Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Balai Minta Perdebatan Pemisahan Pendaki Gunung Rinjani Diakhiri | Bupati Karanganyar Nilai Saksi Prabowo Mengada-ada | PPDB 2019: Orang Tua Diminta Tak Malas Cari Informasi Resmi | 3 Momen Menarik Saat Sidang Sengketa Pilpres di MK | Turnamen Tenis Junior Detec Open Masuki Semifinal, Jumat Ini | Turnamen Catur Japfa: Kushnutdinov Paling Berpeluang Juara Putra | Turnamen Catur Japfa: Empat Pecatur Putri Ini Berpeluang Juara | Wapres JK dan Pejabat Lain Melayat Putra Ketua MA Hatta Ali | Sidang Sugi Nur Diwarnai Baku Hantam Banser dan FPI | Pakar Hukum Menilai Argumen Saksi Prabowo di Sidang MK Lemah | Dicecar Tim Hukum Prabowo, Saksi Ahli KPU Berkelakar di Sidang MK | Puji Saksi Ahli KPU Berlebihan, Tim Hukum Jokowi Ditegur Hakim MK | Pisang Unik Ini Ditemukan di Pulau Kapotar, Papua | Bandingkan dengan Anies, Ahok: Kalau Aku yang Keluarkan IMB, ... | Yusril: Ternyata Bukti Wow Bambang Widjojanto Tak Ada Apa-apanya | Keponakan Jadi Saksi Tim Prabowo, Mahfud MD: Kesaksiannya Mentah | Ahok Bingung Anies Tak Cabut Pergub Soal Reklamasi | Saksi Ahli KPU: Maaf Kalau Saya Menggurui, Karena Saya Guru | Balai Minta Perdebatan Pemisahan Pendaki Gunung Rinjani Diakhiri | Bupati Karanganyar Nilai Saksi Prabowo Mengada-ada | PPDB 2019: Orang Tua Diminta Tak Malas Cari Informasi Resmi | KPK: Don't Judge People by Beard, Short Trousers | Jokowi - Prabowo Meeting to be Held before Election Trials End | Konawe Flood Causes IDR226bn Economic Loss: Governor | Gov't Lowers Airlines Tariff for Low-Cost Carriers | 3 Momen Menarik Saat Sidang Sengketa Pilpres di MK | Businesses Install Rooftop Solar Panel | Turnamen Tenis Junior Detec Open Masuki Semifinal, Jumat Ini |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Sri Mulyani: Penerbitan Surat Utang Sumber Utama Penutup Defisit | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 12 Juni 2019 02:02 WIB

Sri Mulyani: Penerbitan Surat Utang Sumber Utama Penutup Defisit | Berita Tempo Hari Ini

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat ditemui awak media usai menggelar open house di rumah dinas miliknya, Jalan Widya Chandra I, Jakarta Selatan, Rabu 5 Juni 2019. Tempo/Dias Prasongko

SUMUTkota.com, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan penerbitan surat berharga negara atau SBN atau surat utang masih menjadi andalan untuk menutup defisit.

Pernyataan itu ia sampaikan kala memberikan pandangan atas tanggapan DPR terkait kerangka ekonomi makro dan pokok-pokok kebijakan fiskal dalam Rancangan APBN 2020. Menurut Sri Mulyani, pemerintah mesti mengupayakan realisasi defisit utang lebih rendah dibandingkan dengan targetnya pada tahun mendatang. Salah satu cara yang digeber ialah menerbitkan SBN di dalam negeri.

BacaSri Mulyani: Terbitkan Surat Utang Bukan Hobi, Tapi Amanat UU

"Pemerintah terus mengupayakan agar realisasi defisit dapat lebih rendah dibanding targetnya sehingga pengendalian risiko fiskal bisa berjalan optimal," ujarnya di Kompleks Parlemen Senatan, Jakarta Pusat, pada Selasa, 11 Juni 2019.

Baru-baru ini, pemerintah menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) ritel seri Sukuk Tabungan ST-004. ST 004 mulai ditawarkan pada Mei 2019  dengan besaran imbal hasil 7,95 persen.

Bekas Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menyebut, pada 2020 pemerintah bakal menerapkan kebijakan fiskal ekspansif yang terarah dan terukur untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi di tengah pelemahan global. Saat ini, Indonesia disebut ikut terdampak pelemahan ekonomi global sebagai imbas sengketa dagang Cina dan Amerika Serikat.

Untuk memastikan keberlangsungan fiskal aman, Sri Mulyani mengatakan defisit dalam rasio terhadap produk domestik bruto atau PDB mesti terjaga rendah. Defisit dalam Rancangan APBN juga dipastikan berada dalam batas aman sesuai dengan konstitusi.

Baca jugaBiayai APBN 2019-2022, Pemerintah Utamakan Rilis Surat Utang

Terkait pengelolaan utang, Sri Mulyani memastikan negara akan berhati--hati. "Pengelolaan utang dilakukan secara hati-hati, transparan, dan akuntabel. Prinsip pengelolaan utang yang baik yang dianut secara global," ucapnya.

Menurut dia penerbitan surat utang dalam negeri dilakukan untuk meminimalkan volatilitas global. Pemerintah juga tengah menjaga stabilitas dengan penerbitan surat utang ini. Sementara itu, untuk masyarakat, SBN akan menjadi pilihan investasi.

FRANCISCA CHRISTY ROSANA



Sri Mulyani: Penerbitan Surat Utang Sumber Utama Penutup Defisit | Bang Naga | on Rabu, 12 Juni 2019 02:02 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Sri Mulyani: Penerbitan Surat Utang Sumber Utama Penutup Defisit
Description: Menurut Sri Mulyani, penerbitan surat utang dalam negeri dilakukan untuk meminimalkan volatilitas global.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1213814/sri-mulyani-penerbitan-surat-utang-sumber-utama-penutup-defisit.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Jokowi Targetkan Semua Tanah di Gresik Bersertifikat 2024
» BNPT Sebut Kemensos Akan Tampung WNI Simpatisan ISIS
» Mourinho Ingin Latih Tim di Piala Dunia
» KPU Sumsel Bakal Cocokkan Data 638 TPS di Empat Lawang
» Bareskrim Polri Musnahkan 137 Kg Sabu Hasil Operasi Poseidon
» Ketua KPK Sebut Polri Membutuhkan Irjen Firli
» Pemerintah Bantu Pemulangan Jenazah Anak Ketua MA dari Afrika

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds