Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Teman Syuting Bicara Keseharian Jefri Nichol: Enggak Nyangka! | Jokowi, Prabowo, dan Megawati Bakal Bertemu Besok | Mewahnya Mini Bus Racikan Karoseri Adiputro, Harga Rp 800 Jutaan | Anies Ikuti Pengajian, Gus Miftah Singgung Kriminalisasi Ulama | Lima Kandidat Ketua MPR dari Golkar Tanpa Nama Bambang Soesatyo | Jokowi Minta Alat Deteksi Bencana Dititip Polisi Biar Tak Dicuri | Bulu Tangkis: Japan Open 2019 Disiarkan TVRI, Simak Jadwalnya | Ini Sosok Mitsubishi Pajero Sport Facelift Gagah dan Futuristik | Viral Tudingan Sokong Kelompok Radikal, Bukalapak Angkat Suara | Luhut: Perusahaan Properti Cina akan Investasi Besar di Indonesia | Nama-nama yang Dijagokan Partai untuk Menjabat Ketua MPR | Teman Syuting Bicara Keseharian Jefri Nichol: Enggak Nyangka! | Jawa Timur Mendominasi di Indonesia Attractiveness Award 2019 | Anggota DPRD Kota Depok Ini Ungkap Bahaya Usulan Perda Anti LGBT | Becak Kayuh Listrik, Moda Transportasi Baru Wisata Yogyakarta | Sad Boy dan Sad Girl Didi Kempot 'Serbu' Harlah PKB Ke-21 | Liga 1: Seusai Imbangi Perseru, Borneo FC Bergegas ke Gresik | More than 60 Killed by Bangladesh Flood | Persela Lamongan Istimewa di Kandang Barito Putera, Ini Alasannya | Begal Modus Lukai Pipi Korban Pakai Pedang Dibekuk Polisi |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Ada Helipad di Subak Tabanan, Kemendikbud: Merusak Warisan Dunia | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 15 April 2019 14:51 WIB

Ada Helipad di Subak Tabanan, Kemendikbud: Merusak Warisan Dunia | Berita Tempo Hari Ini

Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama (4-kiri) dan keluarganya berjalan-jalan di pematang sawah saat mengunjungi objek wisata Jatiluwih di Tabanan, Bali, 25 Juni 2017. Presiden Amerika Serikat ke-44 itu berlibur bersama keluarganya selama 5 hari hingga tanggal 28 Juni 2017 dengan mengunjungi berbagai objek wisata di Pulau Dewata sebelum mengunjungi Yogyakarta dan Jakarta. Johannes P. Christo

SUMUTkota.com, Jakarta -  Keberadaan helipad atau landasan untuk pendaratan helikopter di subak Kabupaten Tabanan, Bali, dapat mengancam status subak sebagai warisan dunia, kata Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Nadjamuddin Ramly di Jakarta, Senin, 15 April 2019.

"Pembangunan helipad tersebut di antara persawahan adalah kesalahan total, kami memohon kesadaran dari Bupati Tabanan untuk mengubah kembali menjadi persawahan karena itu sudah merusak keaslian dari bentuk sawah," kata dia.

Subak adalah organisasi kemasyarakatan yang khusus mengatur sistem pengairan sawah (irigasi) yang digunakan dalam bercocok tanam padi di Bali. 

Dia mengatakan situs yang telah ditetapkan sebagai warisan dunia, akan terus dievaluasi oleh UNESCO. Salah satu penilaiannya adalah keasliannya, jika sudah ada helipad maka bentuknya sudah tidak asli lagi.

Hal itu bisa mengakibatkan subak masuk daftar merah, dan jika tidak ada perbaikan maka status warisan dunia tersebut dapat dicabut.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melayangkan surat agar Bupati Tabanan bersedia mengembalikan helipad tersebut menjadi area persawahan.

Surat itu telah dilayangkan sejak awal 2019, namun menurut Nadjamuddin belum ada tanggapan dari Bupati Tabanan. Pembangunan helipad tersebut pun telah melanggar dua undang-undang yaitu UU Cagar Budaya dan UU Perundangan Pertanian.

Dia mengatakan jika terus tidak ditanggapi, Kemendikbud akan melaporkan hal tersebut kepada gubernur setempat.

Subak ditetapkan UNESCO menjadi warisan dunia pada 2012. Nadjamuddin menjelaskan, untuk menjadi warisan dunia maka daerah setempatlah yang memutuskan situs apa yang akan diusulkan untuk menjadi warisan dunia.

"Untuk itu perlu komitmen dan kesadaran pemerintah daerah dan warga setempat untuk menjaga warisan dunia tersebut," kata Nadjamuddin.

Selain itu Nadjamuddin mengatakan pemerintah daerah harus dapat mensejahterakan para pemilik lahan sawah tesebut.

"Desakan ekonomi membuat pemilik sawah menjadi gelisah, mereka kan tidak bisa menjual sawahnya. Harusnya komitmen pemerintah daerah untuk mengalokasikan APBD untuk kesejahteraan para pemilik lahan," kata dia.

Berita lain tentang subak sebagai warisan dunia bisa Anda simak di Tempo.co.



Ada Helipad di Subak Tabanan, Kemendikbud: Merusak Warisan Dunia | Bang Naga | on Senin, 15 April 2019 14:51 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Ada Helipad di Subak Tabanan, Kemendikbud: Merusak Warisan Dunia
Description: Keberadaan helipad atau landasan untuk pendaratan helikopter di subak Kabupaten Tabanan, Bali, dapat mengancam status subak sebagai warisan dunia.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1195902/ada-helipad-di-subak-tabanan-kemendikbud-merusak-warisan-dunia.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Said Aqil Panggil Cak Imin Ketum PKB 2019-2024
» Bukan Timnas Indonesia, Vietnam Disebut Thailand Musuh Berat
» Polisi Beber Aliran Dana Buat JAD dari WNI di Afghanistan
» Tak Ada Baca Alquran di Harlah PKB, Said Aqil Tegur Cak Imin
» Roket Suriah Hantam Perbatasan Turki, Lima Orang Terluka
» Ibunda Sebut Jefri Nichol dalam Keadaan Baik Usai Ditangkap
» Polisi Akan Umumkan Tersangka Baru Penganiayaan MOS Taruna

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds