Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
PKB Soal Pertemuan Jokowi, Prabowo, plus Megawati: Bagus, Bagus | Teman Syuting Bicara Keseharian Jefri Nichol: Enggak Nyangka! | Jokowi, Prabowo, dan Megawati Bakal Bertemu Besok | Mewahnya Mini Bus Racikan Karoseri Adiputro, Harga Rp 800 Jutaan | Anies Ikuti Pengajian, Gus Miftah Singgung Kriminalisasi Ulama | Lima Kandidat Ketua MPR dari Golkar Tanpa Nama Bambang Soesatyo | Jokowi Minta Alat Deteksi Bencana Dititip Polisi Biar Tak Dicuri | Bulu Tangkis: Japan Open 2019 Disiarkan TVRI, Simak Jadwalnya | Ini Sosok Mitsubishi Pajero Sport Facelift Gagah dan Futuristik | Viral Tudingan Sokong Kelompok Radikal, Bukalapak Angkat Suara | Luhut: Perusahaan Properti Cina akan Investasi Besar di Indonesia | Nama-nama yang Dijagokan Partai untuk Menjabat Ketua MPR | PKB Soal Pertemuan Jokowi, Prabowo, plus Megawati: Bagus, Bagus | Teman Syuting Bicara Keseharian Jefri Nichol: Enggak Nyangka! | Jawa Timur Mendominasi di Indonesia Attractiveness Award 2019 | Anggota DPRD Kota Depok Ini Ungkap Bahaya Usulan Perda Anti LGBT | Becak Kayuh Listrik, Moda Transportasi Baru Wisata Yogyakarta | Sad Boy dan Sad Girl Didi Kempot 'Serbu' Harlah PKB Ke-21 | Liga 1: Seusai Imbangi Perseru, Borneo FC Bergegas ke Gresik | More than 60 Killed by Bangladesh Flood | Persela Lamongan Istimewa di Kandang Barito Putera, Ini Alasannya |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

LIPI Rekomendasikan Kuota Penangkapan 80 Ribu Hiu Tahun Ini | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 15 April 2019 18:50 WIB

LIPI Rekomendasikan Kuota Penangkapan 80 Ribu Hiu Tahun Ini | Berita Tempo Hari Ini

Nelayan memuat ikan hiu ke mobil di tempat pelelangan ikan Karangsong, Indramayu, Jawa Barat, Sabtu, 5 Jnauari 2019. Menurut nelayan saat peralihan musim barat ke timur, hasil tangkapan ikan hiu melimpah. ANTARA/Dedhez Anggara

SUMUTkota.com, Jakarta - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia LIPI membuat acuan ilmiah pengelolaan dan pemanfaatan secara berkelanjutan spesies hiu lanjaman di Indonesia dalam bentuk dokumen Non-Detriment Finding (NDF).

Perlindungan hiu telah menjadi salah satu agenda penting di tingkat global melalui mekanisme Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES).

"Dari data Statistik Perikanan tahun 2015, 60 persen total produksi hiu di Indonesia adalah kelompok hiu lanjaman seluruh famili Carcharhinidae dan 54 persen di antaranya merupakan hiu lanjaman jenis Carcharhinus falciformis," ujar Kepala Pusat Penelitian Oseanografi LIPI Dirhamsyah, di Jakarta, Senin, 15 April 2019.

CITES telah memasukkan 12 spesies hiu dalam Apendix II atau tidak segera terancam kepunahan, tapi mungkin terancam punah bila tidak dimasukkan ke dalam daftar perlindungan dan perdagangannya terus berlanjut. Dari dua belas spesies tadi, sembilan di antaranya hidup di Indonesia termasuk hiu lanjaman (Carcharhinus).

LIPI sebagai pemegang otoritas keilmuan CITES, kata Dirhamsyah, merekomendasikan kuota tangkap sebesar 80 ribu untuk tahun 2019 dengan minimum ukuran panjang tubuh dua meter atau dengan berat minimum 50 kg.

"Artinya pemanfaatan hiu lanjaman dapat dilakukan dan tidak mengganggu populasinya di alam. Dengan syarat melakukan pembatasan jumlah tangkapan melalui sistem kuota dan mengatur ukuran hiu lanjaman yang boleh dimanfaatkan," kata Dirhamsyah.

Menurut daftar International Union for Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN) setidaknya sekitar 31 persen hiu dunia terancam kepunahan. Berdasarkan data Food and Agriculture Organization 2015, Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat eksploitasi hiu tertinggi di dunia dan menyumbang sekitar 13 persen dari produksi hiu global.

Dirhamsyah mengatakan, dokumen NDF merupakan analisis resiko pemanfaatan hiu yang terdaftar dalam Apendiks II CITES berdasarkan aspek biologi, perikanan, pemanfaatan, dan pengelolaan hiu Lanjaman saat ini. Yang juga merekomendasikan perbaikan pencatatan produksi dan pemanfaatan hiu lanjaman.

"Dam perlindungan habitat penting seperti lokasi memijah, melahirkan, dan pengasuhan anakan serta penghentian praktik pengambilan sirip hiu dan membuang sisa tubuhnya, baik dalam keadaan hidup atau mati ke laut," tutur Dirhamsyah.

Sejak 2018, LIPI bekerja sama dengan United States Agency for International Development (USAID) melalui program USAID BIJAK, mengembangkan metodologi penelitian dan protokol untuk menentukan tingkat pemanfaatan yang berkelanjutan terhadap spesies yang terancam.

Dirhamsyah berharap proses pembuatan dokumen NDF hiu lanjaman ini menjadi contoh bagi pengembangan lainnya dan dapat meningkatkan perlindungan spesies hiu dan pari lainnya yang terancam punah.

Wakil Direktur USAID Kantor Lingkungan Hidup, Jason Seuc, mengungkapkan bahwa dirinya bangga dapat bekerja sama dengan LIPI dalam menyelesaikan rekomendasi kuota perdagangan berbasis sains. Tujuannya adalah untuk memastikan keberlangsungan hidup populasi liar hiu lanjaman di Indonesia terjaga.

"Kami berharap kebijakan NDF untuk hiu lanjaman dapat meningkatkan kesadaran dan upaya konservasi, mengurangi perdagangan ilegal satwa liar, dan memulihkan populasi spesies ini 
secara alami," kata Jason.



LIPI Rekomendasikan Kuota Penangkapan 80 Ribu Hiu Tahun Ini | Bang Naga | on Senin, 15 April 2019 18:50 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: LIPI Rekomendasikan Kuota Penangkapan 80 Ribu Hiu Tahun Ini
Description: LIPI membuat acuan ilmiah pengelolaan dan pemanfaatan secara berkelanjutan spesies hiu lanjaman
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1195980/lipi-rekomendasikan-kuota-penangkapan-80-ribu-hiu-tahun-ini.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Bea Cukai Kualanamu Sita 10,6 Kg Daun Khat untuk WN Ethiopia
» Pemred Rappler Pengkritik Duterte Mulai Disidang
» Said Aqil Panggil Cak Imin Ketum PKB 2019-2024
» Bukan Timnas Indonesia, Vietnam Disebut Thailand Musuh Berat
» Polisi Beber Aliran Dana Buat JAD dari WNI di Afghanistan
» Tak Ada Baca Alquran di Harlah PKB, Said Aqil Tegur Cak Imin
» Roket Suriah Hantam Perbatasan Turki, Lima Orang Terluka

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds