Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Batas-batas Pengawasan Hakim | Rambut Anak Juga Bisa Rontok, Cek Penyebabnya | Bonus SEA Games 2019 Dibagikan Malam Ini di Jakarta | Tabiat Buruk Partai Beringin | Anjing Buta, Tuli dan Terlantar Terpaka Disuntik Mati | Nadiem Ganti UN dengan Asesmen Kompetensi Minimum, Ini Kata Pakar | KPK Kembali Periksa Bos Lippo James Riady dalam Kasus Meikarta | Jajaran Direksi Perusahaan Baru PT MRT dan KAI Rampung Awal 2020 | BPPT Pasang Alat Peringatan Dini Tsunami di Jawa, Bali, Sumatera | KPK Kritik Putusan MK soal Eks Koruptor Maju Pilkada | 5 Fakta DWP: Antara Penolakan dan Dukungan | Kim Kardashian Kesal Namanya Dipakai untuk Promosi Vampire Facial | 16 Remaja Australia Berpesta, Sebuah Rumah Mewah Rusak Parah | Jokowi Buka Lebar Investasi di Sektor Baja, Besi, dan Petrokimia | Angin Surga Komisi Rekonsiliasi | Bahaya Omnibus Law terhadap Demokrasi | BWF World Tour Finals: Jonatan Christie Menangi Laga Pertama | Erick Thohir Ancam Pecat Petinggi Garuda yang Lecehkan Pramugari | Usai Trabas 49 Negara, Klub Mercy Banten Akan Jelajahi Amerika | Asus ZenBook Pro Duo dan ZenBook Duo Dirilis untuk Profesional | Sandra Dewi Sebut Ilmu dari Harvey Moeis yang Bikin Dia Berubah | Setelah SEA Games 2019, Angkat Besi Persiapan ke Olimpiade 2020 | Tips Belanja Cerdas saat Harbolnas 12.12 | Dokter Ini Melakukan Pelecehan Seks pada 23 Pasien Perempuan | Tantang Kalteng Putra, Persipura Jayapura Tanpa Boaz Solossa | Jadwal Liga Europa Jumat Dinihari: Siaran Langsung MU, Arsenal | Motor Ini Bertenaga 2 Kali Spek MotoGP, Harga Setara Mobil Mewah | Anies Baswedan Penuhi Janjinya kepada Umat Hindu di Jakarta | Balita di Cina Gores Cat Mobil di Showroom, Ayahnya Bayar Denda | Kenali Tim di 16 Besar Liga Champions: Jejak Prestasi, Top Skor | Hindari Diskon Palsu Harbolnas 12.12, Ini Tips dari Shopee | Yura Yunita: Teman Tuli Dapat Merasakan Lagu dan Musik | 2 Saran SBY untuk Pemerintah Jokowi Soal Pertumbuhan Ekonomi | Apple Akan Rilis iPhone SE 2 dengan Nama iPhone 9? | Singgung Peristiwa Kudatuli, PDIP Setuju KKR Dihidupkan Lagi | Sering Marah, Ini Cara Mudah Mengendalikannya | AS Luncurkan Blue Dot Network, Ini Kata Wamenlu Mahendra Siregar | Jadwal Undian 16 Besar Liga Champions: Aturan, Peluang Big Match | Harbolnas, Simak Tips Belanja Aman agar Kantong Tak Jebol | Natal dan Tahun Baru, Jalur Alternatif di Garut Bisa Digunakan | Jadwal Liga 1 Kamis Ini: Persebaya Vs Arema FC | Daftar Tim yang Lolos ke Babak 16 Besar Liga Champions 2019/2020 | Ormas Islam Sebut DWP Maksiat, Ketua DPRD Bilang Menguntungkan | Setelah Pisang Dilakban, Muncul Durian Dilakban, Berminat? | Pembangkit PLN Rusak, Listrik di Asmat Padam Sudah Sebulan | Harbolnas 12.12, Ragam Diskon di 5 E-commerce | Hasil Liga Champions Kamis Dinihari: Atletico dan Atalanta Lolos | 4 Pokok Merdeka Belajar Nadiem: USBN, UN, RPP, PPDB | Hasil Liga Champions: Bayern Muenchen Vs Tottenham Hotspur 3-1 | Liga Champions: Torehkan Sejarah, Atalanta ke Babak 16 Besar | Napoli Umumkan Gattuso Sebagai Pelatih Baru Pengganti Ancelotti | Bursa Transfer Januari: Lampard Ingin Chelsea Beli Penyerang Baru | Gencar Razia Pajak, BPRD Incar Rp 1 Triliun Hingga Akhir Tahun | Bank Dunia: Kerugian Kebakaran Hutan RI Setara 0,5 Persen PDB | Liga 3 Nasional: Persikota Bawa Serta 6 Pemain Baru ke Pekanbaru | Bursa Transfer: Barcelona Incar Lautaro Martinez, Terhambat Harga | Hasil Liga Champions: Dinamo Zagreb Vs Manchester City 1-4 | Natal dan Tahun Baru, Rampcheck Pesawat Selesai 20 Desember | Daftar Top Skor Liga Champions per Musim: Messi-Ronaldo Dominan | Target SEA Games 2019 dari Jokowi Tak Tercapai, Komandan: Berat | KPK Hargai Bung Hatta Award Ditiadakan Tahun Ini | Babak I Dinamo Zagreb Vs Manchester City: 1-1 | Menpora Siapkan Bonus Atlet SEA Games 2019 | Messi dan Ronaldo di Antara Para Pembuat Hat-trick Liga Champions | Sharp Targetkan Penguasaan Pasar Smart TV Naik Jadi 15 Persen | 5 Catatan Menarik dari Persaingan Grup E hingga H Liga Champions | Menpora Syukuri Peningkatan Perolehan Medali Emas SEA Games 2019 | Dinas Perhubungan DKI Usulkan Perubahan MRT Koridor Timur-Barat | Begini Reaksi Kader Banser NU Dipaksa Takbir dan Disebut Kafir | Pakai Kaos Oblong dan Sandal Jepit, Adian Napitupulu Lunasi Pajak Mobil | MK Putuskan Mantan Napi Harus Jeda 5 Tahun untuk Maju Pilkada | PKS Datangi PGI Sore Ini, Ada Apa? | Ekspor Benih Lobster, Edhy Prabowo Sebut untuk Devisa dan Rakyat | Susupi Tiap Tahun, Ormas Islam Ini Sebut DWP Maksiat | Jadwal Tinju Dunia Akhir Pekan Ini: Dua Duel Keras Berpotensi KO | Ikatan Advokat Muslim Laporkan Abu Janda ke Bareskrim Polri | Suami Iis Dahlia Diisukan Dipecat: Jangan Komentar Nanti Menyesal | Kapolri Sematkan Bintang Bhayangkara Pratama untuk Firli Bahuri | Batas-batas Pengawasan Hakim | Rambut Anak Juga Bisa Rontok, Cek Penyebabnya | Bonus SEA Games 2019 Dibagikan Malam Ini di Jakarta | Ciri Mutiara Barok yang Sering Dipakai Retno Marsudi, Tidak Bulat | Jakarta Legislative Considers DWP Profitable Event | Tabiat Buruk Partai Beringin | Anjing Buta, Tuli dan Terlantar Terpaka Disuntik Mati | Nadiem Ganti UN dengan Asesmen Kompetensi Minimum, Ini Kata Pakar | KPK Kembali Periksa Bos Lippo James Riady dalam Kasus Meikarta | Jajaran Direksi Perusahaan Baru PT MRT dan KAI Rampung Awal 2020 |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Olah TKP Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Polisi Pakai Animasi 3D | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 23 Juli 2019 11:01 WIB

Olah TKP Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Polisi Pakai Animasi 3D | Berita Tempo Hari Ini

Truk tangki Pertamina. TEMPO/Subekti

SUMUTkota.com, Jakarta - Polisi akan menggunakan alat pemindai tiga dimensi atau 3D dalam menganalisis penyebab kecelakaan maut truk Pertamina dan Toyota Calya di Jalan Tol Wiyoto Wiyono Rawamangun. Tiga orang tewas dalam kecelakaan yang terjadi pada Minggu dinihari itu.   

Semula polisi hendak menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut itu pada hari Senin, namun batal. "Olah TKP kami undur dari Senin menjadi Rabu siang," kata Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Kepolisian Resor Jakarta Timur, Ajun Komisaris Agus Suparyanto saat dihubungi, Senin, 22 Juli 2019.

Akibat kecelakaan maut tersebut, pengemudi truk bernama Isep Abdurohman, 35 Tahun, beserta kernetnya, Ahmat Wagiyanyo, 23 tahun, tewas di lokasi kejadian. Selain itu, pengemudi Calya, Peter Christian, 26 tahun, tewas terbakar di dalam mobilnya.

Olah TKP akan melibatkan personel Polda Metro Jaya dan alat pemindai Faro. Alat tersebut akan digunakan untuk membuat pemindaian tiga dimensi terkait dengan terjadinya kecelakaan antara truk Pertamina dengan minibus pada Ahad dinihari kemarin.

"Nanti akan menghasilkan animasi 3D untuk menganalisa penyebab kecelakaan," kata Agus. 

Olah TKP tidak bisa dilakukan pada hari Senin segera lantaran penyidik dari Polda Metro masih menjalani pelatihan. "Olah TKP menunggu alat dan personel Polda," ucapnya.

Polisi menduga penyebab kecelakaan karena sopir truk mengantuk dan oleng karena menyenggol guardrail atau pagar pengaman jalan tol sebelah kiri. Namun setelah diselidiki kembali pada Ahad siang, ada kesimpulan baru terkait penyebab kecelakaan.

Buntut truk yang melaju ke arah Cawang, kata dia, lebih dulu menabrak minibus yang sedang melaju searah. Senggolan tersebut menyebabkan truk oleng dan terseret hingga kepalanya tergantung di guardrail jalan.

Sedangkan, minibus terseret dan terjepit tangki Pertamina di sisi kiri jalan. "Mobil tangki itu menabrak Calya dan minibus itu melintir menghadap ke Utara, lalu kepala truk jatuh ke bawah."

Jika dilihat sepintas tanpa analisa, menurut dia, orang yang melihat TKP akan berkesimpulan minibus yang pertama menabrak truk Pertamina. Sebab, kondisi minibus yang terjepit di tangki truk.

"Ternyata tidak begitu, Tangki itu yang menabrak duluan, lalu melintir ke kiri jalan bersama Calya. Dan kepala truk jauh ke bawah," ucapnya.

Kata Agus, temuan baru tersebut merupakan kesimpulan sementara kecelakaan maut truk Pertamina dan Toyota Calya. Polisi masih akan melakukan pemeriksaan kembali untuk mengetahui penyebab kecelakaan. "Karena seluruh pengemudi tewas. Kami tidak tahu apakah rem blong atau kondisi kendaraan yang menyebabkan kecelakaan. Atau pengemudi ngantuk" ujarnya.



Olah TKP Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Polisi Pakai Animasi 3D | Bang Naga | on Selasa, 23 Juli 2019 11:01 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Olah TKP Kecelakaan Maut Truk Pertamina, Polisi Pakai Animasi 3D
Description: Alat pemindai tiga dimensi dipakai untuk menghasilkan animasi 3D dalam menganalisis penyebab kecelakaan maut truk Pertamina dan Toyota Calya.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1227569/olah-tkp-kecelakaan-maut-truk-pertamina-polisi-pakai-animasi-3d.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» NCT 127 Beberkan Rahasia Atasi Stres
» 11 Pelaku Bom St. Petersburg Divonis sampai Seumur Hidup
» China Larang Software Asing Disebut Buntut Perang Dagang
» Kisah Ajaib Atalanta Lolos ke 16 Besar Liga Champions
» Erick Thohir Sebut Rudiantara Belum Diputus Jadi Bos PLN
» Menag Minta Lapor Polisi Jika Ada Mal Larang Atribut Natal
» Rossi Kagum Hamilton Tampil Bagus di Motor MotoGP

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status


    Page loads : seconds