Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Polri Buka Suara soal Video Viral Pemukulan Remaja oleh Brimob | Hadapi Yusril di Sidang Gugatan Pilpres, Ini Kata Denny Indrayana | Gugur, Pasukan Perdamaian PBB Asal Indonesia Terima Penghargaan | KPAI Jelaskan Kronologis Tewasnya Dua Remaja di Kerusuhan 22 Mei | Nyanyian Pendukung Prabowo-Sandi di Pintu Belakang Gedung MK | Hashim: Pak JK Bisa Telepon Langsung Prabowo, Tak Perlu Perantara | Brimob Brutal Usai Kerusuhan 22 Mei? Ini Kronologis dari Lokasi | Tidak Tewas, Korban Pengeroyokan Brimob Kini di Tahanan Polda | Setelah Ditalak Android, Huawei Kini Dilarang Pakai SD Card | Dahnil Anzar Mengaku Akun Twitter-nya Diretas | Hasil Liga 1: PSS Sleman Vs Semen Padang 1-1, Simak Video Golnya | Hasil Kualifikasi Formula 1 Monaco: Lewis Hamilton Raih Pole | Hipmi Undang Jokowi dan Sandiaga Buka Bersama Besok Sore | Alasan Isuzu Panther Tetap Bertahan di Indonesia | Nama Anak Keempat Kim Kardashian Digunakan untuk Bisnis | Spice Girls Mulai Tur Reuni, Minus Victoria Beckham | Blokir Berakhir, Kominfo Minta Netizen Hapus Aplikasi VPN | Pidato Pengunduran Diri Theresa May dan Dampak pada Perempuan | Piala Sudirman 2019: Ditekuk Jepang 1-3, Indonesia Gagal ke Final | Syuting John Wick 3, Yayan Ruhian Cerita Cara Kerja Hollywood |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Jurus Baru KPK Menjerat Pelaku Korupsi Korporasi | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 15 Maret 2019 06:12 WIB

Jurus Baru KPK Menjerat Pelaku Korupsi Korporasi | Berita Tempo Hari Ini

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak dan Gubernur Riau Syamsuar, serta Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, memberi keterangan pada wartawan saat meninjau Rutan KPK di Jakarta, Rabu, 20 Februari 2019. TEMPO/Imam Sukamto

SUMUTkota.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bakal menerapkan strategi baru untuk menjerat pelaku korupsi korporasi. KPK biasanya menetapkan tersangka korporasi setelah kasus utamanya inkrah.

Baca: KPK: Petinggi PT Wijaya Karya Tersangka Korupsi Jembatan Riau

Namun kini, KPK ingin mengusut peran korporasi sejak awal penyelidikan. "Selama ini pidana korporasi selalu di ujung penyidikan, sekarang kami ingin dimulai di penyelidikan," kata Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, di kantornya, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019.

Dia mengatakan KPK ingin lebih intens masuk ke kasus yang melibatkan korporasi. Menurut dia, langkah itu berdampak baik untuk perekonomian.

Saut menganggap bila dugaan keterlibatan korporasi didalami sejak awal, maka proses penanganannya bisa lebih cepat. Dengan metode sebelumnya, kata dia, butuh waktu tahunan untuk menjerat korporasi menjadi tersangka.

KPK mulai menetapkan badan usaha menjadi tersangka korporasi sejak terbitnya Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 13 Tahun 2016 yang mengatur penanganan tindak pidana korupsi oleh korporasi. Dengan senjata barunya itu, KPK sudah menetapkan lima tersangka korporasi, yakni PT Duta Graha Indonesia atau Nusa Konstruksi Enjinering, PT Tuah Sejati, PT Nindya Karya, PT Putra Ramadhan dan PT Merial Esa.

Baca: Tim Nasional Pencegahan Korupsi Garap 3 Isu Utama

Dalam kasus PT Merial Esa, KPK butuh waktu sekitar tiga tahun untuk menjadikan perusahaan tersebut menjadi tersangka. Perjalanan kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 14 Desember 2016 terhadap pejabat di Badan Keamanan Laut dan pihak swasta. KPK mengumumkan penetapan tersangka terhadap Merial Esa pada 1 Maret 2019.



Jurus Baru KPK Menjerat Pelaku Korupsi Korporasi | Bang Naga | on Jumat, 15 Maret 2019 06:12 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Jurus Baru KPK Menjerat Pelaku Korupsi Korporasi
Description: Saut mengatakan KPK ingin lebih intens masuk ke kasus yang melibatkan korporasi.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1185444/jurus-baru-kpk-menjerat-pelaku-korupsi-korporasi.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds