Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
F2: Tanpa Nilai dari GP Monako, Sean Gelael Bidik GP Prancis | Polri Buka Suara soal Video Viral Pemukulan Remaja oleh Brimob | Hadapi Yusril di Sidang Gugatan Pilpres, Ini Kata Denny Indrayana | Gugur, Pasukan Perdamaian PBB Asal Indonesia Terima Penghargaan | KPAI Jelaskan Kronologis Tewasnya Dua Remaja di Kerusuhan 22 Mei | Nyanyian Pendukung Prabowo-Sandi di Pintu Belakang Gedung MK | Hashim: Pak JK Bisa Telepon Langsung Prabowo, Tak Perlu Perantara | Brimob Brutal Usai Kerusuhan 22 Mei? Ini Kronologis dari Lokasi | Tidak Tewas, Korban Pengeroyokan Brimob Kini di Tahanan Polda | Setelah Ditalak Android, Huawei Kini Dilarang Pakai SD Card | Dahnil Anzar Mengaku Akun Twitter-nya Diretas | F2: Tanpa Nilai dari GP Monako, Sean Gelael Bidik GP Prancis | Hasil Liga 1: PSS Sleman Vs Semen Padang 1-1, Simak Video Golnya | Hasil Kualifikasi Formula 1 Monaco: Lewis Hamilton Raih Pole | Hipmi Undang Jokowi dan Sandiaga Buka Bersama Besok Sore | Alasan Isuzu Panther Tetap Bertahan di Indonesia | Nama Anak Keempat Kim Kardashian Digunakan untuk Bisnis | Spice Girls Mulai Tur Reuni, Minus Victoria Beckham | Blokir Berakhir, Kominfo Minta Netizen Hapus Aplikasi VPN | Pidato Pengunduran Diri Theresa May dan Dampak pada Perempuan | Piala Sudirman 2019: Ditekuk Jepang 1-3, Indonesia Gagal ke Final |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Jaket Bomber Khas Jumputan Jadi Buruan Milenial, Ini Kelebihannya | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 15 Maret 2019 08:30 WIB

Jaket Bomber Khas Jumputan Jadi Buruan Milenial, Ini Kelebihannya | Berita Tempo Hari Ini

Pekerja menjemur kain Jumputan yang telah dibuat di kawasan Penumping, Surakarta, Jawa Tengah, 27 Agustus 2015. Kain Jumputan tersebut dijual dengan harga 55 ribu hingga 200 ribu per dua meternya yang dijual ke pulau Jawa hingga Kalimantan. Bram Selo Agung/Tempo

SUMUTkota.com, Palembang - Kain Jumputan makin dikenal di kalangan kaum milenial saat ini tak terkecuali anak muda yang ada di Sekayu, Palembang dan kota-kota besar lainnnya di Sumatera Selatan. Bahkan kain Jumputan 'Gambo' yang merupakan karya tangan terampil pengrajin di Musi Banyuasin ini sudah dikenal hingga keluar daerah bahkan hingga mancanegara.

Baca juga: Disaksikan 100 Ribu Pelancong, Kain Jumputan Bakal Tutup Ampera

Sebabnya 'Gambo Muba' dibuat mengikuti perkembangan pangsa pasar. Hasil turunannya pun tidak hanya setelan formal kondangan akan tetapi ada jaket bomber. Demikian kepala bagian Humas Pemkab Musi Banyuasin (Muba), Hariyandi Sinulingga, Kamis, 14 Maret 2019.

Menurutnya, kata 'Gambo' berasal dari bahasa daerah Musi Banyuasin yang berarti Gambir. Sementara Gambir itu tumbuh subur di desa Toman kecamatan Babat Toman Muba. Gambir dari Toman ini kata Hariyandi merupakan salah satu produk gambir yang paling baik dan diakui dunia. Karena itulah kanapa disebut Gambo atau Kain Gambo Muba, karena mengangkat nama Gambir itu sendiri yang terbaik.

Alasan berikutnya, jumputan Gambo Muba tidak menggunakan pewarna sintetis melainkan pewarna yang berasal dari sisa ampas dari gambir. "Pelancong makin tertarik karena Gambo hanya pakai pewarna alami," kata Hariyandi.
Ketua tim penggerak PKK Musi Banyuasin Thia Yufada saat mengenakan kain jumputan 'Gambo'. Jumputan ini diproduksi tanpa menggunakan pewarna sintetis melainkan dari getah gambir. IST
Sementara itu, ketua tim penggerak PKK Muba, Thia Yufada mengatakan minat pengrajin semakin meningkat setelah pesanan semakin banyak. Menurutnya enam bulan lalu hanya ada enam orang pelaku UMKM Gambo Muba dan saat ini bertambah hingga mencapai 33 orang. TP PKK Muba akan terus berinovasi setelah sukses dengan jaket bomber, payung, dan batik gambo ke depan akan terus berinovasi dengan produk menarik lainnya. "Jaket bomber ternyata sangat banyak yang memesannya," kata Thia.

Saat ini kata Thia, beberapa pengrajin UMKM sempat kewalahan menerima pesanan. Beberapa warga Indonesia yang berada di luar negeri juga turut getol memasarkan gambo Muba ini.

Produk Gambo Muba terus menuai apresiasi dan capaian positif dari berbagai pihak, sang inisiator Thia Yufada pun berhasil mengangkat produk lokal itu hingga ke mancanegara, kali ini hasil olahan getah gambir tersebut berhasil menghantarkan Ketua TP PKK Muba menjadi Wanita Inspiratif 2018 yang digelar oleh TP PKK Provinsi Sumsel.

Baca juga: Jumputan, Salah Satu Batik yang Eksis di Amerika



Jaket Bomber Khas Jumputan Jadi Buruan Milenial, Ini Kelebihannya | Bang Naga | on Jumat, 15 Maret 2019 08:30 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Jaket Bomber Khas Jumputan Jadi Buruan Milenial, Ini Kelebihannya
Description: Kain Jumputan makin dikenal di kalangan kaum milenial saat ini tak terkecuali anak muda yang ada di Sekayu, Palembang. Apa istimewanya?
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1185409/jaket-bomber-khas-jumputan-jadi-buruan-milenial-ini-kelebihannya.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds