Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Wabah Covid-19, Artha Graha Bangun Rumah Sakit Lapangan | Earth Hour, Kantor Pemerintah di Jaksel Padamkan Lampu 1 Jam | Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Sigi, Nihil Tsunami | Update Corona 28 Maret: 1.155 Kasus, 59 Sembuh, 102 Meninggal | Toyota Fortuner 2020 Makin Mentereng, Lampu Bergaya Land Cruiser | Makanan yang Dianjurkan saat Isolasi Mandiri, Hindari Gorengan | 3 Positif COVID-19, Ratusan Orang Diisolasi di Masjid Kebon Jeruk | Sebaran COVID-19 di Kabupaten Tangerang Meluas, Ini Rinciannya | Antisipasi Corona, Sistem Belajar Lemdiklat Polri Dikaji Diubah | PDP Virus Corona, Anggota DPR PDIP Imam Suroso Meninggal | Mike Tyson Ungkap Satu-satunya Lawan yang Bisa Menahan Pukulannya | Wabah Corona, Pengusaha Konveksi PIK Pulogadung Produksi APD | Korban Tewas Italia Akibat Infeksi Virus Corona Capai Rekor | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

BPOM Kalteng Larang Pelabelan Bajakah sebagai Obat Kanker | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 23 Agustus 2019 08:55 WIB

BPOM Kalteng Larang Pelabelan Bajakah sebagai Obat Kanker | Berita Tempo Hari Ini

Viralnya bajakah tunggal sebagai obat kanker, membuat banyak penjual bajakah dadakan di Palangkaraya, Agustus 2019. (Tempo/Karana)

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Balai Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM Kalimantan Tengah melarang pelabelan bajakah sebagai obat penyakit kanker karena belum diuji secara klinis.

"Menjual bajakah sebagai obat tradisional boleh saja tetapi yang tidak boleh ketika memberinya klaim dengan berlebihan," kata Kepala BPOM Kalteng Trikoranti Mustikawati di Palangka Raya, Kamis, 22 Agustus 2019.

Dia mengatakan, di antara klaim yang dinilainya berlebihan itu seperti pernyataan "bajakah bisa mengobati penyakit kanker". Padahal hal itu belum dilakukan penelitian secara mendalam.

Dengan adanya pelabelan itu warga yang benar-benar memerlukan obat kanker akan tergiur dengan klaim dapat mengobati penyakit tersebut.

"Ini bisa jadi bentuk pembohongan publik. Apakah yang dijual itu betul-betul berisi bajakah, bajakah jenis apa atau ada campuran dengan bahan lain sehingga bisa diklaim dapat menyembuhkan kanker," katanya.

Pernyataan itu diungkapkan Trikoranti saat dikonfirmasi terkait pengawasan peredaran salah satu tumbuhan di Kalimantan Tengah yang saat ini tengah menjadi perbincangan publik itu.

Dia mengungkapkan bahwa pihaknya bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah pada Rabu (21/8) datang ke lokasi penjualan obat tradisional yang ada di Kota Palangka Raya.

Dalam kesempatan itu pihaknya menemukan banyak penjual bajakah yang mencantumkan klaim berlebihan. Selain itu juga ditemukan penjualan obat tradisional yang tidak mencantumkan label izin edar.

"Jadi para pedagang itu kita lakukan pembinaan. Kita ingatkan tidak boleh gunakan penanda yang berlebihan dan untuk segera ajukan izin edar jika ingin memproduksi dan menjual jamu atau obat tradisional itu," katanya.

Berita lain terkait bajakah, bisa Anda simak di Tempo.co.



BPOM Kalteng Larang Pelabelan Bajakah sebagai Obat Kanker | Bang Naga | on Jumat, 23 Agustus 2019 08:55 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: BPOM Kalteng Larang Pelabelan Bajakah sebagai Obat Kanker
Description: BPOM Kalimantan Tengah melarang pelabelan bajakah sebagai obat penyakit kanker karena belum diuji secara klinis.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1239288/bpom-kalteng-larang-pelabelan-bajakah-sebagai-obat-kanker.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Miller Frustrasi MotoGP Ditunda karena Corona
» Maklumat Emil ke RT/RW: Memaksa Mudik, Jadikan Sebagai ODP
» Relawan Inggris Pakai Printer 3D Buat Masker Cegah Corona
» Bruno Fernandes Sebut Ronaldo Bantu Wujudkan Impian di MU
» Rusia Menutup Perbatasan untuk Perlambat Penularan Corona
» Gara-gara Corona, Belasan Ribu Teken Petisi Skripsi Dihapus
» Gempa Magnitudo 5,8 di Sigi, Tak Berpotensi Tsunami

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds