Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Syuting di Luar Negeri, Begini Yayan Ruhian Tetap Dekat Keluarga | IMX 2019: Modifikator Indonesia Bisa Menjadi Tunner Kelas Dunia | Pengancam Jokowi, Hermawan Susanto Akan Numpang Nikah di Polda | KPU: MK Gelar Sidang Putusan Sengketa Pilpres Tanggal 28 Juni | F2: Tanpa Nilai dari GP Monako, Sean Gelael Bidik GP Prancis | Polri Buka Suara soal Video Viral Pemukulan Remaja oleh Brimob | Hadapi Yusril di Sidang Gugatan Pilpres, Ini Kata Denny Indrayana | Gugur, Pasukan Perdamaian PBB Asal Indonesia Terima Penghargaan | KPAI Jelaskan Kronologis Tewasnya Dua Remaja di Kerusuhan 22 Mei | Nyanyian Pendukung Prabowo-Sandi di Pintu Belakang Gedung MK | Hashim: Pak JK Bisa Telepon Langsung Prabowo, Tak Perlu Perantara | Brimob Brutal Usai Kerusuhan 22 Mei? Ini Kronologis dari Lokasi | Tidak Tewas, Korban Pengeroyokan Brimob Kini di Tahanan Polda | Setelah Ditalak Android, Huawei Kini Dilarang Pakai SD Card | Dahnil Anzar Mengaku Akun Twitter-nya Diretas | Syuting di Luar Negeri, Begini Yayan Ruhian Tetap Dekat Keluarga | IMX 2019: Modifikator Indonesia Bisa Menjadi Tunner Kelas Dunia | Pengancam Jokowi, Hermawan Susanto Akan Numpang Nikah di Polda | KPU: MK Gelar Sidang Putusan Sengketa Pilpres Tanggal 28 Juni | F2: Tanpa Nilai dari GP Monako, Sean Gelael Bidik GP Prancis | Hasil Liga 1: PSS Sleman Vs Semen Padang 1-1, Simak Video Golnya | Hasil Kualifikasi Formula 1 Monaco: Lewis Hamilton Raih Pole | Hipmi Undang Jokowi dan Sandiaga Buka Bersama Besok Sore | Alasan Isuzu Panther Tetap Bertahan di Indonesia | Nama Anak Keempat Kim Kardashian Digunakan untuk Bisnis |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

BPS: Neraca Perdagangan Februari Surplus Setelah Defisit 4 Bulan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 15 Maret 2019 11:05 WIB

BPS: Neraca Perdagangan Februari Surplus Setelah Defisit 4 Bulan | Berita Tempo Hari Ini

Neraca Perdagangan Juni Surplus

SUMUTkota.com, Jakarta - Badan Pusat Statisitik atau BPS mencatat neraca perdagangan pada Februari 2019 surplus sebesar US$ 330 juta. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan surplus tersebut disumbangkan neraca ekspor-impor dari non migas yang surplus sebesar US$ 790 juta.

Baca juga: Jokowi Kesal Neraca Perdagangan Defisit Lagi, Ini Respons Mendag

"Sesudah empat bulan defisit, bulan ini surplus. Meskipun demikian, jika dilihat kondisi impor atau ekspor yang turun karenanya. Tapi setidaknya ini berita baik karena akan berpengaruh pada angka pertumbuhan ekonomi triwulan pertama 2019," kata Suhariyanto di kantornya saat mengelar konferensi pers di Jakarta Pusat, Jumat 15 Februari 2019.

Sebelumnya, BPS merilis laporan bahwa neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit US$ 1,16 miliar pada Januari 2019. Defisit ini disebabkan kondisi neraca ekspor yang lebih rendah dibandingkan impor. Dalam hal ini, nilai ekspor Januari 2019 mencapai US$ 13,87 miliar sedangkan nilai impor hanya mencapai US$ 15,03 miliar.

Defisit tersebut terjadi karena adanya defisit pada sektor migas sebesar US$ 454 juta dan non migasnya sebesar US$ 704,7 miliar. Menurut catatan BPS, defisit neraca perdagangan pada Januari 2019 menjadi defisit terdalam sejak 2014.

Suhariyanto menjelaskan, meski dari sisi non migas mengalami surplus, dari sisi migas posisi neraca masih mengalami defisit sebesar US$ 460 juta. Defisit tersebut terjadi karena harga komoditas minyak mentah dan hasil minyak yang mengalami penurunan. Sedangkan komodias gas masih mengalami surplus.

Kendati demikian, walaupun pada Februari 2019 neraca perdagangan masih surplus, sepanjang Januari-Februari 2019, neraca perdagangan masih defisit sebesar US$ 1,03 miliar. Defisit paling banyak disumbangkan oleh neraca non migas yang mengalami defisit sebesar US$ 730 juta.

"Meski bulan Februari surplus, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu dipikirkan. Misalnya, bagaimana harus memacu ekspor, melakukan diversifikasi pasar dan menyajikan produk yang kompetitif serta perlu untuk kendalikan impor," kata Suhariyanto.

Baca berita neraca perdagangan lainnya di Tempo.co



BPS: Neraca Perdagangan Februari Surplus Setelah Defisit 4 Bulan | Bang Naga | on Jumat, 15 Maret 2019 11:05 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: BPS: Neraca Perdagangan Februari Surplus Setelah Defisit 4 Bulan
Description: Badan Pusat Statisitik atau BPS mencatat neraca perdagangan pada Februari 2019 mengalami surplus sebesar US$ 330 juta.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1185535/bps-neraca-perdagangan-februari-surplus-setelah-defisit-4-bulan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds