Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Persib Vs Tira Persikabo 1-1: Rene Albert Kecewa, Rahmad Puas | Viral ASN Kota Tangerang Hina Babu, Ini yang Dilakukan Pemda | Hal yang Kurang Saat Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor Adalah... | Lombok Jadi Tuan Rumah South East Biospher Reserve Network | Orang Tua Perlu Tahu, Terlalu Higienis Bikin Anak Mudah Sakit | Pegawai DKI Undang HTI Rapat Dibuatkan BAP | Di Balik Viral ASN Tangerang Hina Babu, Atasan Ikut Bicara | Gerindra Berpeluang Isi Wagub DKI, M Taufik: Saya Lagi Pikirkan | Tawari Anggota TNI Jaga Sidang MK Jadi Menantu, Ini Alasan Rany | Usai Konfrontasi Kasus Makar, Ini Reaksi Kivlan Zen dan Kurniawan | Sabu Pulau Seribu: Kurir dari Aceh, Paket dari Warga Nigeria | Gempa 6,7 Magnitudo Goyang Jepang, Simak yang Terjadi | Usai Konfrontasi dengan Habil Marati, Kivlan Zen: Saya Difitnah | Kasus Suap Bowo Sidik, KPK Jadwalkan Periksa Anggota DPR M. Nasir | WhatsApp Android Punya Fitur Baru, Sudah Coba? | Trauma Dituding Hina Babu, Pegawai Kota Tangerang Tutup Facebook | Kos Mahasiswa Eksklusif Rasa Hotel di Yogyakarta, Tahu Harganya? | Dituding Hina Babu, Pegawai Kota Tangerang: Facebook Saya Dihack | Dituding Hina Babu, Pegawai Kota Tangerang Akan Klarifikasi | Syahrini Bulan Madu, Netizen Ledek Tulisan Andvanture | PA 212 Mau Halal Bi Halal, Polisi Imbau Tak Demo di Depan MK | Polri Pantau Grup WhatsApp, Rudiantara: Saya Dukung | Alexanda Kotey, Buka-bukaan Hidup Sebagai Militan ISIS | Denda untuk Penumpang dan Driver Grab Dinilai Cukup Mendidik | Persib Vs Tira Persikabo 1-1: Rene Albert Kecewa, Rahmad Puas | Viral ASN Kota Tangerang Hina Babu, Ini yang Dilakukan Pemda | Hal yang Kurang Saat Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor Adalah... | Lombok Jadi Tuan Rumah South East Biospher Reserve Network | Orang Tua Perlu Tahu, Terlalu Higienis Bikin Anak Mudah Sakit | Pegawai DKI Undang HTI Rapat Dibuatkan BAP | Di Balik Viral ASN Tangerang Hina Babu, Atasan Ikut Bicara | Gerindra Berpeluang Isi Wagub DKI, M Taufik: Saya Lagi Pikirkan | Tawari Anggota TNI Jaga Sidang MK Jadi Menantu, Ini Alasan Rany | Usai Konfrontasi Kasus Makar, Ini Reaksi Kivlan Zen dan Kurniawan |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Perkuat Reformasi Regulasi, Pemerintah Kerja Sama dengan Inggris | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 12 Juni 2019 12:16 WIB

Perkuat Reformasi Regulasi, Pemerintah Kerja Sama dengan Inggris | Berita Tempo Hari Ini

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat berpidato usai melantik tiga pejabat baru Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Senin 7 Januari 2019. Tempo/Dias Prasongko.

SUMUTkota.com, Jakarta - Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia bersama dengan Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran serta Kementerian Bisnis, Energi, dan Strategi Industri Perserikatan Britania Raya dan Irlandia Utara menandatangani Nota Kesepahaman atau MoU tentang Pengembangan Reformasi Regulasi di Indonesia.

BACA: Ekonom: Ditjen Pajak Harus Menjadi Badan Semi Otonom

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono mengatakan salah satu perwujudan kerja sama tersebut yakni meliputi bantuan teknis untuk pengembangan reformasi regulasi dengan nilai bantuan mencapai £ 1,14 juta atau setara dengan Rp 20, 6 miliar. Bantuan itu akan berlaku selama lima tahun hingga 31 Maret 2023.

Bantuan tersebut bersumber dari hibah Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran Perserikatan Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara melalui Dana Kesejahteraan Pemerintah Inggris. Dia mengatakan bantuan itu untuk memberi bantuan teknis bagi Pemerintah Indonesia, yang dikelola oleh Unit Pelayanan Regulasi Internasional, Kementerian Bisnis, Energi, dan Strategi Industri Perserikatan Britania Raya dan Irlandia Utara.

“Pemerintah Indonesia menyambut baik penandatanganan MoU ini. Kami harap program kerja sama ini berjalan dengan baik, dapat membawa perbaikan regulasi untuk meningkatkan iklim investasi sehingga mampu membawa pertumbuhan ekonomi inklusif, serta menurunkan tingkat kemiskinan di Indonesia,” kata Susiwijono, di kantornya, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019.

BACA: Bank Indonesia: Reformasi Struktural Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Penandatanganan MoU itu akan ditindaklanjuti dengan workshop terkait post border dan product market surveillance regime di Indonesia sebagai agenda kegiatan pertama. Implementasi MoU ini dapat berupa pertukaran informasi, program, pendidikan, pelatihan, seminar, dan pengembangan kapasitas; ataupun bentuk kerja sama lain yang telah disepakati bersama secara tertulis oleh kedua negara.

Juga, kata dia, akan dibentuk rencana kerja spesifik dan terperinci dalam pengimplementasian, yang akan ditinjau setiap tahunnya, dengan tujuan dan hasil produk yang jelas. Program bantuan teknis ini bersifat fleksibel untuk merespon perkembangan isu prioritas dari Pemerintah Indonesia.

Di lokasi yang sama, Duta Besar Inggris untuk Indonesia H.E. Moazzam Malik menuturkan bahwa International Civil Service Effectiveness Index (InCisSE) telah menobatkan Inggris sebagai negara terbaik dalam membentuk dan mengimplementasikan regulasi. Inggris mempunyai sistem regulasi, termasuk regulasi ekonomi, yang sangat baik. Melalui program kerja sama yang baru ini, Inggris berbagi keahliannya dengan mitra-mitra di Indonesia dalam bersinergi dan mengimplementasikan regulasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar di Indonesia.

“Regulasi-regulasi harus diimplementasikan guna memastikan pasar-pasar berfungsi secara efektif demi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan pekerjaan," ujarnya.

Menurut dia, regulasi yang baik menciptakan pemerintahan yang mampu mendorong bisnis startup dan investasi, sekaligus melindungi kebutuhan konsumen. Dia berharap kemitraan ini dapat membantu meningkatkan daya saing, membuka peluang bisnis bagi masyarakat, mempercepat investasi, serta memacu pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.

"Dengan kolaborasi ini, kami harap dapat mendukung kemajuan perekonomian Indonesia. Kalau Indonesia berhasil, kesempatan pada perekonomian dunia akan lebih besar, dan kita akan bisa menciptakan dunia yang lebih sejahtera," kata Malik.

Baca berita tentang Reformasi lainnya di Tempo.co.



Perkuat Reformasi Regulasi, Pemerintah Kerja Sama dengan Inggris | Bang Naga | on Rabu, 12 Juni 2019 12:16 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Perkuat Reformasi Regulasi, Pemerintah Kerja Sama dengan Inggris
Description: Pemerintah menggandeng Inggris untuk memperkuat reformasi regulasi.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1213930/perkuat-reformasi-regulasi-pemerintah-kerja-sama-dengan-inggris.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Jorge Lorenzo Ungkap Alasan Sering Kecelakaan di MotoGP 2019
» Elton John akan Terima Penghargaan dari Presiden Prancis
» Israel Blokir 1.700 Situs Paedofil
» Prancis Desak Renault Dukung Reformasi Nissan
» Kisruh PPDB 2019, Komisi X DPR Akan Panggil Mendikbud
» Seratus Pria Bersenjata Bunuh 41 Orang di Mali
» Kisah Hazard Tinggalkan Grup Whatsapp Chelsea

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds