Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Prediksi Borneo FC Vs Persipura Jayapura di Ajang Liga 1 Senin | Bursa Transfer: PSM Pinjamkan Zulkifli Syukur ke Sriwijaya FC | Erick Thohir Resmikan Peluncuran Jagat Bumilangit Jilid 1 | Muhammadiyah Sebut Abdul Somad Lakukan Penghinaan Simbol Agama | Abdul Somad Dipolisikan, Gerakan Angkatan Muda Kristen Bicara | 3 Poin Klarifikasi Abdul Somad Soal Tuduhan Penistaan Agama | Ikatan Sarjana Katolik Sayangkan Ceramah Abdul Somad | Pertamina Buka Lowongan Kerja Bagi Fresh Graduate | Pemindahan Ibu Kota, Gubernur Kalbar: Kami Diuntungkan | Klarifikasi Lengkap Abdul Somad Soal Tudingan Penista Agama | Polda NTT: Belum Ada Laporan Resmi Soal Abdul Somad, Tapi... | Pemindahan Ibu Kota, Warga Jakarta: Kami Betah, Tak Mau Pindah | Rahasia Makeup Flawless Segar Iriana Jokowi di HUT RI ke-74 | Prediksi Borneo FC Vs Persipura Jayapura di Ajang Liga 1 Senin | Bursa Transfer: PSM Pinjamkan Zulkifli Syukur ke Sriwijaya FC | Erick Thohir Resmikan Peluncuran Jagat Bumilangit Jilid 1 | Indonesia Kirim 10 Atlet ke Kejuaraan Wushu Junior Asia di Brunei | Qarrar Firhand Juara Balap Gokart Rok Cup di Singapura | 12 Negara Ikuti Tenis Junior Internasional Medco di Palembang | Sho Shimabukuro Juara Nomor Tunggal Tenis Combiphar Open 2019 | Berteman dengan Taurus dan 2 Zodiak Ini Jangan Banyak Bergurau | Sempat Dibully, Celine Dion Lebih Percaya Diri di Usia 51 Tahun | Simak Gaya Jan Ethes Gunakan Baju Adat Bali Hingga Aceh |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Stop Swastanisasi Air, Anies Beberkan Tiga Opsi Pengambilalihan | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 11 Februari 2019 15:38 WIB

Stop Swastanisasi Air, Anies Beberkan Tiga Opsi Pengambilalihan | Berita Tempo Hari Ini

Koalisi Masyarakat Menolak Swastaniasi Air mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar segera menjalankan putusan Mahkamah Agung (MA) soal penghentian swastanisasi air di depan Balai Kota Jakarta, Kamis, 22 Maret 2018. Tempo/ Maria Fransisca Lahur.

SUMUTkota.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pihaknya akan mengambil alih pengelolaan air di Jakarta dari pihak swasta. Pengambilalihan swastanisasi air tersebut, kata dia, akan dilakukan secara perdata yang nilai kerugiannya akan lebih rendah.

"Opsi dari tim adalah pengambilalihan secara perdata. Opsi itu lah yang kami pilih," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin, 11 Februari 2019. Anies pun menegaskan bahwa DKI akan mengambil alih seluruh pengelolaan air Jakarta, mulai dari proses air baku, distribusi, dan pelayanan.

Baca: Stop Swastanisasi Air, Simak Bagaimana Anies Baswedan Terjepit

Adapun yang dimaksud dengan pengambilalihan melalui perdata, anggota Tim Evaluasi Tata Kelola Air Minum Tatak Ujiyati menjelaskan ada tiga alternatif cara. Pertama, pembelian saham 100 persen dengan nominal PT Aetra Air Jakarta sebesar Rp 1,3 triliun dan PT PAM Lyonnaise Jaya sebesar Rp 650 miliar.

Dengan pengambilalihan pembelian saham, kata Tatak, artinya Pemprov DKI Jakarta harus menanggung utang milik Aetra Air Jakarta kepada bank sebesar Rp 2,1 triliun. Sehingga, menurut Tatak, pilihan itu agak sulit terlaksana.

Pilihan kedua dari pengambilalihan secara perdata, yakni dengan penghentian perjanjian kerja sama secara sepihak antara PD PAM Jaya dengan dua perusahaan swasta. Namun pemutusan itu juga memiliki konsekuensi denda sebesar Rp 2 triliun.

Baca: Soal Swastanisasi Air, Anies Diminta Beberkan Hasil Kajian Timnya

Cara pengambilalihan secara perdata terakhir, yakni dengan pengambilalih sebagian Water Treatment Plan (WTP) atau Instalasi Pengelolaan Air (IPA) oleh PD PAM Jaya. Cara ini dinilai Tim Evaluasi yang paling aman tetapi memerlukan negosiasi yang tak mudah dengan Aetra dan Palyja.

Untuk mempercepat proses pengambilalihan fasilitas pengelolaan air itu, Anies telah memerintahkan kepada Direktur Utama PD PAM Jaya Bambang Hernowo untuk membuat head of agreement dengan dua perusahaan swasta itu. Tindakan tersebut, kata Anies, sebagai langkah awal dalam pengambilalihan pengelolaan air secara perdata. "Saya akan meminta Tim Evaluasi untuk mengawal proses pengambil alihan ini," kata dia.

Anies tak menyebut kapan proses itu akan rampung. Namun ia memberikan waktu satu bulan kepada PAM Jaya membuat head of agreement, yang berisi mengenai road map kerja sama Pemprov dengan swasta ke depan.

Baca: Contoh Surabaya, Ini 6 Alasan untuk Anies Tolak Swastanisasi Air

Langkah pengambilalihan ini, kata Anies, amat penting untuk mengoreksi perjanjian yang dibuat pada tahun 1997 lalu. Karena setelah perjanjian kerja sama dengan swasta berjalan selama 20 tahun, pelayanan air bersih tidak berkembang sesuai harapan.

Anies mencontohkan, misalnya cakupan pelayanan yang tidak tercapai dari target 82 persen yang dijanjikan dan tingkat kebocoran air mencapai 44,3 persen. Kondisi itu menjadikan Jakarta salah satu kota dengan kebocoran air tertinggi dari kota-kota metropolitan di dunia. “Sementara pihak swasta diberikan jaminan keuntungan yang akan terus bertambah jumlahnya setiap tahun. Ketidakadilan perjanjian ini merupakan perhatian kami,” ujarnya.

Berdasarkan kajian komprehensif soal swastanisasi air yang meliputi aspek hukum, aspek ekonomi, serta optimalisasi dan keberlanjutan air bersih, Tim Tata Kelola Air menggambarkan tiga pilihan kebijakan dan konsekuensinya, yaitu status quo/membiarkan kontrak selesai sampai dengan waktu berakhirnya, pemutusan kontrak kerjasama saat ini, serta pengambilalihan pengelolaan melalui tindakan perdata.



Stop Swastanisasi Air, Anies Beberkan Tiga Opsi Pengambilalihan | Bang Naga | on Senin, 11 Februari 2019 15:38 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Stop Swastanisasi Air, Anies Beberkan Tiga Opsi Pengambilalihan
Description: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan pihaknya akan menghentikan swastanisasi air di Jakarta.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1174493/stop-swastanisasi-air-anies-beberkan-tiga-opsi-pengambilalihan.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Disney+ Dekati Ewan McGregor untuk Serial 'Obi Wan Kenobi'
» Lampard Samai Rekor Buruk Benitez di Chelsea
» VIDEO: Pokémon World Championships Berhadiah Rp7 Miliar
» TNI AL Sergap Pembajak KM Mina Sejati di Laut Kepulauan Aru
» Timnas Indonesia Intip Lawan di Tour de Indonesia
» FOTO : Ledakan Bom saat Pesta Pernikahan di Afghanistan
» Kepala Bekraf Minta Maaf soal Video Lelang Perpecahan Negeri

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds