Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Arkeolog Teliti Peradaban Danau Matano, Hilang Karena Gempa? | Helmy Yahya Diberhentikan dari Jabatan Direktur Utama TVRI | Tekuk Laos 4-0, Timnas U-23 Indonesia ke Semifinal SEA Games 2019 | UAS Cerai, Netizen Bandingkan dengan Ahok | UAS Cerai, Ini 7 Poin Klarifikasi Abdul Somad | Straits Times Pilih Jokowi Sebagai Pemimpin Terbaik se-Asia 2019 | Ahok: Pertamina Harus Buat Biofuel 100 Persen | Kata Mouriho Setelah Tottenham Dikalahkan Manchester United 1-2 | Forbes Rilis 50 Orang Terkaya Indonesia, Hartono Masih Teratas | ICJR: Ada Putusan MK, Junimart Tak Bisa Laporkan Rocky Gerung | Rocky Gerung Dukung Junimart Laporkan Dirinya | Arkeolog Teliti Peradaban Danau Matano, Hilang Karena Gempa? | Test Drive Nissan Livina: Serunya Mengunjungi Rumah Orangutan | Polwan Rasial ke Aktivis Papua, Polisi: Berkasnya di Kejaksaan | Tutup Munas Golkar, Airlangga Hartarto: Tak Ada Lagi Kubu Bamsoet | Airlangga Hartarto Tunjuk Lodewijk Jadi Sekjen Golkar Lagi | 12 Titik di Jakarta Timur Dipasangi Lampu Penyeberangan Orang | Rahasia Mandy Moore Lebih Bugar di Usia 30-an, Ubah Pola Diet | Bergaul dan 5 Kebiasaan Ini Bisa Menambah Kecerdasan Anda | Topi Fedora Masuk Liang Lahat, Begini Awal Ciputra Suka Bertopi | Menang di MAMA 2019, Stephanie Poetri Dapat Selamat dari Jackson |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kampung Susun Bukit Duri Belum Jelas, Warga Kecewa pada Anies | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 6 Agustus 2019 14:11 WIB

Kampung Susun Bukit Duri Belum Jelas, Warga Kecewa pada Anies | Berita Tempo Hari Ini

Kondisi Wisma Ciliwung, tempat yang diusulkan kelompok Ciliwung Merdeka sebagai kampung susun untuk korban gusuran Bukit Duri, Jakarta Selatan, Jumat, 25 Januari 2019. TEMPO/M Julnis Firmansyah

SUMUTkota.com, Jakarta - Pemerintah DKI Jakarta belum membangun hunian sementara bagi warga Bukit Duri, Jakarta Selatan yang menjadi korban gusuran pada 2016. Ketua Komunitas Ciliwung Merdeka Sandyawan Sumardi menyebut warga kecewa dengan janji Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal pembangunan kampung susun Bukit Duri yang tak kunjung terealisasi.

"Sangat kecewa pasti karena kan sudah terlalu lama ya dan berat sekali," kata Sandyawan saat dihubungi Tempo, Selasa, 6 Agustus 2019. Sandyawan adalah salah satu perwakilan warga yang menang gugatan dalam pekara penggusuran Bukit Duri.

Sandyawan menceritakan diskusi ihwal pembangunan kembali rumah warga Bukit Duri berjalan sejak era pemerintahan Anies pada 2017. Pemerintah DKI terlebih dulu memetakan lokasi pembangunan dan pendataan warga korban penggusuran.

Hingga pada Desember 2018, pemerintah DKI menggaungkan program penataan kampung alias community action plan (CAP). Salah satu program itu adalah pembangunan kampung susun untuk warga Bukit Duri.

Rencananya, pemerintah DKI bakal menyulap lahan 1,6 hektare Wisma Ciliwung milik PT Setia Ciliwung menjadi kampung susun.

Di lokasi itu juga, kata Sandyawan, awalnya akan dipakai sebagai lokasi hunian sementara. Namun, kini ada kertas bertuliskan 'disewakan' di Wisma Ciliwung.

Kepada Sandyawan, pemerintah DKI bercerita sulitnya mengurus prosedur pendirian hunian itu. "Sulit katanya prosedur inilah itulah. Sementara di kampung-kampung yang lain seperti Kampung Akuarium sudah, kami belum," ujarnya.

Pemerintah DKI yang dipimpin eks Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebelumnya menggusur permukiman warga Bukit Duri. Rumah warga gusuran ini berdiri di bantaran Kali Ciliwung. Pemerintah perlu membebaskan lahan guna melancarkan proyek normalisasi Ciliwung.

Namun, sebanyak 93 warga Bukit Duri mengajukan gugatan class action. Pemerintah DKI, Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC), dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) DKI dinilai lalai dan melanggar aturan ketika menggusur rumah serta merelokasi warga di RW 10, 11, dan 12 Bukit Duri. Warga memenangkan gugatan class action itu.

Karena itu, warga menginginkan ada kejelasan dan keterlibatan mereka dalam pembangunan kampung susun Bukit Duri yang dijanjikan DKI sebagai ganti tanah mereka yang telah digusur.



Kampung Susun Bukit Duri Belum Jelas, Warga Kecewa pada Anies | Bang Naga | on Selasa, 6 Agustus 2019 14:11 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kampung Susun Bukit Duri Belum Jelas, Warga Kecewa pada Anies
Description: Pemerintah DKI menggaungkan program penataan kampung alias community action plan (CAP), yang salah satu programnya adalah kampung susun Bukit Duri.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1232736/kampung-susun-bukit-duri-belum-jelas-warga-kecewa-pada-anies.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Banyak Pekerja Meninggal, Angka Harapan Hidup AS Merosot
» Tidak Dibebankan Target, Aiman Raih Emas SEA Games 2019
» Kasus Zina, Jaksa Izinkan Wanita Aceh Cicil Hukuman Cambuk
» Awasi Pemilu, Bawaslu Ingin Hapus Penegakan Hukum Terpadu
» Ma'ruf Ucap Selamat ke Airlangga: Munas Golkar Ternyata Sejuk
» Moody's Sebut Perbankan RI Miliki Ketahanan Meski Kredit Lesu
» Ditegur 'Aquaman', Chris Pratt Minta Maaf Pakai Botol Plastik

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds