Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Guardiola Tegaskan Leroy Sane Tak Akan Tinggalkan Manchester City | Hidrolik Bocor, Pesawat Garuda Tujuan Mekkah Kembali ke Makassar | Ini Penyebab Perpres Mobil Listrik Nasional Belum Terbit | Gelar The Big Start, Blibli Bidik UMKM Yogya Jadi Peserta | Kontroversi Aturan Poligami Aceh | Libur Sekolah, Remaja di Cina Operasi Plastik | Mendukung Jurnalisme Bermutu | Bukan Tim Pencari Prasangka | Perbaikan Planetarium Taman Ismail Marzuki, Ini yang Ditunggu | Selama First Sale Samsung Jual 50 Unit Galaxy A80 Edisi Blackpink | Liga 1 Kamis Hari Ini: Prediksi Persela Lamongan Vs Bali United | Ahli: Sejumlah Spesies Ikan Endemik Indonesia di Ambang Punah | Jadwal Liga 1 Kamis: Persela Vs Bali United, Borneo Vs Barito | Deretan Mobil Keren yang Akan Hadir di GIIAS 2019 | Anggota DPRD DKI Laporkan Rian Ernest PSI ke Polisi Hari Ini | Berat Badan Bayi Tak Naik Tanda Penyakit Jantung? Cek Gejala Lain | Rencana Pergelaran Formula E di Jakarta Belum Final, Sebab ... | Hasil Bola Dinihari: Piala Afrika, Liga Champions, Pramusim MU | Semen Padang FC Terpuruk di Awal Musim, Ini Langkah Weliansyah | Pengacara Novel Baswedan Sindir Canggihnya Hasil Kerja TGPF | TGPF: Novel Baswedan Ajukan Syarat yang Tak Mungkin | GIIAS 2019: Mengintip Kecanggihan Mobil Toyota Fine Comfort Ride | Prediksi Borneo FC Vs Barito Putera: Ancaman Bomber Rafael Silva | Bursa Transfer: Daftar Lengkap Belanja Pemain Klub Liga Spanyol | Lexus RX300 Tampil Gagah dan Mewah Segera Masuk ke Indonesia | Suhu Lebih Dingin di Musim Kemarau, Ini Penjelasan BMKG | Nabila Syakieb Menyusui saat Hamil, Tak Ada Masalah | Diberi Seteguk Minuman Keras, Bayi 1 Bulan di Cina Meninggal | Perpres Kendaraan Listrik Menunggu Diteken Jokowi | PPP Akui Juga Incar Kursi Ketua MPR | Cerita Kalapas Tangerang Heran Kebijakan Aneh Wali Kota Tangerang | Indonesia Open 2019: Cerita Tentang Ketegangan di Laga Pertama | Kualifikasi Piala Dunia 2022: Optimiskah Timnas? Ini Kata Simon | Belajar Kisah Panji di Museum Panji Malang | Tommy Sugiarto Bicara Tantangan Jadi Pemain Non-Pelatnas | Resmi Meluncur, Ini 6 Fakta Menarik Samsung Galaxy A80 | Liga 1: PSM Makassar Vs Persebaya 2-1, Ini Kata Darije dan Djanur | Kemendagri Tengahi Perseteruan Menkumham Vs Wali Kota Tangerang | Kongres Luar Biasa PSSI akan Digelar di Ancol, Ini Tiga Agendanya | Curahan Hati Ronaldo Saat Pulang dan Kumpul Bareng Keluarga | KPK Kecewa Tim Gabungan Gagal Temukan Pelaku Penyerangan Novel | Hasil Piala Afrika Perebutan Posisi Tiga: Nigeria Vs Tunisia 1-0 | Dana Cekak, UNHCR Gandeng RI dan Donatur Tangani Pencari Suaka | 4 Pemanis Alami yang Lebih Sehat untuk Pengganti Gula | Kampanye Anti-Narkoba, Duterte Tak Mau Disidang di Luar Negeri | Indonesia Open: Wakil Merah Putih yang Gagal dan Lolos Babak II | Menteri Darmin Siapkan Aturan untuk Awasi Impor Barang E-Commerce | ASEAN School Games: Bola Voli Putri Bertekad Tebus Kegagalan | Wawancara Septian David Maulana: Soal PSIS, Timnas, Kuliah | Youtuber Dipolisikan, PSI: Garuda Indonesia Jangan Anti Kritik | Kocak, Kaesang Unggah Foto di Kabin Pesawat untuk Sindir Garuda | Bagaimana Kim Jong Un Menyelundupkan Mobil Mewah Menembus Sanksi? | Patrich Wanggai Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Penganiayan | Fenomena Topi Awan Gunung Rinjani dan Potensi Bahayanya | Dilaporkan Karyawan Garuda ke Polisi, Siapakah Youtuber Rius? | Ongkos Produksi Mahal, Ikea Pindahkan Pabrik ke Eropa | Menteri Prancis Mundur Setelah Ketahuan Makan Lobster Mahal | Digugat Karyawan Garuda, Ini Kata Youtuber Rius Vernandes | Iriana Jokowi Padukan Kebaya dan Sepatu Kets, Ini Kata Desainer | Rius Vernandes Dilaporkan ke Polisi, Garuda: Bukan dari Manajemen | Guardiola Tegaskan Leroy Sane Tak Akan Tinggalkan Manchester City | Hidrolik Bocor, Pesawat Garuda Tujuan Mekkah Kembali ke Makassar | Ini Penyebab Perpres Mobil Listrik Nasional Belum Terbit | Gelar The Big Start, Blibli Bidik UMKM Yogya Jadi Peserta | Pengalaman Seram Steffi Zamora Syuting Uka-Uka The Movie | Help for Asylum Seekers Restricted by Lack of Funds, Claims UNHCR | Kontroversi Aturan Poligami Aceh | Libur Sekolah, Remaja di Cina Operasi Plastik | Mendukung Jurnalisme Bermutu | Bukan Tim Pencari Prasangka |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Darmin Nasution: 3 Kelompok Barang Kuasai 60 Persen Impor | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 15 April 2019 14:46 WIB

Darmin Nasution: 3 Kelompok Barang Kuasai 60 Persen Impor | Berita Tempo Hari Ini

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo (kedua kiri) memberikan Buku Laporan Perekonomian Indonesia 2018 kepada Menko Perekonomian Darmin Nasution (kedua kanan) disaksikan Anggota DPR Aziz Syamsudin (kiri), dan mantan Gubernur BI Syahril Sabirin (kanan) saat peluncuran buku tersebut di Gedung BI, Jakarta, Rabu, 27 Maret 2019. Buku dengan sub judul Sinergi Untuk Ketahanan dan Pertumbuhan itu merupakan laporan, kajian dan pandangan BI terhadap kondisi perekonomian selama 2018. TEMPO/Tony Hartawan

SUMUTkota.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan ada tiga kelompok yang belum bisa diproduksi secara massal di dalam negeri sehingga harus impor. Ketiganya yaitu kelompok barang besi, baja, dan turunannya; petrokimia; dan kimia dasar.

Baca juga: BPS: Impor Maret 2019 Naik 10,31 Persen Jadi USD 13,49 Miliar

Walhasil, Indonesia terpaksa mengimpor ketiga kelompok barang ini dengan jumlah yang banyak. "Ketiganya mendominasi 60 persen dari impor Indonesia," kata Darmin pada pembukaan acara di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, Senin, 15 April 2019.

Memang ada pabrik besi dan baja tanah air yaitu PT Krakarau Steel. Tapi Darmin mengatakan, perusahaan tersebut baru belakangan ini mengolah langsung biji besi menjadi produk besi dan baja. Sebelumnya Krakatau Steel hanya bergerak mengumpulkan besi bekas dan mengolahnya kembali.

Lalu dari sisi petrokimia juga mengalami kondisi serupa. Darmin lalu mencontohkan beberapa produk-produk petrokimia yang banyak digunakan di dalam negeri, mulai dari pipa plastik, poliester pada produk pakaian, hingga produk-produk pada farmasi dan pakaian. Lalu terakhir yaitu produk-produk dari kimia dasar yang juga digunakan dalam sektor farmasi.

Atas kondisi ini, kata Darmin, pemerintah telah berupaya menekan laju impor dengan menyiapkan sejumlah insentif. Salah satunya yaitu penyediaan tax holiday yang rata-rata diarahkan untuk ketiga kelompok barang ini.

Selain itu, pembatasan impor dilakukan dengan menyiapkan sejumlah regulasi di tingkat kementerian terkait.

Dari kelompok barang kimia dasar, Direktur Utama PT Kimia Farma (Persero) Tbk, Honesti Basyir, juga telah jauh-jauh hari menyampaikan kondisi ini. Saat ini, kata dia, industri farmasi nasional masih bergantung pada bahan baku impor. Lebih dari 90 persen bahan baku farmasi masih didatangkan dari luar negeri, seperti Cina dan India.

"Terkait bahan baku, masalah utamanya industri kimia dasar di Indonesia tidak berkembang, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan bahan baku farmasi," ujarnya di Selasa, 2 Oktober 2018.

Sementara dari kelompok barang besi, baja, dan turunannya, berdasarkan South East Asia Iron & Steel Institute (SEAISI) yang diolah Krakatau Steel, impor baja pada 2018 berkisar 7,7 juta ton. Jumlah tersebut mencakup 55 persen dari konsumsi baja nasional pada 2018 sebesar 14,2 juta ton.

Jumlah tersebut meningkat dibandingkan 2017 dengan impor sebanyak 7,1 juta ton atau 52 persen dari konsumsi 13,6 juta ton. Adapun, pada 2016 impor baja sebanyak 6,9 juta ton atau 54 persen dari konsumsi 12,7 juta ton.

Akibat adanya peningkatan tersebut, pemerintah pun berupaya mengendalikannya dengan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 110 Tahun 2018 tentang Ketentuan Impor Besi atau Baja, Baja Paduan, dan Produk Turunannya sejak 20 Januari 2019.

Direktur Eksekutif Asosiasi Baja Nasional (IISIA) Yerry Idroes mengatakan pihaknya pun telah mengimbau seluruh anggotanya untuk mendukung penerapan regulasi tersebut. Himbauan disampaikan dalam surat edaran sebagai tindak lanjut pembahasan impor baja antara Menteri Perindustrian dengan hampir 400 perusahaan baja.

"Edaran itu dibuat atas data masa lalu, supaya masa depan tidak terjadi lagi [peningkatan impor baja]. Sesuai pembahasan dengan menteri pada awal Januari, disampaikan permohonan untuk menggunakan baja yang sudah diproduksi di dalam negeri," ujar Yerry pada 5 Februari 2019.

Sementara untuk kelompok barang petrokimia, keluhan disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi pada 12 Maret 2019 dalam Rapat Koordinasi Nasional Investasi Tahun 2019 yang juga diadakan di ICE BSD, Banten. Saat itu, Jokowi meminta semua pihak mempercepat pelayanan perizinan untuk investasi yang mengarah pada sektor hilir atau pengolahan dan industri petrokimia.

"Kalau sudah investasi sektor hilir dan petrokimia sudah dengan tutup mata berikan saja," katanya. Khusus untuk investasi petrokimia, Jokowi menyebutkan impor produk petrokimia saat ini sangat besar sehingga kontribusinya kepada defisit neraca transaksi berjalan juga besar.

Baca berita impor lainnya di Tempo.co

BISNIS



Darmin Nasution: 3 Kelompok Barang Kuasai 60 Persen Impor | Bang Naga | on Senin, 15 April 2019 14:46 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Darmin Nasution: 3 Kelompok Barang Kuasai 60 Persen Impor
Description: Darmin Nasution menyampaikan sampai saat ini, ada tiga kelompok yang belum bisa diproduksi massal di dalam negeri sehingga harus impor.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1195900/darmin-nasution-3-kelompok-barang-kuasai-60-persen-impor.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Kitman dan Seni Memanjakan Pemain Bola
» Harga Minyak Dunia Melemah Terseret Kenaikan Stok BBM AS
» LAPAN: Tujuh Provinsi Rawan Kebakaran Hutan
» Tak Netral di Pemilu 2019, Ketua Bawaslu Surabaya Dicopot
» Santai di Taman, Irina Shyak 'Move On' dari Bradley Cooper
» Menakar Peluang Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022
» Kemenkeu akan Tarik Pajak atas Jual Beli Barang Digital

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds