Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Giant Tutup Gerai, Ekonom UI: Bukan Daya Beli Turun, tapi.. | Wiranto Sebut akan Tangkap Dalang Aksi Sengketa Pilpres Jika... | Harga Anjlok, Peternak Obral Ayam di Pinggir Jalan | Halal Bihalal Purnawirawan TNI-Polri, Gatot Nurmantyo Lihat Wajah Kecewa | Halal Bihalal Purnawirawan TNI, Gatot Nurmantyo Bahas Mati Syahid | Lowongan Terbuka, Jepang Butuh 350 Ribu Tenaga Kerja | Donald Trump Klaim Tidak Perlu Izin Kongres AS untuk Serang Iran | Berencana Jadi Ormas, Ini Sepak Terjang Bravo 5 di Pilpres 2019 | Lapindo Brantas Tagih Balik Piutang 1,9 T, Ini Respons Kemenkeu | AirAsia Blak-blakan soal 4 Rahasia Harga Tiket Pesawat Rendah | Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas di Sultra Capai Rp 8,7 Miliar | Izin FPI Masih Dikaji Kemendagri, Ini Peta Dukungan Petisi Online | 4 Mitos Seputar Seks, Apa Hubungan Alat Vital dengan Hidung? | Jaksa KPK Panggil Lagi Lukman Hakim Saifuddin dan Khofifah | Menteri Rini dan PM Laos Jajaki Kerja Sama BUMN di Banyak Bidang | Indonesia Eyeing on Exporting Skilled Migrant Workers to Japan | SpaceX Launches Falcon Heavy Rocket with 24 Satellites | Bulu Tangkis Indonesia Open 2019, Daftar Undian Pertandingannya | Bola Voli Targetkan Emas di SEA Games 2019, Ini Perinciannya | Alasan Kenapa Pria Sebaiknya Tidur Sebelum Pukul 22.30 |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kenapa Amerika Serikat Cemas Turki Beli S-400 Rusia? | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 12 Juni 2019 11:00 WIB

Kenapa Amerika Serikat Cemas Turki Beli S-400 Rusia? | Berita Tempo Hari Ini

Radar dan software S-400 Triumph telah disempurnakan sehingga dapat menghancurkan 36 target secara bersamaan. Radar panorama 91N6E dapat mendeteksi target sejauh 600 km dengan perlindungan anti jamming. Radar 92N6 merupakan radar multi fungsi yang mampu mendeteksi 100 target dengan jangkauan 400 km. Sputnik/Sergey Malgavko

SUMUTkota.com, Jakarta - Turki, anggota NATO, memutuskan untuk tetap membeli S-400 dari Rusia meski ditentang oleh sekutunya Amerika Serikat.

S-400 adalah penerus dari sistem pertahanan udara S-300. Rusia melakukan perubahan besar-besaran dari S-300 ke S-400.

Karena kemampuannya, S-400 banyak diminati oleh negara-negara dunia seperti Cina, Arab Saudi, Turki, India dan Qatar. Mereka mengatakan ingin membeli S-400.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada bulan Agustus 2018 bahwa Ankara akan berusaha mendapatkan sistem rudal S-400 sesegera mungkin, yang menurut Rusia akan pada tahun 2019.

Baca juga: Turki Tanggapi Kabar Tenggat Pembatalan Pembelian Rudal S-400

Tetapi ketertarikan Turki pada sistem rudal Rusia menakuti sekutu NATO Baratnya, karena alasan teknis dan politik.

"Dalam hal teknologi, S-400 tentu akan menjadi langkah maju (untuk Turki), tetapi itu tidak selalu dalam kepentingan terbaik NATO untuk memiliki sistem senjata yang terintegrasi dalam arsitektur yang lebih luas," kata Kevin Brand, analis militer yang bekerja dengan Dewan Hubungan Luar Negeri, dikutip dari Al Jazeera, 12 Juni 2019.

Rudal S-400 mampu menghancurkan rudal balistik antar benua, dikembangkan oleh Almaz Central Design Bureau pada tahun 2007. Rudal ini sanggup memburu pesawat tanpa awak, dan tahan terhadap jamming atau serangan elektronik lawan. Uniknya jika rudal ini di jamming, S-400 akan segera memburu balik pesawat atau kendaraan yang melakukan jamming. Sehingga S-400 menjadi mimpi buruk bagi pilot pesawat Growler, yang bertugas untuk menjamming sistem pertahanan lawan. survincity.com

Brand mengatakan S-400 dapat mengarah pada situasi yang berpotensi berbahaya.

"Ketika Anda melihat sistem S-400 Rusia, terutama dalam struktur NATO, ada skala kesulitan ketika mengintegrasikannya ke dalam sistem pertahanan yang lebih besar," kata Brand.

"Jika Anda menganggapnya sebagai situasi yang sangat ringan, skenario paling sederhana adalah bahwa datanya mungkin tidak dapat dimasukkan ke dalam arsitektur defensif yang saat ini digunakan oleh NATO. Itu mungkin skenario kasus terburuk dari yang terbaik."

NATO sangat bergantung pada beberapa sistem yang bekerja bersama dalam jaringan yang lebih besar.

"(Menambahkan S-400) mungkin sulit membayangkannya, itu mungkin mencemari pandangan bahwa sistem yang lebih besar yang diberikan untuk Anda."

Tapi, berpotensi lebih berbahaya, ada risiko bahwa Rusia memiliki niat buruk, kata Brand.

Baca juga: Ditanya Mahasiswa, Erdogan Cerita Soal Rudal S-400 dari Rusia

"Kontrak seperti apa yang akan diterapkan dengan teknisi Rusia yang menangani S-400, misalnya, akankah personel pemeliharaan Rusia memiliki akses ke data (NATO)?

"Skenario terburuknya adalah bahwa mungkin ada kerentanan terkait dengan sistem itu yang dapat dieksploitasi oleh musuh potensial.

"Memasukkannya berpotensi membahayakan jaringan pertahanan Anda sendiri."

Untuk India, Arab Saudi dan Qatar, yang bukan bagian dari aliansi seperti NATO, membeli sistem seperti S-400 akan menyebabkan lebih sedikit masalah teknologi, tetapi mereka dapat mengambil risiko akibat diplomatik dan ekonomi dari AS.

Ancaman Sanksi Amerika Serikat



Kenapa Amerika Serikat Cemas Turki Beli S-400 Rusia? | Bang Naga | on Rabu, 12 Juni 2019 11:00 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kenapa Amerika Serikat Cemas Turki Beli S-400 Rusia?
Description: Amerika Serikat dengan tegas menolak pembelian S-400 Rusia oleh Turki dan mengancam menjatuhkan sanksi terhadap sekutu NATO-nya tersebut.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1213810/kenapa-amerika-serikat-cemas-turki-beli-s-400-rusia.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Soal Pimpinan DPR, Gerindra Sebut Tak Ada Waktu Ubah UU MD3
» Gambar Diduga Ninja 250 4 Silinder Beredar di Dunia Maya
» Fotografer Jerry Aurum Disebut Konsumsi Narkoba Sejak 2016
» Napoli Rayu James Rodriguez dengan Nomor Keramat Maradona
» Pabrik Korek Terbakar, Edy Rahmayadi Pelototi Industri Ilegal
» Jakarta, Kota Rawan Pnemonia pada Balita
» Dihantui Jadwal Padat, PSM Optimistis ke Final Piala AFC

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds