Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Hasil Tenis Combiphar: David Agung Melaju di Tunggal dan Ganda | Pengganti Bambu Getih Getah, Ini Instalasi Bronjong Rp 150 Juta | Maju Jadi Calon Ketua PSSI, Iwan Bule Ingin Ada Divisi Suporter | Suap Gorong-Gorong, Penggeledahan KPK di Kantor PT MAM Rampung | Produksi Susu Sapi Segar Turun Selama Kemarau | Cak Imin Pertimbangkan Hapus Posisi Sekjen PKB | Pemerintah Provinsi Papua Barat Jamin Manokwari Sudah Aman | Papua Akan Jadi Tujuan Blusukan KPSN Berikutnya | Jokowi Telepon Gubernur Pastikan Keamanan Papua Barat | Formulasi RAPBN 2020 Mampu Mengatasi Ketidakpastian Global? | Ditolak Mahasiswa Papua, Fadli Zon Temui Gubernur Khofifah | Video Abdul Somad: Ahok Tidak Masalah, Muhammadiyah Sebut Jin | Undang Abdul Somad, MUI Ingin Tabayyun Soal Ceramah Salib | Bintang Film Porno Temukan Bahagia Hidup di Terowongan | Wawancara Khusus Jokowi: Ibu Kota Baru, PNS Tak Boleh Bolak-balik | Abdul Somad: Pakar Hukum akan Melihat Apakah UAS Melanggar Aturan | Bupati Fakfak Imbau Semua Pihak Menahan Diri | Putri Gus Dur Cerita Tak Datang Muktamar PKB Karena Cak Imin | Abdul Somad Tak Akan Minta Maaf Atas Ceramahnya Tentang Salib | Seperti Baiq Nuril, Rizky Amelia Kini Terancam UU ITE | Hasil Tenis Combiphar: David Agung Melaju di Tunggal dan Ganda | Pengganti Bambu Getih Getah, Ini Instalasi Bronjong Rp 150 Juta | Maju Jadi Calon Ketua PSSI, Iwan Bule Ingin Ada Divisi Suporter | Suap Gorong-Gorong, Penggeledahan KPK di Kantor PT MAM Rampung | Produksi Susu Sapi Segar Turun Selama Kemarau | Cak Imin Pertimbangkan Hapus Posisi Sekjen PKB | Pemerintah Provinsi Papua Barat Jamin Manokwari Sudah Aman | Papua Akan Jadi Tujuan Blusukan KPSN Berikutnya | Jokowi Telepon Gubernur Pastikan Keamanan Papua Barat | Formulasi RAPBN 2020 Mampu Mengatasi Ketidakpastian Global? |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Jangan Sembarangan Campur Cairan Pemutih dengan Deterjen | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 23 Juli 2019 13:12 WIB

Jangan Sembarangan Campur Cairan Pemutih dengan Deterjen | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi pasangan membersihkan rumah. tabloidbintang.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Ketika mencuci atau membersihkan rumah, kebanyakan orang menggunakan lebih dari satu produk pembersih. Ada deterjen, sabun, pemutih, atau pembersih lantai. Tahukah Anda bahwa ternyata produk-produk pembersih itu tak boleh sembarangan dicampur?

Dikutip dari Boldsky, Senin, 22 Juli 2019, mencampur pembersih lantai dengan pemutih bisa menimbulkan reaksi berbahaya yang bisa menyebabkan kematian. Ilmuwan di National Poison Center of Malaysia pun memperingatkan orang-orang agar tidak mencampur formula pembersih. Alasannya, beberapa bahan kimia rumah tangga berbahaya bagi kesehatan manusia.

Para ahli yang tergabung di lembaga itu membagi kasus seorang ibu rumah tangga, yang keracunan parah ketika ia mencampur pemutih yang mengandung sodium hypochlorite bersama dengan cairan pembersih lantai yang mengandung hydrochloric acid. Dikatakan ia mencampur deterjen dan pemutih bersama-sama, lalu terjadi reaksi kimia, yang menghasilkan gas klorin yang sangat beracun.

Gas kuning kehijauan itu menyebabkan gejala-gejala seperti batuk, kesulitan bernapas, nyeri di dada dan tenggorokan, mual, muntah, dan juga sakit kepala parah. Mereka mengungkapkan bahwa wanita itu menghirup gas beracun itu untuk waktu yang lama.

Sodium hypochlorite pada pemutih bereaksi dengan amonia yang biasanya ditemukan di produk pembersih kaca dan jendela, cat interior dan eksterior, dan dalam urin. Ketika dua bahan kimia ini dicampur akan dihasilkan gas beracun yang disebut kloramin.

Selain tiu, pemutih juga jangan dicampur dengan produk pembersih yang mengandung asam, biasanya cuka dan pembersih kaca dan jendela, deterjen, pembersih toilet, produk pembersih karat, dan pembersih bata dan beton. Ketika keduanya dicampur dengan asam, gas klor dilepaskan. Gas klorin dan air bergabung untuk membuat asam klorida dan hipoklorida.

Paparan gas klor, bahkan pada level rendah dan periode waktu yang singkat, hampir selalu mengiritasi selaput lendir seperti mata, tenggorokan, dan hidung, juga menyebabkan masalah batuk dan pernapasan, mata terbakar dan berair, dan hidung berair.

Tingkat paparan yang lebih tinggi dapat menyebabkan nyeri dada, kesulitan bernapas yang lebih parah, muntah, pneumonia, dan cairan di paru-paru. Kadar yang sangat tinggi dapat menyebabkan kematian. 

Klorin dapat diserap melalui kulit, menghasilkan rasa sakit, peradangan, pembengkakan, dan lepuh. Asam klorida juga menyebabkan luka bakar pada kulit, mata, hidung, tenggorokan, mulut, dan paru-paru. 

BOLDSKY | WASHINGTON STATE DEPARTMENT OF HEALTH 



Jangan Sembarangan Campur Cairan Pemutih dengan Deterjen | Bang Naga | on Selasa, 23 Juli 2019 13:12 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Jangan Sembarangan Campur Cairan Pemutih dengan Deterjen
Description: Cairan pemutih yang mengandung sodium hypochlorite bisa menimbulkan gas beracun jika dicampur dengan deterjen atau produk pembersih lain.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1227617/jangan-sembarangan-campur-cairan-pemutih-dengan-deterjen.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Fahri Sebut Tak Ada Fungsi dari Penambahan Pimpinan MPR
» Ibu Hamil Minum Obat Kedaluwarsa Puskesmas Jadi Dua Orang
» Resmi, Sturridge Direkrut Klub Liga Turki Trabzonspor
» Brimob Polda di Sulawesi Diperbantukan ke Papua Barat
» Ketua DPR Tolak Terlibat Revisi UU MD3
» Serial Drama Tentang BTS Bakal Tayang pada 2020
» McMenemy Panggil Bagus Kahfi ke Timnas Indonesia

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds