Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Hasil Euro U-21: Wan-Bissaka Bikin Prancis Tekuk Inggris 2-1 | Persib Vs Tira Persikabo 1-1: Rene Albert Kecewa, Rahmad Puas | Viral ASN Kota Tangerang Hina Babu, Ini yang Dilakukan Pemda | Hal yang Kurang Saat Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor Adalah... | Lombok Jadi Tuan Rumah South East Biospher Reserve Network | Orang Tua Perlu Tahu, Terlalu Higienis Bikin Anak Mudah Sakit | Pegawai DKI Undang HTI Rapat Dibuatkan BAP | Di Balik Viral ASN Tangerang Hina Babu, Atasan Ikut Bicara | Gerindra Berpeluang Isi Wagub DKI, M Taufik: Saya Lagi Pikirkan | Tawari Anggota TNI Jaga Sidang MK Jadi Menantu, Ini Alasan Rany | Usai Konfrontasi Kasus Makar, Ini Reaksi Kivlan Zen dan Kurniawan | Sabu Pulau Seribu: Kurir dari Aceh, Paket dari Warga Nigeria | Gempa 6,7 Magnitudo Goyang Jepang, Simak yang Terjadi | Usai Konfrontasi dengan Habil Marati, Kivlan Zen: Saya Difitnah | Kasus Suap Bowo Sidik, KPK Jadwalkan Periksa Anggota DPR M. Nasir | WhatsApp Android Punya Fitur Baru, Sudah Coba? | Trauma Dituding Hina Babu, Pegawai Kota Tangerang Tutup Facebook | Kos Mahasiswa Eksklusif Rasa Hotel di Yogyakarta, Tahu Harganya? | Dituding Hina Babu, Pegawai Kota Tangerang: Facebook Saya Dihack | Dituding Hina Babu, Pegawai Kota Tangerang Akan Klarifikasi | Syahrini Bulan Madu, Netizen Ledek Tulisan Andvanture | PA 212 Mau Halal Bi Halal, Polisi Imbau Tak Demo di Depan MK | Polri Pantau Grup WhatsApp, Rudiantara: Saya Dukung | Alexanda Kotey, Buka-bukaan Hidup Sebagai Militan ISIS | Denda untuk Penumpang dan Driver Grab Dinilai Cukup Mendidik | Hasil Euro U-21: Wan-Bissaka Bikin Prancis Tekuk Inggris 2-1 | Persib Vs Tira Persikabo 1-1: Rene Albert Kecewa, Rahmad Puas | Viral ASN Kota Tangerang Hina Babu, Ini yang Dilakukan Pemda | Hal yang Kurang Saat Malioboro Bebas Kendaraan Bermotor Adalah... | Lombok Jadi Tuan Rumah South East Biospher Reserve Network | Orang Tua Perlu Tahu, Terlalu Higienis Bikin Anak Mudah Sakit | Pegawai DKI Undang HTI Rapat Dibuatkan BAP | Di Balik Viral ASN Tangerang Hina Babu, Atasan Ikut Bicara | Gerindra Berpeluang Isi Wagub DKI, M Taufik: Saya Lagi Pikirkan | Tawari Anggota TNI Jaga Sidang MK Jadi Menantu, Ini Alasan Rany |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ricuh Demo 22 Mei, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Arah Massa | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Rabu, 22 Mei 2019 01:33 WIB

Ricuh Demo 22 Mei, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Arah Massa | Berita Tempo Hari Ini

Polisi berjaga saat massa Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat berangsur-angsur membubarkan diri seusai demo di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Selasa, 21 Mei 2019. Dalam aksinya massa menuntut Bawaslu menindak dugaan kecurangan dalam Pilpres 2019. TEMPO/Subekti.

SUMUTkota.com, Jakarta -Polisi menembakkan gas air mata ke arah massa aksi Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat atau Demo 22 Mei 2019. Tembakan ini dilakukan setelah negosiasi alot, antara polisi dengan massa.

Sejak pukul 23.00 WIB, Senin 21 Mei 2019, massa yang sempat bentrok dengan polisi saat berdemo di depan kantor Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta, mundur ke Jalan Wahid Hasyim. Di sana massa bertahan, meski diminta bubar oleh polisi.

Baca : Penyebab Massa Demo 22 Mei Bentrok dengan Polisi di Depan Bawaslu 

Negosiasi beberapa kali dilakukan oleh Kapolres Jakarta Pusat Kombes Harry Kurniawan dengan delegasi massa Fadli Alayidrus. Fadli meminta agar teman-temannya yang sempat diamankan oleh polisi.

“Ya akan kami bebaskan,” ujar Harry.

Namun setelah beberapa orang itu dibebaskan massa tak kunjung bubar. Mereka beberapa kali terlibat dalam negosiasi yang sama. Namun negosiasi tak berbuah hasil, dan aksi kejar-kejaran berulang terjadi. Polisi berkukuh agar massa membubarkan diri.

“Anda tidak bubar-bubar. Tadi satu orang dilepas tapi tidak juga bubar,” kata salah seorang anggota polisi yang bernegosiasi.

Tak berbuah hasil, pasukan Brimob pun melayangkan dua kali peringatan lewat pengeras suara untuk bubar. Namun seratusan orang massa tak mengindahkan peringatan ini. Pasukan Brimob pun merangsek maju, dan menembakan gas air mata.

Massa yang semula bertahan di samping Bawaslu, terdorong terus hingga ke arah Pasar Tanah Abang. Brimob pun mengamankan semua orang yang tertangkap dengan KTP dari luar Jakarta.

Baca : Setelah Bubar, Ada Massa Rusak Kawat Berduri di Bawaslu dan Ditangkap

Selain menembakkan gas air mata, para anggota Brimob juga mengejar massa Demo 22 Mei dengan menggunakan sepeda motor.



Ricuh Demo 22 Mei, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Arah Massa | Bang Naga | on Rabu, 22 Mei 2019 01:33 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ricuh Demo 22 Mei, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Arah Massa
Description: Tembakan gas air mata dilakukan setelah negosiasi alot antara polisi dengan massa Demo 22 Mei di depan Gedung Bawaslu
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1207892/ricuh-demo-22-mei-polisi-tembakkan-gas-air-mata-ke-arah-massa.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» iPhone 5G Apple Diperkiran Baru Meluncur 2020
» Jorge Lorenzo Ungkap Alasan Sering Kecelakaan di MotoGP 2019
» Elton John akan Terima Penghargaan dari Presiden Prancis
» Israel Blokir 1.700 Situs Paedofil
» Prancis Desak Renault Dukung Reformasi Nissan
» Kisruh PPDB 2019, Komisi X DPR Akan Panggil Mendikbud
» Seratus Pria Bersenjata Bunuh 41 Orang di Mali

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds