Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Ibu Kota Baru, Pengamat Tata Kota Kalimantan: Kaltim Lebih Cocok | 12 Game yang Sering Ditandingkan di Turnamen Esport | Master Scooter Tawarkan Tambahan Tenaga pada Yamaha NMax | Liga Champions: Hasil Play-off dan Info Soal Undian Babak Utama | Ilmuwan Sebut Dinosaurus di Amerika Utama Tumbuh Subur Karena Ini | 3 Mitos dan Fakta Seputar Olahraga Lari | Sri Mulyani Sebut 4 Akar Masalah Defisit BPJS Kesehatan | Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Fakfak, Sayap Militer OPM: Tak Ada Instruksi | Liga 2: PSIM Yogyakarta Waspadai Skuat Baru Persiba Balikpapan | Hingga Agustus 2019, BBM Satu Harga Jangkau 167 Titik Penyaluran | Terpidana 360 Tahun Penjara Dibebaskan, Jubir Duterte Dicurigai | Smartphone Ini Dibekali Baterai 13.000 mAh | 8 Jenis Kacang yang Memiliki Manfaat untuk Kesehatan | Cedera Pulih, Lionel Messi Mulai Berlatih Lagi Bersama Barcelona | Cak Imin Pede Deklarasi Muktamar Bali Bawa PKB Menang Pemilu 2024 | 4 Perpindahan Tekini Bursa Transfer: Sturridge, Ribery.. | Awas,Polusi Udara Bisa Sebabkan Depresi dan Bipolar | Abdul Somad Bisa Bernasib Seperti Ahok, MUI: Bukan Ranah Kami | Hasil Lengkap Leg Pertama Babak Play-off Liga Champions | Soal BPJS Kesehatan, Sri Mulyani: Kami Membantu, Tetapi... | Hasil Tour de Indonesia: Angus Lyons Puncaki Klasemen Sementara | Hasil Tenis Combiphar: David Agung Melaju di Tunggal dan Ganda | Pengganti Bambu Getih Getah, Ini Instalasi Bronjong Rp 150 Juta | Maju Jadi Calon Ketua PSSI, Iwan Bule Ingin Ada Divisi Suporter | Suap Gorong-Gorong, Penggeledahan KPK di Kantor PT MAM Rampung | Produksi Susu Sapi Segar Turun Selama Kemarau | Cak Imin Pertimbangkan Hapus Posisi Sekjen PKB | Pemerintah Provinsi Papua Barat Jamin Manokwari Sudah Aman | Papua Akan Jadi Tujuan Blusukan KPSN Berikutnya | Jokowi Telepon Gubernur Pastikan Keamanan Papua Barat | Formulasi RAPBN 2020 Mampu Mengatasi Ketidakpastian Global? | Ditolak Mahasiswa Papua, Fadli Zon Temui Gubernur Khofifah | Video Abdul Somad: Ada yang Tidak Masalah, Ada yang Sebut Jin | Undang Abdul Somad, MUI Ingin Tabayyun Soal Ceramah Salib | Bintang Film Porno Temukan Bahagia Hidup di Terowongan | Wawancara Khusus Jokowi: Ibu Kota Baru, PNS Tak Boleh Bolak-balik | Abdul Somad: Pakar Hukum akan Melihat Apakah UAS Melanggar Aturan | Bupati Fakfak Imbau Semua Pihak Menahan Diri | Putri Gus Dur Cerita Tak Datang Muktamar PKB Karena Cak Imin | Abdul Somad Tak Akan Minta Maaf Atas Ceramahnya Tentang Salib | Laura Basuki: Susi Susanti Tertekan, Presiden Telepon & Mau Nikah | Ibu Kota Baru, Pengamat Tata Kota Kalimantan: Kaltim Lebih Cocok | 12 Game yang Sering Ditandingkan di Turnamen Esport | Master Scooter Tawarkan Tambahan Tenaga pada Yamaha NMax | Liga Champions: Hasil Play-off dan Info Soal Undian Babak Utama | Ilmuwan Sebut Dinosaurus di Amerika Utama Tumbuh Subur Karena Ini | 3 Mitos dan Fakta Seputar Olahraga Lari | Jokowi Rings Governor to Confirm Safety of West Papua | Tokopedia Targets IDR 19 Trillion in Transactions | Sri Mulyani Sebut 4 Akar Masalah Defisit BPJS Kesehatan | 5 Pilihan Makanan Penyubur Kehamilan, Ada Susu hingga Ikan |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Tenaga Kerja Indonesia Kalah dari Vietnam, Apa Sebab? | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 23 Juli 2019 13:07 WIB

Tenaga Kerja Indonesia Kalah dari Vietnam, Apa Sebab? | Berita Tempo Hari Ini

Menteri Keuangan Sri Mulyani (kiri) bersama Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (tengah) dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita (kanan) mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin 8 Juli 2019. Pada Sidang Kabinet Paripurna tersebut presiden mengajak para pemangku kepentingan untuk menyelesaikan program kerja yang belum tuntas, menaikkan neraca perdagangan serta meningkatkan investasi. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

SUMUTkota.com, Jakarta - Selama ini tenaga kerja Vietnam selalu dianggap lebih unggul dari Indonesia. Padahal, keunggulan tenaga kerja di Vietnam itu tidak terjadi begitu saja. 

Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang P.S. Brodjonegoro mengungkapkan, pelatihan yang intensif dari pelaku usaha di Vietnam lah yang mendorong peningkatan kapasitas dan produktivitas tenaga kerja. Tak mengherankankan jika Vietnam makin unggul dari Indonesia di Asia Tenggara karena perhatian yang besar pelaku usaha pada tenaga kerja.

"Perusahaan di Vietnam banyak yang memberikan pelatihan ke karyawannya dibandingkan dengan pelaku usaha di Indonesia," ungkap Bambang di Assembly Hall JCC, Senin 22 Juli 2019. 

Oleh sebab itu, untuk mengejar ketertinggalan Indonesia dari Vietnam, upaya yang perlu dilakukan adalah memperkaya kapasitas SDM Indonesia. Dengan demikian, produktivitas dari SDM Indonesia bisa mendorong pertumbuhan ekonomi terbebas dari middle income trap.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Hendri Saparini menyatakan bahwa ada perbedaan antara gaya pemerintah Vietnam dan pemerintah Indonesia yang sangat fundamental. Utamanya yang berkaitan dengan perencanaan pembangunan. "Peran pemerintah Vietnam juga sangat kuat. Perencanaan mereka juga lebih detail dan konsisten," ungkapnya.

Selain itu konsistensi Vietnam terlihat dari upaya menjadikan manufaktur dan pariwisata sebagai tulang punggung ekonomi. Dua sektor ini juga diandalkan tanpa memprioritaskan infrastruktur seperti di Indonesia.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo juga menyatakan bahwa Indonesia memiliki pesaing baru di Asia Tenggara yakni Vietnam. "Kita punya kesamaan dan komoditas ekspor yang punya daya saing dengan Vietnam. Kita punya produk TPT, perikanan, kain, kulit, kayu, dan kertas. Vietnam juga ada di beberapa komoditi yang sama dengan Indonesia," ujar Dody.

BISNIS

 


Tenaga Kerja Indonesia Kalah dari Vietnam, Apa Sebab? | Bang Naga | on Selasa, 23 Juli 2019 13:07 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Tenaga Kerja Indonesia Kalah dari Vietnam, Apa Sebab?
Description: Pelatihan yang intensif dari pelaku usaha di Vietnam lah yang mendorong peningkatan kapasitas dan produktivitas tenaga kerja.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1227595/tenaga-kerja-indonesia-kalah-dari-vietnam-apa-sebab.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Sony Akuisisi Pengembang Gim Spiderman
» Pemerintah Rilis Kebijakan Baru Tiket Pesawat Murah September
» TNI Siapkan 100 Personel Cadangan Bantu Amankan Mimika
» 9 Wakil Indonesia di 16 Besar Kejuaraan Dunia
» Ambek Trump Gagal Beli Greenland hingga AS Jual Jet ke Taiwan
» Ancaman Resesi Ekonomi AS Diramal Akan Bebani IHSG
» Referendum Dinilai Bukan Solusi Tepat untuk Papua

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds