Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Pansel KPK Tolak Keinginan Ketua DPR Soal Konsultasi ke Komisi 3 | Soal Motif Kasus Novel Baswedan, KPK: Apa TPF Sudah Tanya Pelaku? | Begini Perjalanan Kisruh Wali Kota Tangerang dan Menteri Yasonna | ASEAN School Games XI 2019 Resmi Dibuka Menpora | Gempa Halmahera, Menteri Sosial Salurkan Bantuan Rp 1,3 Miliar | Ketua MPR Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 | Volkswagen Tiguan Allspace Kini Lebih Lapang, Cocok untuk Liburan | TGPF: Novel Baswedan Ajukan Syarat yang Tak Mungkin | Pengacara Novel Baswedan Sindir Canggihnya Hasil Kerja TGPF | Alasan DKI Bongkar Instalasi Bambu Getah Getih di Bundaran HI | Salip Bill Gates, Bernard Arnault Jadi Orang Terkaya di Dunia | Renang Telanjang di Pantai, 6 Turis di Thailand Ditahan | Masuk Bursa Menteri Jokowi, Ini Komentar Bos Gojek Nadiem Makarim | Lihat Bagaimana Agnez Mo dan BCL Tampak Tua Lewat FaceApp | Cerita Kalapas Tangerang Heran Kebijakan Aneh Wali Kota Tangerang | Ingin Pergi ke Australia, Ini 8 Fakta Soal Para Pencari Suaka | Imbauan Garuda Viral, AirAsia Malah Gelar Lomba Foto di Pesawat | Pansel KPK Tolak Keinginan Ketua DPR Soal Konsultasi ke Komisi 3 | Soal Motif Kasus Novel Baswedan, KPK: Apa TPF Sudah Tanya Pelaku? | Begini Perjalanan Kisruh Wali Kota Tangerang dan Menteri Yasonna | ASEAN School Games XI 2019 Resmi Dibuka Menpora | Gempa Halmahera, Menteri Sosial Salurkan Bantuan Rp 1,3 Miliar | Ketua MPR Dukung Indonesia Jadi Tuan Rumah Olimpiade 2032 | Volkswagen Tiguan Allspace Kini Lebih Lapang, Cocok untuk Liburan | Didakwa Hilangkan Suara Caleg, Begini PPK Dicecar di Persidangan | Audi Q8 Seharga Hampir Rp 2,5 M hadir di GIIAS, Ini Kelebihannya | Wiranto Sebut Benny Wenda Hanya Cari Perhatian Internasional |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Liga 1 2019: Awal Mencemaskan, Apa Garansinya bisa Lancar? | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Kamis, 16 Mei 2019 04:52 WIB

Liga 1 2019: Awal Mencemaskan, Apa Garansinya bisa Lancar? | Berita Tempo Hari Ini

Pemain Arema FC Johan Ahmad (kanan) berebut bola dengan pemain PS Sleman Arsyad Yusgiantoro pada pertandingan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Rabu (15/5/2019). Dalam laga perdana Liga 1 itu, PSS Sleman menang dengan skor 3-1. ANTARA/Andreas Fitri Atmoko

SUMUTkota.com, Jakarta - Baru dimulai sudah diwarnai kerusuhan. Ini akan menjadi pekerjaan rumah buat 18 klub yang bertanding di Liga 1 2019, PT Liga Indonesia Baru sebagai operator, dan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSS) untuk menjaga agar kompetisi bisa berjalan lancar tanpa gangguan. Jika tidak, jadwal liga bisa terancam berubah lagi, karena aparat keamanan setempat tidak memberikan izin pertandingan digelar.

Laga pembuka Liga 1 2019 mempertemukan PSS Sleman melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu malam, 15 Mei 2019.

Kericuhan itu terutama terjadi di tribun barat atas (lantai dua) yang dihuni pendukung Arema FC, Aremania, dengan suporter di tribun utara, yang dihuni pendukung PSS Sleman. Akibatnya pertandingan dihentikan sekitar menit 30 pada pukul 21.00 WIB saat skor dua tim sama imbang 1-1.

Dalam laga yang ditonton sejumlah pejabat seperti Kapolda DIY Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Dofiri juga Bupati Sleman Sri Purnomo itu, dua pendukung tim awalnya terlibat aksi saling lempar.

Bahkan dari suporter ikut melemparkan pecahan pecahan keramik yang awalnya hanya antar tribun barat dan tribun utara lalu menyebar ke segala arah.

Lemparan pecahan keramik juga ke arah lapangan dan tribun VVIP barat bawah tempat  sejumlah pejabat, ibu-ibu, dan anak anak ikut menonton laga itu.

Menghindari sasaran pelemparan para suporter yang membabi buta para ibu berlarian membawa anak mereka masuk ke area aman. Para petugas menggunakan meja meja untuk melindungi penonton dari tribun VVIP itu agar tak terkena lemparan pecahan keramik, botol mineral dan benda keras lain.

Aksi saling lempar baru berakhir sekitar pukul 21.15 WIB. Jajaran kepolisian terus berusaha menghalau suporter dua tim untuk menghentikan aksi saling lempar. Polisi bergerak ke tribun utara maupun barat atas untuk melerai dua suporter agar tak melanjutkan aksinya.

Untunglah dalam insiden itu, ribuan suporter PSS Sleman yang memenuhi tribun selatan, timur, dan timur laut tak ikut terpancing dan membuat keadaan semakin rusuh.

Hingga pukul 21.40 pertandingan belum dilanjutkan. Pecahan keramik mewarnai bagian lapangan dan tribun barat. "Jangan terprovokasi, jangan terprovokasi," ujar Bupati Sleman melalui pengeras suara.

Laga akhirnya kembali dilanjutkan pasca diwarnai rusuh antar suporter di menit 30 atau sekitar pukul 21.30 WIB. Pertandingan dilanjutkan sekitar pukul 21.50 WIB atau menit ke 32 dengan skor masih imbang 1-1. Skor tak berubah hingga turun minum dan babak kedua berakhir dengan kemenangan PSS 3-1.

Dalam laga itu PSS sempat unggul lebih dulu lewat gol pemain asingnya Brian Fereira pada  menit kedua. Sedangkan gol dari Arema dicetak Sylvano Dominique Comvalius menit ke-29.

Kapolda DIY Inspektur Jenderal Polisi Ahmad Dofiri yang turut menonton laga itu menuturkan kericuhan diduga karena ada provokasi.

"Diduga karena provokasi, karena sore harinya kedua kelompok suporter sudah buka bersama, sama sama dari suporter Arema juga disambut dengan baik," ujar Dofiri.

PT Liga Indonesia Baru, perwakilan masing-masing klub, dan PSSI sebagai induknya mesti memandang kejadian ini sebagai hal serius. Mereka mesti merangkul jaringan suporter lebih baik dari sebelum-sebelumnya. Jika tidak, bukan tak mungkin semakin banyak aparat kepolisian wilayah yang tidak mengizinkan pertandingan digelar di kotanya.

Jadwal perempat final Piala Indonesia antara Persebaya dan Madura United ditunda karena faktor eksternal, yaitu alasan situasi setelah Pemilihan Umum Presiden. Tapi, lain kali, laga Liga 1 bisa ditunda atau dihentikan karena fakor internal, yang sebenarnya sudah jadi seperti klasik di sini, yaitu ulah mereka yang berada di dalam stadion.



Liga 1 2019: Awal Mencemaskan, Apa Garansinya bisa Lancar? | Bang Naga | on Kamis, 16 Mei 2019 04:52 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Liga 1 2019: Awal Mencemaskan, Apa Garansinya bisa Lancar?
Description: Pertandingan PSS Sleman melawan Arema FC, Rabu 15 Mei 2019, diwarnai kerusuhan di antara penonton. Ini menodai pembukaan Liga 1 2019.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1205904/liga-1-2019-awal-mencemaskan-apa-garansinya-bisa-lancar.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Brendan Rodgers Batasi Waktu Penjualan Maguire
» Konflik di Mesuji, Polisi Minta Sikap Pengelola Hutan Lindung
» Anggota Orkestra Afghanistan Hilang di Slovakia
» Kantor Partai Berkarya Surabaya Dibobol Maling
» Warga di Lokasi Bentrok Mesuji Mengungsi ke Kantor Polisi
» Tak Bela Menteri Terkait Video Seks, Anwar Ibrahim Dikritik
» Anak Usaha Lippo Group Serahkan Lahan ke Pemkot Makassar

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds