Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Kepastian Politik Pasca Pemilu 2019 DInilai Picu Pasar Modal Reli | Kronologi Pembakaran di Asrama Brimob Petamburan: 11 Mobil Hangus | Smartfren Tambah Kapasitas Jaringan di Jalur Mudik | Inspirasi dari Perempuan Peneliti | 20 Mei | Lagi, KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Asal Filipina | Demo 22 Mei, Sekitar 529 Personel Gabungan Jaga Kawasan Kota Tua | Terlalu Banyak Syuting Ramadan, Luna Maya Pingsan di Toilet | Titiek Soeharto Pertanyakan Penangkapan Soenarko | Massa Masih Berkumpul di Asrama Brimob Pagi Ini, Polisi Siaga | Almaz Laris, Wuling Masih Berharap pada Confero Jadi Penopang | Setelah Jokowi Menang Lagi | Merawat Demokrasi Kita | Samsung Buka 5 Posko Mudik di Bandara dan Rest Area | Pencak Silat Indonesia Populer di Kalangan Perempuan Mesir | Demo 22 Mei, Sejumlah Karyawan Menghindar dan Pilih Libur | Menjelang Mudik 2019, Rambu di Jalan Alternatif Jawa Barat Minim | Kemenhub Bakal Pantau Harga Tiket Pesawat Mudik Lebaran | Pendiri Telegram Sebut Penyebab WhatsApp Tidak Aman | Inilah Penerus Toyota Alphard, Lebih Nyaman dan Mewah | Waspada Diet Gagal saat Lebaran, Cegah dengan 10 Langkah Ini | Massa Demo Bawaslu Bakar Asrama Brimob Petamburan | Ini 10 Fitur Google Maps yang Bisa Dimanfaatkan untuk Mudik | Demo Ricuh, Massa Masih Berkumpul di Asrama Brimob Petamburan | Sisa Massa Demo Ricuh Bawaslu Masih Melawan Aparat di Tanah Abang | Organda Minta Bus Tak Ikut Sistem Satu Arah di Tol Trans Jawa | Maia Estianty Bocorkan Rencana Lamaran Julie Estelle | Mobil Esemka Masih Euro 2, Kemenhub: Jika Dijual Harus Diuji Lagi | Selebritas ke Senayan: dari Krisdayanti hingga Kirana Larasati | Balik ke Bawaslu, Aparat Tinggalkan Massa Bertahan di Tanah Abang | Ada yang Coba Memanjat, Menara Eiffel Ditutup Sementara | Di Film Terbarunya, Ernest Prakasa Berencana Kurangi Komika | Massa Aksi Demo 22 Mei Bubar Setelah 6 Jam Bentrok dengan Polisi | Kaesang Pangarep Geram Cuitan Kakaknya Jadi Berita di Tempo | Demo Ricuh Bawaslu, 2 Water Cannon Buka Jalan Arah Tanah Abang | Taksi Terbang Jerman Mengudara, Biaya Lebih Murah dari Helikopter | F-22 AS Cegat Pesawat Pengebom Tu-92 Rusia di Alaska | Demo Bawaslu Ricuh: Massa Lakukan Aksi Bakar Ban dan Motor di... | SBY: Selamat kepada Jokowi - Ma'ruf, Saya Dukung Penuh | Liga 1 Rabu Hari Ini: Prediksi Persela Lamongan Vs Persipura | Rusuh Usai Aksi di Bawaslu, Polisi Desak Massa Demo 22 Mei Bubar | 3 Tips Memilih Baju Lebaran dari Zaskia Sungkar | Ajax Amsterdam Beli Bek Baru, De Ligt Semakin Dekat ke Barcelona | Prediksi Borneo FC Vs Arema di Ajang Liga 1 Rabu Hari Ini | Kesalahan Penggunaan pada Car Seat Ini Bisa Bahayakan Bayi | Hadapi SEA Games 2019, Triadi Fauzi Latihan di Bandung | Astra Peugeot Perluas Jaringan Dealer dan Bengkel ke Solo | Liga 1, Persela Kehilangan Pemain Andalannya Saat Jamu Persipura | Pemilu Usai, TKN Minta Pendukung Tak Gembira Berlebihan | Jadwal Piala Sudirman 2019 Rabu Ini: Kejar Juara Grup Vs Denmark | Dayung Indonesia Targetkan 18 Emas di SEA Games 2019 | Cerita Pemuda Ponorogo Nekad ke Demo 22 Mei Meski Dicegat Polisi | Liga 1, Borneo FC Optimis Raih 3 Poin Saat Hadapi Arema FC | Beli Isuzu Jelang Lebaran: Bunga Ringan, Gratis Bensin Rp 2 Juta | Persebaya Seri, Djanur Anggap Kalteng Putra Kurang Sportif | Persebaya Ditahan Kalteng Putra 1-1, Djanur: Ini Suatu Kerugian | Alasan Menteri Kominfo Minta RUU PDP Segera Disahkan DPR | Liga 1, Arema FC Prediksi Bakal Sulit Raih Poin dari Borneo FC | Presiden Cina Xi Jinping Ucapkan Selamat ke Presiden Jokowi | Massa Demo 22 Mei Sulut Mercon: Balasan Tembakan Gas Air Mata | Sibuk Bisnis, Begini Cara Bams Eks Samsons Bagi Waktu Keluarga | 6 Hal Soal Daniel James, Calon Rekrutan Perdana Manchester United | Menghadapi Mudik 2019, Garda Oto Memberikan Promo Bonus E-toll | Jadwal Liga 1 Hari Ini, Borneo FC vs Arema FC | Alasan Polisi Tarik SPDP Prabowo di Kasus Makar Eggi Sudjana | Ini Isi Surat Hermawan Susanto Minta Maaf ke Presiden Jokowi | Ricuh Demo 22 Mei, Polisi Tembakkan Gas Air Mata ke Arah Massa | Penyebab Massa Demo 22 Mei Bentrok dengan Polisi di Depan Bawaslu | Dugaan Makar Eggi Sudjana, Giliran Sambo Akan Diperiksa Polisi | Persebaya Surabaya Vs Kalteng Putra 1-1, Gomes Puas | Presiden Iran Kembali Tolak Dialog dengan Amerika Serikat | Bupati Mesuji dan Penyuap Krakatau Steel Segera Disidangkan | Istri dan Anak Kabarkan Kondisi Ustad Arifin Ilham Kembali Stabil | Setelah Bubar Ada Massa Rusak Kawat Berduri Bawaslu dan Ditangkap | Bertambah, Saling Kritik Pemerintahan Anies dan Para Menteri | Wasiat Arifin Ilham: Siapkan Kafan dan Disalatkan di 2 Masjid Ini | Kata Polisi-TNI Soal Kabar Eks Danjen Kopassus Soenarko Ditangkap | Polisi Tarik Lagi SPDP Prabowo Subianto, Kenapa? | Dugaan Teroris di Aksi 22 Mei, BPN Prabowo: Tanggung Jawab Polisi | Putra Arifin Ilham Kabarkan Kondisi Ayahnya Sedang Kritis | Terancam Pidana Mati, Hermawan Susanto Kirim Surat Maaf ke Jokowi | Manchester United Dapatkan Rekrutan Pertamanya di Bursa Transfer | Beredar SPDP Eggi Sudjana, BPN: Prabowo Sebagai Terlapor | Kubu Prabowo Putuskan Ajukan Sengketa Hasil Pilpres 2019 ke MK | Kepastian Politik Pasca Pemilu 2019 DInilai Picu Pasar Modal Reli | Kronologi Pembakaran di Asrama Brimob Petamburan: 11 Mobil Hangus | Smartfren Tambah Kapasitas Jaringan di Jalur Mudik | Inspirasi dari Perempuan Peneliti | 20 Mei | Lagi, KKP Tangkap Kapal Pencuri Ikan Asal Filipina | Demo 22 Mei, Sekitar 529 Personel Gabungan Jaga Kawasan Kota Tua | Terlalu Banyak Syuting Ramadan, Luna Maya Pingsan di Toilet | Titiek Soeharto Pertanyakan Penangkapan Soenarko | Massa Masih Berkumpul di Asrama Brimob Pagi Ini, Polisi Siaga |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Seniman Penggila UFO Asal Yogya Ikut Simulasi Persiapan ke Mars | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 15 Maret 2019 11:43 WIB

Seniman Penggila UFO Asal Yogya Ikut Simulasi Persiapan ke Mars | Berita Tempo Hari Ini

Seniman Vincensius Christiawan berada di kapal pemecah es untuk latihan persiapan ke Antartika (foto dokumentasi Vincensius Christiawan).

SUMUTkota.com, Yogyakarta - Penggila Unidentified Flying Object (UFO) asal Indonesia, Vincensius Christiawan mengikuti simulasi riset isolasi manusia menuju Antartika di kapal pemecah es Jepang. Tujuan akhir dari proyek ini adalah menyiapkan manusia Bumi ke planet lain lain, termasuk Mars.

Venzha, sapaan Vincensius menjalani misi karantina dan isolasi di dalam kapal pemecah es berukuran besar milik Jepang bernama SHIRASE 5002 selama sebulan (14 Februari-14Maret) 2019.

NASA: Orang Pertama yang Mendarat di Mars Kemungkinan Wanita

Kapal tersebut sedang parkir di pelabuhan Provinsi Chiba, Kota Funabasi, wilayah Tokyo Bay. “Kami dilatih sangat keras dan disiplin untuk persiapan menuju Antartika,” kata Venzha kepada Tempo melalui pesan whatsApp, Kamis, 14 Maret 2019.

Kamis sore itu merupakan hari terakhir isolasi. Venzha mengikuti program SHIRASE : Simulation of Human Isolation Research for Antarctica-based Space Engineering, program pelatihan dalam bidang ruang angkasa dan eksplorasi ruang angkasa.

Tujuannya menyiapkan manusia dari planet bumi menuju planet baru bagi generasi yang akan datang, salah satunya adalah ke planet Mars.

Misi pelatihan ini berbasis pada space travel, yaitu simulasi di sebuah pesawat ruang angkasa, meninggalkan planet bumi, dan terisolasi. Venzha merupakan satu-satunya orang Indonesia yang terseleksi bersama tiga orang dari Jepang.

Tiga orang lainyya adalah Yusuke Murakami (excecutive officer), Misuzu Takashina (journalist), dan Daisuke Kasada (mission specialist). 

SHIRASE punya misi jangka panjang hingga 2030. Misi 2019 kali ini adalah misi awal yang disebut dengan SHIRASE EXP.0 atau Expedition Zero.

“Pelatihan ini untuk mengukur kekuatan manusia menembus batas kemampuannya,” kata Yusuke Murakami, Excecutive Officer SHIRASE.

Dalam pelatihan itu, Venzha berperan sebagai pengkomando atau commander. Tugas dia menerjemahkan setiap yang terjadi dan apa yang harus dilakukan masing-masing anggota tim.

Venzha dilatih agar mampu menghadapi tempat baru yang sangat berbeda dengan keseharian hidup manusia di bumi. Setiap detail yang terjadi pada masa pelatihan dan karantina didokumentasikan. Semua anggota tim harus menaati semua aturan yang sangat ketat.

Pada pelatihan ini tidak menggunakan istilah hari layaknya manusia yang menggunakan parameter waktu di bumi. Tapi menggukan SIM atau simulation untuk menandai pergantian waktu.

Pelatihan ini didesain sebagai simulasi sebuah pesawat ruang angkasa sehingga waktu yang digunakan bukan 24 jam waktu bumi berputar, melainkan jam yang terus berputar dengan 3 kali shift (bagian).

“Masing-masing bagian terdiri dari 24 jam dan mendapat jatah waktu istirahat selama 8 jam,” kata Venzha.

SIM istilah digunakan untuk menandai waktu 24 jam berputar dimulai sejak 10 pagi atau 12 siang, sesuai waktu dimulainya satu putaran SIM. Jadi tidak tergantung dari perputaran matahari sebagai penanda siang dan malam, karena tidak ada istilah malam (gelap) atau siang (terang) di dalam pesawat ruang angkasa.

SHIRASE merupakan kapal berukuran besar pemecah es milik Jepang yang diproduksi pada era 90-an. Kapal ini digunakan untuk ekspedisi ke Antartika setiap tahun. Misi ke Antartika kapal tersebut meliputi riset tentang lingkungan, geofisika, cuaca, suhu global, dan komunikasi satelit yang dioperasikan oleh badan nasional bernama Japan Maritime Self-Defence Force (JMSDF).

Ilmuwan Temukan Adanya Sistem Air Bawah Tanah Raksasa di Mars

Kapal ini menghubungkan Jepang dan Antartika sebagai misi untuk membuat pangkalan dan laboratorium besar di wilayah Antartika, yang sampai saat ini sudah terbangun dengan baik dan lengkap.

Tahun 2008, SHIRASE 5002 berhenti menjalankan tugasnya ke Antartika dan digantikan kapal generasi baru. SHIRASE 5002 digunakan sebagai bahan penelitian, tempat inkubasi, riset dan pengetahuan umum bagi masyarakat yang ingin berkunjung pada waktu yang dijadwalkan.

Kapal penerusnya, SHIRASE 5003 hingga saat ini sangat aktif beroperasi dan bolak-balik menempuh perjalanan Jepang-Antartika. Setiap berangkat menuju Antartika, kapal ini membelah dan melewati wilayah Indonesia bagian tengah menuju ke kutub bumi selatan. “SHIRASE 5003 kini sedang berada di Antartika,” kata Venzha.

Lelaki alumnus Institut Seni Indonesia Yogyakarta ini merupakan seniman yang banyak menghasilkan karya-karya seni berbasis ruang angkasa. Sebelumnya dia pernah menjalani simulasi hidup di Mars selama sebulan, sejak Maret hingga April 2018.

Simulasi itu berlangsung di gurun dekat Kota Hanksville, Negara Bagian Utah, Amerika Serikat. Dia satu-satunya orang Indonesia yang mengikuti simulasi bersama enam orang asal Jepang. Simulasi itu digelar The Mars Society, organisasi advokasi luar angkasa yang berpengaruh, yang mendedikasikan untuk eksplorasi dan koloni manusia di Mars.



Seniman Penggila UFO Asal Yogya Ikut Simulasi Persiapan ke Mars | Bang Naga | on Jumat, 15 Maret 2019 11:43 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Seniman Penggila UFO Asal Yogya Ikut Simulasi Persiapan ke Mars
Description: Vincensius Christiawan mengikuti simulasi riset isolasi manusia menuju Antartika menyiapkan manusia untuk ke Mars.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1185529/seniman-penggila-ufo-asal-yogya-ikut-simulasi-persiapan-ke-mars.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds