Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Tiket Pesawat Mahal, Bisnis Hotel dan Agen Perjalanan Merosot | Ini yang Istimewa dari OPPO F11 Pro Avengers: Endgame | Selain Sofyan Basir, Ini Dirut PLN Lainnya yang Terjerat Korupsi | KPK Sita Dokumen Anggaran dari Kantor Wali Kota Tasikmalaya | Sidang Ratna Sarumpaet Hari Ini, Empat Saksi Ahli akan Dihadirkan | IIMS 2019: BMW Tawarkan Garansi Tanpa Batas Kilometer | Jessica Iskandar Beri Hadiah Umrah untuk Asistennya | Daftar Domain .id Dua Karakter, Harganya Rp 500 Juta | BMKG: Jakarta Timur dan Selatan Berpotensi Hujan | Piala Indonesia: Ricky Tunda Bulan Madu demi Bela Bali United | Piala Indonesia: Jelang Lawan Pesija, Bali United Lepas Bate | Fosil T-Rex Dilelang di eBay Rp 41,5 Miliar | Tim Gabungan Novel Baswedan: Mau Jenderal atau Kopral Itu Materi | Man United Vs Man City 0-2: Rekor buat Citizens, Rapor Buruk MU | Presiden Joko Widodo Dijadwalkan Buka IIMS 2019 | Piala Indonesia, Supardi: Persib Masih Punya Peluang di Leg 2 | 3 Saran Ahli Dalam Mengurangi Risiko Diabetes, Hindari Soda | Kejuaraan Bulu Tangkis Asia: Tak Sehat, Hendra / Ahsan Mundur | Piala Indonesia: Debut Manis Roberto Carlos Mario Gomez | KPK Dalami Aliran Dana PLTU saat Periksa Saksi untuk Sofyan Basir | OPPO F11 Pro Edisi Avengers: Endgame Dirilis, Harga Rp 5,299 Juta | Hasil Coppa Italia: Kalahkan AC Milan 0-1, Lazio Lolos ke Final | Terkait Pencucian Uang, Polisi Belgia Geledah Kantor Anderlecht | Ucapan Selamat Datang Rizieq Shihab, PA 212: Sah-sah Saja | Hollywood Merayakan Akhir dari Film Avengers | Klasemen Liga Spanyol: Menang, Atletico Tunda Pesta Barcelona | Mobil Esemka Tes Pasar, Pemdes Demangan Akan Undang PT SMK | Klasemen Liga Inggris: Man United Vs Man City 0-2, Arsenal Keok | Empat Pembunuh Anggota FBR Ditangkap, Satu Ditembak | Rafael Nadal ke Babak 16 Besar Barcelona Open | KPK Telah Tetapkan Wali Kota Tasikmalaya Tersangka | Ernest Prakasa Galang Crowdfunding Beli Cermin buat Hanum Rais | Begini Peserta Syukuran di TMII Meyakini Kemenangan Prabowo | Syukuran Prabowo Menang, Amien Rais Sindir Presiden Bebek Lumpuh | Massa Pro-Prabowo Demo di Bawaslu, Desak Komisioner KPU Dipecat | Syukuran Prabowo-Sandi di TMII Dilarang Direkam, Wartawan Kecewa | DJ Butterfly Melahirkan Bayi Perempuan, Netizen: Halo Mbah Mijan | Real Count Sementara KPU Rabu Pagi: Suara Jokowi 55,39 Persen | Lima Jurus Kubu Jokowi dalam Menunggu Hasil Resmi KPU | Bachtiar Nasir Klaim de Facto Prabowo Resmi Jadi Presiden | Tinju Dunia: Kemenangan KO Terdahsyat Bulan Ini, Simak Videonya | Tiket Pesawat Mahal, Bisnis Hotel dan Agen Perjalanan Merosot | Ini yang Istimewa dari OPPO F11 Pro Avengers: Endgame | Selain Sofyan Basir, Ini Dirut PLN Lainnya yang Terjerat Korupsi | KPK Sita Dokumen Anggaran dari Kantor Wali Kota Tasikmalaya | Sidang Ratna Sarumpaet Hari Ini, Empat Saksi Ahli akan Dihadirkan | IIMS 2019: BMW Tawarkan Garansi Tanpa Batas Kilometer | Jessica Iskandar Beri Hadiah Umrah untuk Asistennya | Daftar Domain .id Dua Karakter, Harganya Rp 500 Juta |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Tips Bangkitkan Semangat Anak Down Syndrome dari Para Ibu | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 15 April 2019 14:21 WIB

Tips Bangkitkan Semangat Anak Down Syndrome dari Para Ibu | Berita Tempo Hari Ini

Imansyah Aditya Fitri, seorang anak dengan down syndrome asal Payakumbuh, Sumatra Barat yang piawai menabuh drum saat tampil dalam peringatan Hari Down Syndrome Sedunia 2019 di Lapangan Sepakbola Potorono, Bantul, 31 Maret 2019. TEMPO | Pito Agustin Rudiana

SUMUTkota.com, Bantul - Anak down syndrome membutuhkan perhatian dan kesabaran ekstra dari orang dewasa yang merawatnya. Tiga ibu dengan anak berkebutuhan khusus berbagi kisah bagaimana mereka mendongkrak mood buah hatinya yang mendadak lenyap karena sesuatu hal.

Baca: Sebab Anak Down Syndrome Sebaiknya Masuk Sekolah Inklusif

Seperti apa tips membangkitkan semangat anak down syndrome dari Syarfi, 52 tahun, ibunda Imansyah Aditya Fitri, 16 tahun; Evi, ibu dari Kidung Sariro Ayu, 3,5 tahun; dan Lia Nurjanti, guru Putri Pertiwi, 27 tahun.

Dalam acara peringatan Hari Down Syndrome Sedunia yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Potorono, Kabupaten Bantul, 31 Maret 2019, Syarfi menceritakan bagaimana mood Aditya mendadak lenyap. Padahal saat itu dia harus menggebuk drum untuk mengiringi musik.

"Mood Aditya hilang karena tiba-tiba musik yang diputar terhenti," kata Syarfi. Seketika itu dia panik dan langsung meminta operator meneruskan lagu yang sama. Sayang, mood Aditya sudah anjlok. Dia menolak menabuh drum.

Syarfi berusaha merayu dan anaknya mau beraksi kembali asalkan yang diputar adalah musik pilihannya, yakni lagu berjudul 'Selow'. Untuk menjaga semangat Aditya, Syarfi mengajak semua penonton berjoget. Acara peringatan Hari Down Syndrome Sedunia berlangsung meriah.

Imansyah Aditya Fitri, seorang anak dengan down syndrome asal Payakumbuh, Sumatera Barat yang jago menabuh drum saat tampil dalam peringatan Hari Doen Syndrom Sedunia 2019 di Lapangan Sepakbola Potorono, Bantul, 31 Maret 2019

Sayangnya di tengah tarian tadi, ada lagi yang membuat Aditya ngambek. Musababnya, dia tak suka ada orang yang berjoget di panggung dan persis di depan drumnya. Posisi orang tersebut menghalangi penonton melihat aksi panggung Aditya. Beberapa kali dia memberikan isyarat dengan cara menggerakkan stik drumnya ke kiri dan kanan supaya orang yang berjoget di depannya minggir.

"Performa Aditya sangat tergantung mood," kata Syarfi kepada Tempo di sela acara. Beberapa faktor penyebabnya antara lain kelelahan fisik dan kondisi lingkungan sekitar. Aditya pun kesulitan membagi konsentrasi. Apabila dia ingin berkonsentrasi pada satu hal tapi dikacaukan oleh hal lain, dia bisa kehilangan mood dan menghentikan permainannya.

Syarfi menceritakan saat Aditya sudah datang ke suatu acara pada pukul 08.00, namun ternyata dia dijadwalkan pentas pukul 14.00. Selama tujuh jam menunggu, Aditya terlanjur kelelahan dan bosan. "Akhirnya dia enggak mau main sama sekali karena lelah," ucap Syarfi.

Sebab itu, Syarfi selalu merinci kepada setiap penyelenggara acara, kira-kira jam berapa putranya bakal tampil. "Jadi, kami datang saat mendekati waktu manggung," ucap dia seraya menjelaskan kelelahan sangat mempengaruhi emosi anak down syndrome.

Baca juga: Ini Dia Manfaat Teh Hijau untuk Pengidap Down Syndrome

Memang ada beberapa cara untuk mengembalikan mood Aditya. Misalnya dijanjikan jalan-jalan, dibelikan sesuatu yang dia suka, hingga melibatkan orang-orang yang dia sayangi. Hanya saja, tak mudah melakukan semua itu karena harus ada kerja sama tim.

Kerja sama tim ini, menurut Syarfi, terwujud dengan saling mendukung dan berbagi peran. Apabila ada anak down syndrome yang ngambek, maka ibu-ibu dan anak-anak yang lain membantu memulihkan mood-nya. Seperti mengingatkan Adit, bahwa penampilannya ditunggu banyak orang. "Enggak bisa kerja sendiri untuk mengurusi anak berkebutuhan khusus," kata Syarfi.

Selanjutnya: Mood Kidung Sariro Ayu dan Putri Pertiwi



Tips Bangkitkan Semangat Anak Down Syndrome dari Para Ibu | Bang Naga | on Senin, 15 April 2019 14:21 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Tips Bangkitkan Semangat Anak Down Syndrome dari Para Ibu
Description: Tiga ibu dengan anak down syndrome berbagi pengalaman mengembalikan mood buah hati mereka.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1195893/tips-bangkitkan-semangat-anak-down-syndrome-dari-para-ibu.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds