Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
PKB Soal Pertemuan Jokowi, Prabowo, plus Megawati: Bagus, Bagus | Teman Syuting Bicara Keseharian Jefri Nichol: Enggak Nyangka! | Jokowi, Prabowo, dan Megawati Bakal Bertemu Besok | Mewahnya Mini Bus Racikan Karoseri Adiputro, Harga Rp 800 Jutaan | Anies Ikuti Pengajian, Gus Miftah Singgung Kriminalisasi Ulama | Lima Kandidat Ketua MPR dari Golkar Tanpa Nama Bambang Soesatyo | Jokowi Minta Alat Deteksi Bencana Dititip Polisi Biar Tak Dicuri | Bulu Tangkis: Japan Open 2019 Disiarkan TVRI, Simak Jadwalnya | Ini Sosok Mitsubishi Pajero Sport Facelift Gagah dan Futuristik | Viral Tudingan Sokong Kelompok Radikal, Bukalapak Angkat Suara | Luhut: Perusahaan Properti Cina akan Investasi Besar di Indonesia | Nama-nama yang Dijagokan Partai untuk Menjabat Ketua MPR | PKB Soal Pertemuan Jokowi, Prabowo, plus Megawati: Bagus, Bagus | Teman Syuting Bicara Keseharian Jefri Nichol: Enggak Nyangka! | Jawa Timur Mendominasi di Indonesia Attractiveness Award 2019 | Anggota DPRD Kota Depok Ini Ungkap Bahaya Usulan Perda Anti LGBT | Becak Kayuh Listrik, Moda Transportasi Baru Wisata Yogyakarta | Sad Boy dan Sad Girl Didi Kempot 'Serbu' Harlah PKB Ke-21 | Liga 1: Seusai Imbangi Perseru, Borneo FC Bergegas ke Gresik | More than 60 Killed by Bangladesh Flood | Persela Lamongan Istimewa di Kandang Barito Putera, Ini Alasannya |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Holding BUMN Infrastruktur Tunggu Legal Opinion Kejakgung | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 15 April 2019 15:13 WIB

Holding BUMN Infrastruktur Tunggu Legal Opinion Kejakgung | Berita Tempo Hari Ini

Holding Empat Sektor BUMN Rampung Sebelum Juli

SUMUTkota.com, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan masih menunggu legal opinion dari Kejaksaan Agung ihwal pembentukan holding BUMN sektor infrastruktur. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan diskusi dari pembentukan Holding BUMN Infrastruktur ini.

Baca: Prabowo: Contoh Tiongkok, 40 Tahun Hilangkan Kemiskinan

"Belum, jadi kalo holding saya masih ingin didiskusikan lagi ya, saya kan mempertanyakan apa tujuannya. Yang kedua kalau itu di holding kan jadi sedikit yang bisa ikut bidding," ujar dia seperti diberitakan Bisnis.com Senin, 15 April 2019. 

Ihwal menyusutnya peserta tender ini, menurut Basuki, akan menjadi tidak sesuai dengancita-cita  awal pembentukan BUMN Karya. Selain itu untuk menunjuk penugasan juga semakin sulit.

"Kalau terjadi bencana itu siapa yang mau ditugaskan? Swasta kan susah kalau ditugaskan. Kalau bisa pun, administrasinya lebih susah memilih swasta. Kalau BUMN kan jelas terutama untuk emergency," ujarnya.

Menurut Basuki, dirinya tidak memiliki tujuan apapun dari situasi belum disetujuinya ihwal pembentukan holding infrastruktur ini. Permasalahan saat ini adalah sedang dipelajarinya holding ini  secara legal opinion (LO) oleh Kejaksaan Agung. Sehingga, belum bisa dipastikan juga kapan akan dilakukan pembentukan holding ini.

Holding BUMN Infrastruktur akan terdiri dari enam perusahaan yakni Hutama Karya sebagai induk, dengan anggota PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Yodya Karya (Persero) dan PT Indra Karya (Persero).

Baca juga: Prabowo Kritik BUMN, Jokowi Pamer Rokan dan Freeport

Sebagai informasi, tiga BUMN di sektor infrastruktur memutuskan untuk mengalihkan saham Seri B milik negara di masing-masing perseroan sebagai setoran modal kepada PT Hutama Karya (Persero) atau HK. Ketiga BUMN itu yakni PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Adapun dari 143 perusahaan BUMN, sebagian kecil telah digabungkan dalam enam holding sektoral . Keenam holding itu adalah Holding Migas, Holding Pertambangan, Holding Perkebunan, Holding Semen, Holding Kehutanan, dan Holding Pupuk. 
 
BISNIS | RAHMA TRI 
 


Holding BUMN Infrastruktur Tunggu Legal Opinion Kejakgung | Bang Naga | on Senin, 15 April 2019 15:13 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Holding BUMN Infrastruktur Tunggu Legal Opinion Kejakgung
Description: Kepastian Holding BUMN Infrastruktur menunggu legal opinion dari Kejaksaan Agung.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1195916/holding-bumn-infrastruktur-tunggu-legal-opinion-kejakgung.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Bea Cukai Kualanamu Sita 10,6 Kg Daun Khat untuk WN Ethiopia
» Pemred Rappler Pengkritik Duterte Mulai Disidang
» Said Aqil Panggil Cak Imin Ketum PKB 2019-2024
» Bukan Timnas Indonesia, Vietnam Disebut Thailand Musuh Berat
» Polisi Beber Aliran Dana Buat JAD dari WNI di Afghanistan
» Tak Ada Baca Alquran di Harlah PKB, Said Aqil Tegur Cak Imin
» Roket Suriah Hantam Perbatasan Turki, Lima Orang Terluka

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds