Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2020
New Normal, AP II Bakal Terapkan Work from Anywhere | Liga Inggris: Tes Gelombang Ke-4 Nihil Temuan Penderita Covid-19 | Roberto Mancini Bicara Soal Sandro Tonali dan Mario Balotelli | Dituntut Mundur oleh Karyawan, Ini Jawaban Ketua Dewas TVRI | Bayern Munchen Ingin Barter Lucas Hernandez dengan Leroy Sane | Dua Wilayah Jakarta Diperkirakan Hujan Ringan pada Siang Hari Ini | Bayern Munchen Vs Dusseldorf 5-0, Lewandowski Samai Rekor Terbaik | Polri Siap Usut Teror Pembunuhan ke Panitia Diskusi Mahasiswa UGM | Toyota Fortuner 2020 Pakai Mesin Baru Tenaga Melonjak Signifikan | Pandemi, Family Time Juga Penting Ini 5 Cara Menerapkannya | India Lepas Burung Merpati yang Diduga Mata-mata Pakistan | Politikus DPR Mulyadi Curiga Kasusnya Terkait Pilkada 2020 | Erick Thohir Ulang Tahun, Para Atlet Dunia Ini Ucapkan Selamat | Hasil dan Klasemen Liga Jerman: Bayern Munchen Unggul 10 Poin | Denda Pelanggaran PSBB di Jakarta Capai Rp 500 Juta | Formula E Virtual: Vandoorne Juarai Seri Ke-6, Kuasai Klasemen | WFH Bikin Nyeri Punggung, Pahami Penyebab dan Risikonya | Hendra Setiawan Idolakan Tony Gunawan, Puji Kevin Sanjaya | Bayern Vs Duesseldorf 5-0, Hansi Flick Lewati Torehan Guardiola | Kemenko Marves Ungkap Dua Masalah Utama Produksi Garam Nasional | Hasil Liga Jerman: Bayern Munchen Vs Fortuna Duesseldorf 5-0 | Persija Jakarta: Marc Klok dan Arti Penting Nomor 10 Baginya | Hendra Setiawan Cerita Awalnya Sulit Ganti Pasangan dengan Ahsan | LBH Papua Minta Polisi Usut Penganiayaan Warga oleh Aparat | Pemain Bhayangkara FC Ini Masih Jalani Program Pemulihan | New Normal, Satpol PP DKI Tunggu Anies Terbitkan Landasan Hukum | SpaceX Sukses Luncurkan Dua Astronot NASA ke Luar Angkasa | Teror di Diskusi Mahasiswa UGM, Mahfud Md Minta Korban Melapor | Ancaman Pembunuhan di Diskusi UGM, Polri Siap Turun Tangan | BMKG: Intrusi Udara Kering dari Utara Picu Hujan Lebat, Petir | Hendra Setiawan: Olimpiade 2016 Kenangan Terburuk | Era New Normal, Penggunaan Video Conference Diduga Tetap Tinggi | Polri Batalkan Perpanjangan Penutupan Layanan SIM, STNK, BPKB | Aturan Baru: Anak-anak dan Lansia Dilarang ke Rumah Ibadah | Waspadalah, Virus Corona Bisa Menyebar Supercepat di Satu Tempat | Jerinx SID Tantang Sosialita yang Ingin Jatuhkan Kredibilitasnya | Risma Marah Karena Lab PCR Tinggalkan Surabaya, Ini Kata Khofifah | Putra Mahkota Arab Saudi Bidik Eks Intelijen Top, Barat Khawatir | Salahkan Cina, Trump Perintahkan Amerika Keluar dari WHO | Anak Alami MIS-C Bisa Jadi Tanda Terinfeksi Covid-19 | PDIP Nilai Pemindahan Mobil PCR dari Surabaya Rivalitas Politik | Depok Klaim 7 Kelurahan Keluar dari Zona Merah, Pasien Covid-19? | | | | | | | | | | |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Tips Teknologi: Bikin Brand Sukses Selama Ramadan Pakai Twitter | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Selasa, 23 April 2019 11:15 WIB

Tips Teknologi: Bikin Brand Sukses Selama Ramadan Pakai Twitter | Berita Tempo Hari Ini

Ilustrasi Twitter. qz.com

DOWNLOAD APP sumutkota.com

SUMUTkota.com, Jakarta - Tips dari Tempo yang diulas kali ini adalah tentang bagaimana membuat brand sukses selama Ramadan melalui media sosial Twitter. Twitter adalah tempat di mana percakapan menjadi lebih hidup selama bulan Ramadan.

Baca: Ramadan 2019, Baznas Targetkan Zakat Terkumpul Rp 9 Triliun

Dalam keterangan, Senin, 22 April 2019, Twitter melakukan survei terhadap 1.573 pengguna di Indonesia melalui platform Twitter pada Februari 2019 dan terhadap 174 pengguna aktif harian di Indonesia melalui panel daring pada April 2019. Berikut beberapa temuan sekaligus tips bagi pemilik brand dan pemasar dalam melakukan aktivasi Ramadan di Twitter:

1. Topik Ramadan mulai ramai dibicarakan sebulan sebelumnya

Pada 2018, terdapat 133 juta Tweet terkait Ramadan secara global, di mana 20 persennya berasal dari Indonesia. Percakapan seputar Ramadan di Twitter mulai meningkat sebulan sebelum Ramadan tiba. Saat ini, mayoritas Tweet adalah mengenai hari pertama Ramadan dan Lebaran.

Pemilik brand perlu mempertimbangkan untuk memulai kampanye di Twitter lebih awal. Tujuannya agar memaksimalkan interaksi dengan audiens serta meningkatkan penjualan selama Ramadan.

2. Topik pembicaraan berubah signifikan selama Ramadan

Topik percakapan di awal Ramadan berkisar tentang keluarga, puasa dan kegiatan ibadah. Namun, menjelang akhir bulan, percakapan berubah menjadi seputar mudik dan perayaan Hari Kemenangan.

Sebelum Matahari terbit pukul 04.00 WIB, volume Tweet mulai meningkat, dan mencapai puncaknya setelah waktu buka puasa, antara pukul 19.00-22.00 WIB. Periode ini adalah momen paling tepat untuk tetap terhubung dengan audiens ketika pengguna Twitter sangat aktif.

Tiga topik utama yang paling banyak dibicarakan di Twitter selama bulan Ramadan di Indonesia adalah: #Mudik, #Makanan, dan #Belanja.

3. Tetap terhubung selama Ramadan melalui media sosial



Tips Teknologi: Bikin Brand Sukses Selama Ramadan Pakai Twitter | Bang Naga | on Selasa, 23 April 2019 11:15 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Tips Teknologi: Bikin Brand Sukses Selama Ramadan Pakai Twitter
Description: Pada 2018, terdapat 133 juta tweet terkait Ramadan secara global, di mana 20 persen berasal dari Indonesia.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1198335/tips-teknologi-bikin-brand-sukses-selama-ramadan-pakai-twitter.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Server Pulsa Online
» Fakta Komet Raksasa K2 yang Akan Melintas Bumi Akhir 2020
» New Normal, Akad Nikah Maksimal Dihadiri 30 Orang
» Peluang Duel Tyson Hingga Nasib Pembalap Italia di MotoGP
» WHO dan Pusaran Kontroversi
» Solidaritas untuk George Floyd dari Liga Jerman
» Satgas Waspada Investasi Akan Normalisasi 35 Koperasi
» Warga Jepang Kembali Datangi Tempat Pemandian Umum

Karir


Lirik


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI Contack Me Zodiak
© 2017 - 2020 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

DOWNLOAD APP sumutkota.com




Page loads : seconds