Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Fakfak, Sayap Militer OPM: Tak Ada Instruksi | Liga 2: PSIM Yogyakarta Waspadai Skuat Baru Persiba Balikpapan | Hingga Agustus 2019, BBM Satu Harga Jangkau 167 Titik Penyaluran | Terpidana 360 Tahun Penjara Dibebaskan, Jubir Duterte Dicurigai | Smartphone Ini Dibekali Baterai 13.000 mAh | 8 Jenis Kacang yang Memiliki Manfaat untuk Kesehatan | Cedera Pulih, Lionel Messi Mulai Berlatih Lagi Bersama Barcelona | Cak Imin Pede Deklarasi Muktamar Bali Bawa PKB Menang Pemilu 2024 | 4 Perpindahan Tekini Bursa Transfer: Sturridge, Ribery.. | Awas,Polusi Udara Bisa Sebabkan Depresi dan Bipolar | Abdul Somad Bisa Bernasib Seperti Ahok, MUI: Bukan Ranah Kami | Hasil Lengkap Leg Pertama Babak Play-off Liga Champions | Soal BPJS Kesehatan, Sri Mulyani: Kami Membantu, Tetapi... | Hasil Tour de Indonesia: Angus Lyons Puncaki Klasemen Sementara | Hasil Tenis Combiphar: David Agung Melaju di Tunggal dan Ganda | Pengganti Bambu Getih Getah, Ini Instalasi Bronjong Rp 150 Juta | Maju Jadi Calon Ketua PSSI, Iwan Bule Ingin Ada Divisi Suporter | Suap Gorong-Gorong, Penggeledahan KPK di Kantor PT MAM Rampung | Produksi Susu Sapi Segar Turun Selama Kemarau | Cak Imin Pertimbangkan Hapus Posisi Sekjen PKB | Pemerintah Provinsi Papua Barat Jamin Manokwari Sudah Aman | Papua Akan Jadi Tujuan Blusukan KPSN Berikutnya | Jokowi Telepon Gubernur Pastikan Keamanan Papua Barat | Formulasi RAPBN 2020 Mampu Mengatasi Ketidakpastian Global? | Ditolak Mahasiswa Papua, Fadli Zon Temui Gubernur Khofifah | Video Abdul Somad: Ahok Tidak Masalah, Muhammadiyah Sebut Jin | Undang Abdul Somad, MUI Ingin Tabayyun Soal Ceramah Salib | Bintang Film Porno Temukan Bahagia Hidup di Terowongan | Wawancara Khusus Jokowi: Ibu Kota Baru, PNS Tak Boleh Bolak-balik | Abdul Somad: Pakar Hukum akan Melihat Apakah UAS Melanggar Aturan | Bupati Fakfak Imbau Semua Pihak Menahan Diri | Putri Gus Dur Cerita Tak Datang Muktamar PKB Karena Cak Imin | Abdul Somad Tak Akan Minta Maaf Atas Ceramahnya Tentang Salib | Laura Basuki: Susi Susanti Tertekan, Presiden Telepon & Mau Nikah | Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Fakfak, Sayap Militer OPM: Tak Ada Instruksi | Liga 2: PSIM Yogyakarta Waspadai Skuat Baru Persiba Balikpapan | Hingga Agustus 2019, BBM Satu Harga Jangkau 167 Titik Penyaluran | Terpidana 360 Tahun Penjara Dibebaskan, Jubir Duterte Dicurigai | Smartphone Ini Dibekali Baterai 13.000 mAh | 8 Jenis Kacang yang Memiliki Manfaat untuk Kesehatan | Cedera Pulih, Lionel Messi Mulai Berlatih Lagi Bersama Barcelona | Cak Imin Pede Deklarasi Muktamar Bali Bawa PKB Menang Pemilu 2024 | 4 Perpindahan Tekini Bursa Transfer: Sturridge, Ribery.. | Jokowi Provides Land Certificate for Kupang Residents |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Dituding Kirim Bantuan untuk ISIS, ACT Jelaskan Posisi Kerja Sama dengan Bukalapak | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 23 Juli 2019 16:09 WIB

Dituding Kirim Bantuan untuk ISIS, ACT Jelaskan Posisi Kerja Sama dengan Bukalapak | Berita Tempo Hari Ini

Seorang warga lansia pengungsi korban bencana gempa, tsunami dan likuifaksi berada di hunian atau shelter sementara di Kawasan Integrated Community Shelter (ICS) bantuan Aksi Cepat Tanggap (ACT) di Kelurahan Duyu, Palu, Sulawesi Tengah, Sabtu, 8 Desember 2018. Lembaga kemanusiaan ACT menargetkan pembangunan 5000 unit shelter untuk korban bencana alam di Palu, Donggala, dan Sigi. ANTARA/Mohamad Hamzah

SUMUTkota.com, Jakarta - Manajemen perusahaan penyalur bantuan Aksi Cepat Tanggap alias ACT menampik tanggapan entitasnya menyalurkan donasi dari Bukalapak untuk membantu kelompok radikal ISIS dan HTI di Suriah. Direktur Komunikasi Lukman Azis Kurniawan mengatakan bantuan dari Bukalapak disalurkan khusus untuk masyarakat pedalaman di Tanah Air.

"Yang saat ini sedang dikerjasamakan dengan Bukalapak adalah program Tepian Negeri. Program ini membantu masyarakat di perbatasan yang mengalami kondisi kekurangan, kemiskinan," kata Azis saat dihubungi pada Selasa, 23 Juli 2019.

Menurut Azis, ada 100 daerah binaan yang menjadi tujuan penyaluran bantuan. Seluruhnya berada di Indonesia, semisal di Nusa Tenggara Timur, Papua, Sulawesi, hingga pulau-pulau kecil seperti Pulau Buru.

Tudingan soal penyaluran bantuan ke kelompok radikal ini sebelumnya berkembang di media sosial. Kabar burung itu menyebut Bukalapak telah berafiliasi dengan kelompok radikal semacam ISIS dan HTI lantaran menyalurkan donasi melalui ACT.

Narasi yang berkembang menyebut bahwa Bukalapak melalui ACT diduga telah menyalurkan bantuan ke Kota Allepo, di tengah markas ISIS. ACT dituduh memberikan bantukan kepada sayap kanannya yang mendukung kelompok radikal.

Menurut Azis, pihaknya sudah pernah mengalami kasus hoaks serupa pada 2 tahun lalu. "Dua tahun lalu pernah dihantam hoaks tapi hasil audit enggak membuktikan hal itu. Hasil audit menyatakan bahwa tidak ada aktivitas penyaluran bantuan pihak berkonflik," ujarnya.

Ihwal penyaluran bantuan ke Suriah, Azis memastikan ACT hanya memberikan donasi kepada korban dan pengungsi. Penyaluran sengaja tidak dilakukan lewat pemerintah Suriah karena pemerintah terlibat dalam kepentingan dan konflik.

"Pemerintah Suriah adalah pihak yang masuk ke pihak berkonflik. Jadi kami enggak mungkin kirim bantuan lewat pemerintah," ucapnya.

Atas penyebaran kabar bohong, ACT belum menimbang bakal mengambil langkah hukum. Menurut Azis, langkah hukum mesti dikomunikasikan dengan pihak Bukalapak sebagai objek yang turut dituding.

Head of Corporate Communication Bukalapak Intan Wibisono turut memastikan kabar penyaluran bantuan ke kelompok radikal tersebut hoaks. "Informasi itu tidak benar dan dapat menyesatkan masyarakat," ujar Intan melalui pernyataan tertulis dalam pesan pendek, Selasa, 23 Juli 2019.

Menurut Intan, saat ini Bukalapak hanya bekerja sama dengan lembaga kemanusiaan yang tersertifikasi oleh pemerintah. Di antaranya Aksi Cepat Tanggap atau ACT, BAZNAS, Dompet Dhuafa, Rumah Zakat, Rumah Yatim, dan Kitabisa. Penyaluran donasi dilakukan melalui aplikasi.



Dituding Kirim Bantuan untuk ISIS, ACT Jelaskan Posisi Kerja Sama dengan Bukalapak | Bang Naga | on Selasa, 23 Juli 2019 16:09 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Dituding Kirim Bantuan untuk ISIS, ACT Jelaskan Posisi Kerja Sama dengan Bukalapak
Description: Manajemen perusahaan penyalur bantuan ACT menampik tanggapan entitasnya menyalurkan donasi dari Bukalapak untuk membantu kelompok radikal ISIS.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1227715/dituding-kirim-bantuan-untuk-isis-act-jelaskan-posisi-kerja-sama-dengan-bukalapak.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Referendum Dinilai Bukan Solusi Tepat untuk Papua
» Kementerian ESDM Bangun Akademi Migas di Sumsel Tahun Depan
» Harga Satu Gol Sanchez di MU Rp141 Miliar
» Belum Rilis, Album 'Lover' Taylor Swift Laku 1 Juta Kopi
» Indung Didakwa Jadi Perantara Suap Bowo Sidik
» Gereja Batu Berumur 1400 Tahun Ditemukan di Inggris
» Insiden Papua, Ristekdikti Koordinasi dengan Rektor Uncen

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds