Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Polri Buka Suara soal Video Viral Pemukulan Remaja oleh Brimob | Hadapi Yusril di Sidang Gugatan Pilpres, Ini Kata Denny Indrayana | Gugur, Pasukan Perdamaian PBB Asal Indonesia Terima Penghargaan | KPAI Jelaskan Kronologis Tewasnya Dua Remaja di Kerusuhan 22 Mei | Nyanyian Pendukung Prabowo-Sandi di Pintu Belakang Gedung MK | Hashim: Pak JK Bisa Telepon Langsung Prabowo, Tak Perlu Perantara | Brimob Brutal Usai Kerusuhan 22 Mei? Ini Kronologis dari Lokasi | Tidak Tewas, Korban Pengeroyokan Brimob Kini di Tahanan Polda | Setelah Ditalak Android, Huawei Kini Dilarang Pakai SD Card | Dahnil Anzar Mengaku Akun Twitter-nya Diretas | Hasil Liga 1: PSS Sleman Vs Semen Padang 1-1, Simak Video Golnya | Hasil Kualifikasi Formula 1 Monaco: Lewis Hamilton Raih Pole | Hipmi Undang Jokowi dan Sandiaga Buka Bersama Besok Sore | Alasan Isuzu Panther Tetap Bertahan di Indonesia | Nama Anak Keempat Kim Kardashian Digunakan untuk Bisnis | Spice Girls Mulai Tur Reuni, Minus Victoria Beckham | Blokir Berakhir, Kominfo Minta Netizen Hapus Aplikasi VPN | Pidato Pengunduran Diri Theresa May dan Dampak pada Perempuan | Piala Sudirman 2019: Ditekuk Jepang 1-3, Indonesia Gagal ke Final | Syuting John Wick 3, Yayan Ruhian Cerita Cara Kerja Hollywood |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Kartu Pra Kerja Jokowi Dinilai Belum Tentu Atasi Pengangguran | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 15 Maret 2019 07:35 WIB

Kartu Pra Kerja Jokowi Dinilai Belum Tentu Atasi Pengangguran | Berita Tempo Hari Ini

Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi memaparkan visi misinya saat Konvensi Rakyat Jokowi - Amin di Sentul International Convention Center, Bogor, Ahad, 24 Februari 2019. Calon presiden inkumben menjanjikan dua kartu sakti untuk masyarakat jika terpilih kembali. TEMPO/Muhammad Hidayat

Jakarta - Rencana calon presiden inkumben Joko Widodo mengeluarkan Kartu Pra Kerja kembali menuai kritik. Kartu sakti Jokowi dinilai belum tentu mampu mengatasi persoalan pengangguran di Indonesia.

BACA: Perkenalkan Kartu Pra Kerja, Jokowi: Bukan Menggaji Pengangguran

Mengutip data Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS) pada Agustus 2018, Wakil Direktur Insitute for Development of Economics and Finance (Indef) Eko Listiyanto, menyebut saat ini ada 1,18 juta tenaga kerja yang telah mendapat pelatihan atau sertifikasi, tapi tetap menganggur. "Kalau lihat data itu, mewacanakan Kartu Pra Kerja jadi persoalan, jangan sampai sudah dilatih tetapi pekerjaan tidak ada," ujar Eko di Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019.

Padahal, Eko melanjutkan, jika menilik janji Jokowi, pemegang Kartu Pra Kerja bakal mendapat honor selama menganggur dalam periode tertentu. Hal tersebut dikhawatirkan bisa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. 

Selama ini, Eko menilai pemerintah memang masih kerap bermain di sisi suplai daripada sisi permintaan alias penyediaan lapangan pekerjaan. "Ini bisa jadi pelatihannya tidak relevan atau waktu pelatihannya sangat terbatas."

Sebelumnya, Jokowi mengatakan Kartu Pra kerja dikeluarkan untuk mendukung generasi muda Indonesia agar memiliki peluang masuk ke dunia industri dan dunia kerja. Jokowi menyebut itu adalah investasi yang dilakukan pemerintah.

BACA: Pro Kontra Kartu Pra Kerja Jokowi

Dengan memegang kartu Pra Kerja, para lulusan Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, hingga akademi, yang ingin masuk ke dunia kerja akan dilatih terlebih dahulu. Pelatihan itu bisa dilakukan baik di dalam maupun di luar negeri. "Setelah pegang kartu ini, kalau sudah training kok belum dapat kesempatan kerja, ini akan ada insentif honor," tutur Jokowi.  

Atas rencana itu, juru bicara Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo - Sandiaga Uno, Nizar Zahro menilai program kartu pra kerja Jokow berpotensi membebani keuangan negara. Menurut Nizar, program Kartu Pra Kerja capres inkumben ini justru akan menambah utang. "Untuk gaji guru saja kita masih utang," kritik Nizar melalui keterangan tertulis Selasa petang, 5 Maret 2019.



Kartu Pra Kerja Jokowi Dinilai Belum Tentu Atasi Pengangguran | Bang Naga | on Jumat, 15 Maret 2019 07:35 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Kartu Pra Kerja Jokowi Dinilai Belum Tentu Atasi Pengangguran
Description: Ide Kartu Pra Kerja dari Jokowi kembali menuai kritik karena dinilai belum tentu mampu mengatasi persoaalan pengangguran di Indonesia.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1185457/kartu-pra-kerja-jokowi-dinilai-belum-tentu-atasi-pengangguran.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds