Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Awas,Polusi Udara Bisa Sebabkan Depresi dan Bipolar | Abdul Somad Bisa Bernasib Seperti Ahok, MUI: Bukan Ranah Kami | Hasil Lengkap Leg Pertama Babak Play-off Liga Champions | Soal BPJS Kesehatan, Sri Mulyani: Kami Membantu, Tetapi... | Hasil Tour de Indonesia: Angus Lyons Puncaki Klasemen Sementara | Hasil Tenis Combiphar: David Agung Melaju di Tunggal dan Ganda | Pengganti Bambu Getih Getah, Ini Instalasi Bronjong Rp 150 Juta | Maju Jadi Calon Ketua PSSI, Iwan Bule Ingin Ada Divisi Suporter | Suap Gorong-Gorong, Penggeledahan KPK di Kantor PT MAM Rampung | Produksi Susu Sapi Segar Turun Selama Kemarau | Cak Imin Pertimbangkan Hapus Posisi Sekjen PKB | Pemerintah Provinsi Papua Barat Jamin Manokwari Sudah Aman | Papua Akan Jadi Tujuan Blusukan KPSN Berikutnya | Jokowi Telepon Gubernur Pastikan Keamanan Papua Barat | Formulasi RAPBN 2020 Mampu Mengatasi Ketidakpastian Global? | Ditolak Mahasiswa Papua, Fadli Zon Temui Gubernur Khofifah | Video Abdul Somad: Ahok Tidak Masalah, Muhammadiyah Sebut Jin | Undang Abdul Somad, MUI Ingin Tabayyun Soal Ceramah Salib | Bintang Film Porno Temukan Bahagia Hidup di Terowongan | Wawancara Khusus Jokowi: Ibu Kota Baru, PNS Tak Boleh Bolak-balik | Abdul Somad: Pakar Hukum akan Melihat Apakah UAS Melanggar Aturan | Bupati Fakfak Imbau Semua Pihak Menahan Diri | Putri Gus Dur Cerita Tak Datang Muktamar PKB Karena Cak Imin | Abdul Somad Tak Akan Minta Maaf Atas Ceramahnya Tentang Salib | Laura Basuki: Susi Susanti Tertekan, Presiden Telepon & Mau Nikah | Awas,Polusi Udara Bisa Sebabkan Depresi dan Bipolar | Internet Blocked in Papua, Telkomsel: Voice Call and Text Works | Abdul Somad Bisa Bernasib Seperti Ahok, MUI: Bukan Ranah Kami | Hasil Lengkap Leg Pertama Babak Play-off Liga Champions | Soal BPJS Kesehatan, Sri Mulyani: Kami Membantu, Tetapi... | Hasil Tour de Indonesia: Angus Lyons Puncaki Klasemen Sementara | Hasil Tenis Combiphar: David Agung Melaju di Tunggal dan Ganda | Pengganti Bambu Getih Getah, Ini Instalasi Bronjong Rp 150 Juta | Maju Jadi Calon Ketua PSSI, Iwan Bule Ingin Ada Divisi Suporter | Suap Gorong-Gorong, Penggeledahan KPK di Kantor PT MAM Rampung |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Begini Cerita Pencari Suaka dari Afganistan Sampai ke Kalideres | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 24 Juli 2019 05:30 WIB

Begini Cerita Pencari Suaka dari Afganistan Sampai ke Kalideres | Berita Tempo Hari Ini

Sejumlah pencari suaka berada dalam bus saat akan dipindahkan dari trotoar kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019. Pemberian bantuan kepada para pencari suaka sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 126 Tahun 2016 tentang penanganan pengungsi dari luar negeri. ANTARA/M Risyal Hidayat

 
SUMUTkota.com, Jakarta - Ini adalah kisah para pencari suaka yang masuk ke Indonesia. Sebagian kecil dari mereka kini ditampung di bekas Gedung Kodim, Perumahan Daan Mogot Baru, Kalideres, Jakarta Barat. Sama seperti sebagian besar lainnya, mereka sama tak jelas menyongsong nasib mereka untuk bisa mencapai negara yang dituju: Australia.
 
"Indonesia menjadi negara transit karena dekat dengan Australia," kata Anisa asal Afganistan, seperti dikutip dari Koran Tempo edisi Rabu 24 Juli 2019.
 
Perempuan berusia 34 tahun itu mengisahkan membawa serta putrinya meninggalkan tanah kelahiran mereka yang dilanda peperangan. Ibunya sudah tewas terbunuh. Suaminya, Khaleed, diyakini sudah lebih dulu sampai di Indonesia. Itu sebabnya dia menyusul dua tahun lalu dengan modal uang hasil jual mobil. 
 
Anisa mengaku sampai di Indonesia sekitar 6 bulan lalu. Sebelumnya ia transit berkali-kali di berbagai negara, seperti India, Malaysia dan Singapura. Di India, Anisa sempat bekerja serabutan demi membayar upah agen dan diterbangkan ke Indonesia. "Setiap sampai satu negara, harus bayar lagi," ujarnya.
 
Sampai Indonesia tak membuat Anisa bisa langsung bersatu lagi dengan Khaleed. Keduanya terpisah antara Jakarta dan Serpong (Tangerang Selatan). Tak sebanding jauhnya dengan perjalanan yang sudah ditempuhnya, tapi registrasi yang berbeda di UNHCR membuat keduanya tetap terpisah. 
 
Akhirnya Anisa dan anaknya bertahan di Jakarta menggunakan uang tersisa. Ia berharap segera mendapat kepastian suaka setelah mendaftar di UNHCR. "Ternyata hanya dapat ID tapi lalu sudah tidak dapat bantuan apapun dan diminta menunggu," ujar Anisa.
 
Pencari suaka beraktivitas di dekat tenda yang didirikan di trotoar jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu 10 Juli 2019. Pencari suaka yang berasal dari sejumlah negara seperti Somalia, Sudan, Pakistan dan Afganistan yang saat ini masih berkemah di sepanjang trotoar jalan Kebon Sirih akan dipindah ke Masjid Raya Jakarta Islamic Center. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A
 
Karena tak lagi punya uang maka ia bergabung dengan banyak pencari suaka lain yang tinggal di trotoar. Sampai akhirnya dipindahkan ke penampungan sementara oleh Pemprov DKI ke Kalideres pada 11 Juli 2019.
 
Tak jauh berbeda dengan Anisa, Ali Nazari juga mengaku datang ke Indonesia melalui agen. Ia membayar sekitar US$ 8 ribu. "Sempat transit Thailand dan Malaysia," kata lelaki asal Afganistan itu. Ali mengaku baru sebulan menetap di trotoar Jalan Kebon Sirih sebelum akhirnya dipindahkan ke Kalideres.
 
Sejak 2017, Ali, istri dan ketiga anaknya tinggal di Cisarua, Bogor. Mereka tinggal mengontrak rumah bersama dengan keluarga lain sesama imigran asal Afganistan. Setiap bulannya mereka berbagi kewajiban membayar uang sewa, listrik dan makan. "Alhamdulillah orang tua saya di Afganistan rutin mengirim uang," katanya.
 
Ditanya alasan ia memilih 'ngemper' di trotoar, Ali menunjuk ke UNHCR. Ia mengira kejelasan suaka untuk keluarganya telah diputuskan. "Ternyata hanya didata ulang kemudian diminta menunggu lagi, sementara uang sudah habis."
 


Begini Cerita Pencari Suaka dari Afganistan Sampai ke Kalideres | Bang Naga | on Rabu, 24 Juli 2019 05:30 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Begini Cerita Pencari Suaka dari Afganistan Sampai ke Kalideres
Description: Mencapai Australia adalah tujuan kedua perempuan pencari suaka ini. Yang pertama ialah bergabung kembali dengan suami dan ayah untuk anaknya.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1227886/begini-cerita-pencari-suaka-dari-afganistan-sampai-ke-kalideres.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Insiden Papua, Ristekdikti Koordinasi dengan Rektor Uncen
» Parpol Dinilai Tak Punya Konsep Jelas Soal GBHN
» Hasil Komdis PSSI: Arema Didenda Rp150 Juta
» KPK Eksekusi Penyuap Romi ke Lapas Tangerang dan Surabaya
» Polisi Sebut Ada Lima Demo di Papua: Dua Ricuh, Tiga Kondusif
» Ratusan Perempuan Jadi Korban Pria Tukang Intip Celana Dalam
» Fahri Sebut Tak Ada Fungsi dari Penambahan Pimpinan MPR

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds