisma Atlet | Wabah Covid-19, Artha Graha Bangun Rumah Sakit Lapangan | Earth Hour, Kantor Pemerintah di Jaksel Padamkan Lampu 1 Jam | Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sigi, Nihil Tsunami | Update Corona 28 Maret: 1.155 Kasus, 59 Sembuh, 102 Meninggal | Toyota Fortuner 2020 Makin Mentereng, Lampu Bergaya Land Cruiser | Makanan yang Dianjurkan saat Isolasi Mandiri, Hindari Gorengan | 3 Positif COVID-19, Ratusan Orang Diisolasi di Masjid Kebon Jeruk | Sebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang Meluas, Ini Rinciannya | Antisipasi Corona, Sistem Belajar Lemdiklat Polri Dikaji Diubah | PDP Virus Corona, Anggota DPR PDIP Imam Suroso Meninggal | Mike Tyson Ungkap Satu-satunya Lawan yang Bisa Menahan Pukulannya | Wabah Corona, Pengusaha Konveksi PIK Pulogadung Produksi APD | Korban Tewas Italia Akibat Infeksi Virus Corona Capai Rekor | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Apa Kabar Obat Kanker Bajakah? Permintaan Pengiriman Tetap Tinggi | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Sabtu, 7 September 2019 09:45 WIB

Apa Kabar Obat Kanker Bajakah? Permintaan Pengiriman Tetap Tinggi | Berita Tempo Hari Ini

Seorang warga Sampit mencoba air rendaman kayu Bajakah yang dijual di Pasar Keramat Sampit, Jumat (23/8/2019). ANTARA

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Apa kabar akar Bajakah yang Agustus lalu viral setelah tiga siswa SMA di Pontianak yang meneliti khasiatnya, menjadi pemenang sebuah lomba ilmiah di Korea? Ternyata permintaan Bajakah dari berbagai daerah di luar Kalbar tetap tinggi.

Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak, mencatat lalu lintas pengajuan sertifikasi akar bajakah mulai meningkat setelah viral di media masa.

"Pengajuan sertifikasi domestik akar bajakah mengalami peningkatan yang signifikan. Dalam satu hari ada lebih dari 10, bahkan 20 permohonan yang masuk, sebulan terkahir ini. Padahal biasanya hanya 1-2 permohonan saja," ujar Pemeriksa Karantina di Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak, M Masruri di Pontianak, Senin lalu, 2 September 2019.

Ia menyebutkan pada pertengahan Agustus hingga akhir Agustus 2019, jumlah bajakah yang keluar dari Pontianak sudah sekitar 2.989 kilogram.

Sertifikasi penting dikantongi sebagai syarat agar komoditas tersebut dapat dikirim keluar Kalbar, ke berbagai daerah di Tanah Air.

"Pengajuan permohonan sertifikat domestik ini dapat dilakukan secara individu atau gabungan orang," kata dia.

Dia mengatakan, akar bajakah dikirim ke sejumlah daerah, seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Batam, dan Bali.

Sebagian besar pengiriman dilakukan melalui transportasi udara dengan memanfaatkan perusahaan penyedia jasa kurir.

"Rata-rata pengiriman 1-2 kilogram. Tapi pernah juga ada yang mencapai 20 kilogram," kata dia.

Warga Pontianak, Iti, menyebutkan bahwa saat ini ia masih ragu untuk mengkonsumsi bajakah. Hal itu karena masih tidak tahu jenis bajakah yang layak dikonsumsi.

"Kemarin di pameran juga ada orang jual tapi saya ragu mau beli karena tidak tahu mana yang benar - benar bermanfaat," kata dia.

Selaku masyarakat Kalbar ia berharap tanaman hutan yang ada tersebut jangan sampai punah. 

"Terpenting lagi dari informasi yang ada tidak semua bajakah bisa digunakan untuk obat. Kita berharap pemerintah hadir untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat perihal ini," kata dia.



Apa Kabar Obat Kanker Bajakah? Permintaan Pengiriman Tetap Tinggi | Bang Naga | on Sabtu, 7 September 2019 09:45 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Apa Kabar Obat Kanker Bajakah? Permintaan Pengiriman Tetap Tinggi
Description: Permintaan pengiriman obat kanker Bajakah ke Balai Karantina Pertanian Kelas I Pontianak tetap tinggi.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1244825/apa-kabar-obat-kanker-bajakah-permintaan-pengiriman-tetap-tinggi.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Ulama Minta Madura Tempuh Lockdown untuk Cegah Corona
» Miller Frustrasi MotoGP Ditunda karena Corona
» Maklumat Emil ke RT/RW: Memaksa Mudik, Jadikan Sebagai ODP
» Relawan Inggris Pakai Printer 3D Buat Masker Cegah Corona
» Bruno Fernandes Sebut Ronaldo Bantu Wujudkan Impian di MU
» Rusia Menutup Perbatasan untuk Perlambat Penularan Corona
» Gara-gara Corona, Belasan Ribu Teken Petisi Skripsi Dihapus

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds