Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Produser BTS Kantongi Royalti Tertinggi di 2018 | Samsung Rilis Monitor dengan Layar Besar dan Minimalis | Jadwal Manchester City: Laga Liga di Old Trafford Bisa Berubah | Satgas Antimafia Segera Periksa Joko Driyono Sebagai Tersangka | Kena OTT Satgas Saber Pungli, Lurah Kalibaru Tersangka Pungli | Tak Disangka, V BTS dan 4 Idola K-pop Ini Pernah Hidup Susah | Debat Capres Kedua, Ada Sesi Adu Argumen Tanpa Batas Waktu | Ini Alasan Migo e-Bike Dilarang Dikendarai di Jalan Raya | Desa Sardonoharjo jadi Percontohan Kawasan Anti Politik Uang | Reaktor Triga Milik Batan Ini Berumur 54 Tahun | Parkir Liar di Tanah Abang Kembali Merajalela, Ini Saran DPRD DKI | Kelompok Masyarakat Marginal Dinilai Apatis terhadap Pemilu | Chusnul Mariyah Imbau Para TKI Tidak Golput dalam Pemilu | Uskup Agung Semarang: Umat Menjadi Pemilih Bertanggung-jawab | Rating Bukalapak di App Store Merosot ke Level 3,0 | Kawasaki Siapkan Motor Listrik Penerus Ninja Masa Depan | 5 yang Baru dalam Format Debat Capres Jokowi vs Prabowo Malam Ini | Sandiaga Uno Ceritakan Awal-mula jadi Mentor Bos Bukalapak | Persib Lawan Arema FC Besok, Mali Termotivasi Golnya Musim lalu | Menteri BUMN: Jalur Lintas Selatan Banyuwangi Segera Diselesaikan | Sergio Ramos Jahat? Ada yang Lebih Brutal, Gentile | BMKG: Hujan Melanda Sebagian Wilayah di Jakarta pada Ahad Ini | Debat Pilpres, Jadi Ajang Adu Data antara Jokowi dan Prabowo | Agenda Wisata di Singapura Selama Februari 2019 | Debat Capres Kedua Digelar Nanti Malam, Simak Segmennya | Tenaga Vespa GTS Ini Mampu Taklukkan Motorsport 150cc | Tanpa Ronaldo, Real Madrid Masih Punya Sergio Ramos | Lokasi Debat Capres Kedua Telah Steril Sejak Sabtu, Dijaga Ketat | Batan Teliti Sebab Stunting dengan Teknologi Analisis Nuklir | Hakim Izinkan Tes DNA, Dokter Ini Diduga Ayah dari 200 Anak | FITRA Ingatkan 2 Kandidat Ada Celah Korupsi Sektor Infrastruktur | Jadwal Final Four Proliga Ahad: Perebutan Satu Tiket Grand Final | Dinas Ke Yogyakarta, Sri Mulyani Sempatkan Makan Gudeg Yu Djum | Dosen ITB: Dana Riset Belum Jelas untuk Industri 4.0 | Lawan Girona Malam Ini, Peluang Real Madrid Terus Memepet Barca | Cerita Sudirman Said Diminta Jokowi Tunda Laporan Audit Petral | Siti Badriah Dilamar Kekasih di Korea Selatan | Barcelona Vs Real Valladolid 1-0, Messi Gagal Penalti Satu Kali | Eks Wagub Sandiaga Uno: Anies Bilang, Sudah Bro Saya Pegang DKI | Haedar Nashir: Muhammadiyah Jaga Jarak dengan Perebutan Kekuasaan | Perjalanan Princess Megonondo, Miss Indonesia 2019 | Olahraga Bersama Pasangan, Anda Bisa Dapat 4 Manfaat Tambahan | Mobil Listrik Blits Handal Menaklukkan Jalur di Kalimantan | Joko Driyono Tersangka, PSS Sleman Tetap Fokus Buru Pemain Liga 1 | Joko Driyono Tersangka, PSS Sleman Pikirkan Kepastian Liga 1 | Buku Sosiolog Prancis Sebut 80 Persen Imam di Vatikan Gay | Timnas U-22 Bakal Hadapi Persaingan Ketat di Piala AFF | Top Skor Liga Spanyol Pekan 24: Messi Torehkan Catatan Hebat | Taufik Gerindra Yakinkan PKS Prabowo Tak Intervensi 3 Cawagub DKI | Atasi Masalah Ejakulasi Dini dengan 4 Cara Ini | Top Skor Liga Italia Pekan 24: Piatek Borong Gol, Tekan Ronaldo | Proliga: Popsivo Lolos, Tantang Putri Pertamina di Grand Final | Hasil dan Klasemen Liga Italia: Atalanta Vs AC Milan 1-3 | Hasil dan Klasemen Liga Spanyol: Barcelona Vs Valladolid 1-0 | Hasil Bola Piala FA: Tekuk Newport, Man City ke Perempat Final | FITRA Ingatkan Jokowi-Prabowo Soal Korupsi Anggaran Infrastruktur | Ini Alasan Muhammadiyah Tetap Jaga Jarak dari Perebutan Kekuasaan | JK Habiskan Akhir Pekan Bertemu Sutradara Hollywood Asal Blitar | Hujan Sabtu Malam, Sejumlah Wilayah DKI Terendam | Piala AFF Mulai Hari Ini di Kamboja, Timnas U-22 Vs Myanmar Senin | Jakarta Akan Miliki Tembok Panjat Tebing Berskala Internasional | Marek Hamsik Gabung Klub Liga Super Cina Dalian Yifang | Jadwal Persija Hari Ini: Vs Tira Persikabo di Piala Indonesia | Joko Driyono Jadi Tersangka, Ini Respons Komite Integritas PSSI | Rumor Bakal Digantikan Ahok, Ma'ruf Amin: Ganti Wapres Tak Mudah | Usai Bertemu Achmad Zaky, Jokowi: Stop Uninstall Bukalapak, Stop | Desain Mitsubishi Mirage Baru Kombinasi Honda Jazz dan Outlander? | Jadwal Bola Sabtu Malam Ini: Barcelona, Manchester City, AC Milan | Waspada, 5 Makanan Enak Ini Bisa Merusak Liver | Tebus Ratusan Juta, Sertifikat Gratis dari Jokowi Mau Dibatalkan | Begini Berita Indopos soal Prediksi Ahok Gantikan Ma'ruf Amin | Didukung Pengusaha Tambang, Kubu Jokowi: Bukan Berarti Pro Mereka | Jadwal Persib Vs Arema: Ezechiel Tiba, Kemungkinan Bisa Bermain | Bos Bukalapak Sebut Dana Riset Rp 28 T, Jokowi: Sudah Rp 26 T | Produser BTS Kantongi Royalti Tertinggi di 2018 | Samsung Rilis Monitor dengan Layar Besar dan Minimalis | Jadwal Manchester City: Laga Liga di Old Trafford Bisa Berubah | Jokowi Denies Prabowo`s Statement on Price of Rice and Meat | Satgas Antimafia Segera Periksa Joko Driyono Sebagai Tersangka | Kena OTT Satgas Saber Pungli, Lurah Kalibaru Tersangka Pungli | Tak Disangka, V BTS dan 4 Idola K-pop Ini Pernah Hidup Susah | Debat Capres Kedua, Ada Sesi Adu Argumen Tanpa Batas Waktu | Ini Alasan Migo e-Bike Dilarang Dikendarai di Jalan Raya | Desa Sardonoharjo jadi Percontohan Kawasan Anti Politik Uang |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

PPATK Keluarkan Aplikasi Pelatihan Simantap untuk Petugas Bank | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 11 Februari 2019 13:53 WIB

PPATK Keluarkan Aplikasi Pelatihan Simantap untuk Petugas Bank | Berita Tempo Hari Ini

Kepala PPATK, Kiagus Akhmad Badaruddin membuka seminar internasional " The International Seminar on Foreign Predicate Offences" Meningkatkan Efektivitas Penanganan TPPU. Foto/Dok

SUMUTkota.com, Jakarta - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) meluncurkan aplikasi SIMANTAP, yakni Sistem Pembelajaran Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme bagi frontliner perbankan. Frontliner yang dimaksud antara lain adalah petugas teller, customer service, dan marketing.

Simak: PPATK Beberkan Kendala Pengungkapan Tindak Pidana Pencucian Uang

"Simantap sangat dibutuhkan, mengingat frontliner di perbankan merupakan garda terdepan dalam mendeteksi pencucian uang dan pendanaan terorisme," kata kepala PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin saat Peluncuran Simantap, di Hotel Sultan, Jakarta, Senin, 11 Februari 2019.

Menurut Kiagus, dengan adanya aplikasi anyar itu, para petugas frontliner di perbankan dapat mempelajari adanya indikasi-indikasi transaksi keuangan mencurigakan, baik melalui jumlah transaksi maupun dari tingkah laku nasabah. Seluruh metode itu akan diberikan salah satunya melalui modul red flag, dan tipologi.

"Dengan adanya Simantap, data dan laporan yang disampaikan oleh perbankan akan semakin berkualitas tidak hanya memenuhi syarat formil dan tepat waktu semata tetapi informasinya valid dan kredibel," kata Kiagus.

Adapun aplikasi pembelajaran itu dilengkapi dengan enam modul yang terdiri atas Rezim Anti Pencucian Uang di Indonesia, Prinsip Mengenali Pengguna Jasa (PMPJ), Kewajiban Pelaporan Penyedia Jasa Keuangan Kepada PPATK, Identifikasi Laporan, Red Flag, dan Tipologi Pencucian Uang. Aplikasi pelatihan itu juga menyiapkan ujian sertifikasi bagi para petugas bank.

"Simantap dapat mendorong lahirnya hasil analisis yang mumpuni guna mengungkap dan menangkap adanya indikasi tindak pidana, pelaku tindak pidana serta kemampuan asset tracing hingga tujuan akhirnya adalah asset recovery,’’ kata Kiagus.  

Kiagus menjelaskan bahwa frontliner merupakan pintu masuk yang sejak awal berhubungan dan berinteraksi dengan calon nasabah atau nasabah, mulai dari penerimaan calon nasabah atau nasabah, pelayanan nasabah baru maupun
pelayanan transaksi. Sehingga, apabila nantinya menemukan indikasi transaksi keuangan mencurigakan, mereka diharapkan dapat menyampaikan secara bertahap, sesuai proses bisnis yang berlaku di masing-masing bank.

Di samping itu, Simantap juga bisa membantu perbankan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia. Sebab, dari segi biaya, pengembangan kompetensi SDM perbankan memang cukup tinggi. Mengingat, saat ini ada 114 bank umum dengan cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Belum lagi persoalan lantaran frontliner bank cepat sekali terjadi berpindah atau berganti sehingga menimbulkan tantangan dan kendala tersendiri. "Karena itu mutlak diperlukan pelatihan, pendidikan, maupun sosialisasi yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi informasi guna meningkatkan kompetensi di bidang APU PPT," tutur bos PPATK ini.



PPATK Keluarkan Aplikasi Pelatihan Simantap untuk Petugas Bank | Bang Naga | on Senin, 11 Februari 2019 13:53 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: PPATK Keluarkan Aplikasi Pelatihan Simantap untuk Petugas Bank
Description: PPATK meluncurkan aplikasj SIMANTAP, yakni Sistem Pembelajaran Anti Pencucian Uang dan Pendanaan Terorisme bagi frontliner perbankan.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1174433/ppatk-keluarkan-aplikasi-pelatihan-simantap-untuk-petugas-bank.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» BPBD Prediksi DKI Jakarta Hujan Petir Sore Ini
» Mesin Kecerdasan Buatan Open AI Bisa Bikin Berita Otomatis
» Klasemen Liga Spanyol Usai Barcelona dan Atletico Menang
» Hujan Deras, Empat Kecamatan di Jaksel Banjir
» Arab Saudi Buat Aplikasi 'Awasi' Perempuan
» Mantan Pelatih Real Madrid: Bale Harus Belajar Bahasa Spanyol
» Debat Capres Kedua: Hal-hal yang Perlu Diketahui

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds