Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
Beri Stimulus Dampak Virus Corona, Cina Siap Pangkas Pajak | Inter Milan Dikalahkan Lazio 1-2, Begini Evaluasi Antonio Conte | Amazon Dituding Mendiskriminasi Konsumen Palestina, Ini Faktanya | Hari ini, Ahok akan Luncurkan 'Diari' Panggil Saya BTP | Top Skor Senin Dinihari: Ronaldo Absen, Messi Nihil, Immobile Gol | Jelang Duel Tinju Dunia Lawan Wilder, Fury Sudah Menang Mental | Setelah XL7, Suzuki Ertiga Bakal Terus Dikembangkan | Ahok Buka-bukaan Sempat Diminta Jokowi Bantu Awasi Sejumlah BUMN | Rutin Makan Buah, Turunkan Berat Badan dan Tekanan Darah | Klasemen La Liga pekan Ke-24: Barcelona Menang, Real Madrid Seri | Klasemen Serie A Berubah: Juventus Menang, Inter Dikalahkan Lazio | Minum Air Putih saat Perut Kosong ala Jepang, Rasakan Manfaat Ini | Hasil Bola Senin Dinihari: Bayern Menang, Inter Keok, Madrid Seri | Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia: Rizky Pecahkan Dua Rekor Dunia | GPMI Urung Deklarasi Anies Baswedan Pilpres 2024 Sekarang, tapi.. | Indosat PHK 677 Karyawan, Ini Dugaan Serikat Pekerja | Hasil La Liga Spanyol: Real Madrid Vs Celta Vigo 2-2 | Qarrar Firhand Juarai Dua Kelas Kejuaraan Gokart Asia AKOC 2020 | Hasil Serie A Liga Italia: Lazio Vs Inter Milan 2-1 | Hasil - Klasemen Liga Inggris: Tottenham dan Arsenal Menang | Indonesia Panen 16 Emas di Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia 2020 | Bursa Transfer: Chelsea Dapatkan Matias Vecino dari Inter Milan | Melawan, KSPI Tak Mau Masuk Tim Omnibus Law Bentukan Pemerintah | Hasil Liga Italia: Tanpa Ronaldo, Juventus Vs Brescia 2-0 | Jadwal Bola Semifinal Piala Gubernur Jatim Senin Ini, Live MNCTV | Jadwal 16 Besar Liga Champions Dimulai Pekan Ini, Live SCTV | Irfan Jauhari: Shin Tae-yong Tak Suka Pemain Gemar Mengeluh | Lionel Messi Aalami Paceklik Gol Terburuk di La Liga Sejak 2014 | Panitia Gereja Karimun Dilaporkan atas Dugaan Menista Agama | Kisah Ahok di Penjara, 15 Ribu Surat hingga Cuan Rp 19 Miliar | Cerita Ahok Belajar Bisnis Ayam dengan Gatot Nurmantyo | Tak Direstui Anies Baswedan, GPMI Batal Deklarasi Pilpres 2024 | Panitia Gereja di Karimun Diproses Hukum, Ini Kata Mabes Polri | Indo Barometer: Prabowo Menteri Paling Populer di Kabinet Jokowi | Kejaksaan Agung Tangkap Buron Kasus Bank Century | Demokrat Bocorkan Pemimpin Baru, SBY akan Lengser? | Banjir Jakarta Parah? Bima Arya: Jangan Bandingkan Anies dan Ahok | WNI Eks Wuhan Dapat Uang Saku Rp 1 Juta | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Revolusi Industri 4.0, JK: Kita Banyak Seminar, Impor dari Cina | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 11 Juli 2019 15:02 WIB

Revolusi Industri 4.0, JK: Kita Banyak Seminar, Impor dari Cina | Berita Tempo Hari Ini

Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi pernyataan terkait situasi keamanan pascarekapitulasi hasil pemilihan umum 2019 di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, 22 Mei 2019. TEMPO/Ahmad Faiz

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK meminta dunia usaha dan kalangan industri lebih banyak bekerja daripada membahas konsep industri 4.0. Ia menyebutkan masalah utama bangsa yakni defisit neraca perdagangan hanya bisa diatasi dengan bekerja meningkatkan produksi.

Baca: Kisah JK Soal Bisnisnya yang Hampir Bangkrut Digilas Teknologi

Jusuf Kalla menyayangkan di saat yang sama, pasar domestik yang bisa dikuasai produk dalam negeri justru kebanjiran produk impor dari Cina. “Begitu banyak seminar, pertemuan, diskusi dan banyak tulisan tentang ini (industri 4.0), tapi tetap saja kita impor barang dari Cina,” katanya pada Diskusi PWI terkait Making Indonesia 4.0 VS Super Smart Society 5.0 di Hotel Arya Duta Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019.

Ia juga tak habis pikir kenapa di Indonesia berkembang sikap banyak bicara dan sedikit bekerja. Sikap ini harus segera diakhiri agar defisit neraca perdagangan segera berakhir.

JK juga mengingatkan, industri tidak bisa sepenuhnya beralih ke otomatisasi. Robot dan mesin tidak membutuhkan konsumsi yang menjadi penggerak permintaan barang dan jasa.

Pada konferensi di Jepang dua tahun yang lalu, JK mengaku pernah diminta bicara tentang industri 4.0. "Bicara juga tentang ini. Otomatisasi. Saya bilang kalau Anda semua robot, siapa yang memiliki pendapatan? Siapa yang bekerja, kalau tidak ada orang yang bekerja maka tidak ada penghasilan. Kalau tidak ada penghasilan, siapa yang beli baraKalau tidak ada yang beli barang, ekonomi hancur,” katanya.

JK menambahkan tidak semua negara berlaku penerapan industri 4.0 secara massif. Negara dengan penduduk yang didominasi usia lanjut seperti Jepang lebih tepat menerapkan pola otomatisasi ini secara luas.

Baca: Tiket Pesawat Kini Mahal, JK: Selama Ini Terlalu Murah

Sedangkan negara seperti Indonesia, kata JK, hanya industri tertentu yang membutuhkan penerapan industri 4.0 secara menyeluruh. “Pokoknya efisiensi dan pemakaian teknologi seusai dengan zamannya,” ucapnya.

BISNIS



Revolusi Industri 4.0, JK: Kita Banyak Seminar, Impor dari Cina | Bang Naga | on Kamis, 11 Juli 2019 15:02 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Revolusi Industri 4.0, JK: Kita Banyak Seminar, Impor dari Cina
Description: Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK meminta dunia usaha dan kalangan industri lebih banyak bekerja daripada membahas konsep industri 4.0.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1223530/revolusi-industri-4-0-jk-kita-banyak-seminar-impor-dari-cina.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Jumlah Spesies Burung di Indonesia Menjadi 1.794
» Bima Arya Sebut Omnibus Law Jokowi Otoriter
» Klasemen Liga Italia Usai Lazio Kalahkan Inter
» Nissan Dirundung Masalah, Laba Anjlok 87 Persen
» Warga Lokal Disebut Rentan Corona, Mahasiswa Asing Sehat
» AS, Kanada, Italia, Bakal Jemput Warga di Kapal Pesiar Jepang
» Hasil Liga Spanyol: Real Madrid Gagal Menang Lawan Celta Vigo

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds