Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Prediksi Borneo FC Vs Persipura Jayapura di Ajang Liga 1 Senin | Bursa Transfer: PSM Pinjamkan Zulkifli Syukur ke Sriwijaya FC | Erick Thohir Resmikan Peluncuran Jagat Bumilangit Jilid 1 | Muhammadiyah Sebut Abdul Somad Lakukan Penghinaan Simbol Agama | Abdul Somad Dipolisikan, Gerakan Angkatan Muda Kristen Bicara | 3 Poin Klarifikasi Abdul Somad Soal Tuduhan Penistaan Agama | Ikatan Sarjana Katolik Sayangkan Ceramah Abdul Somad | Pertamina Buka Lowongan Kerja Bagi Fresh Graduate | Pemindahan Ibu Kota, Gubernur Kalbar: Kami Diuntungkan | Klarifikasi Lengkap Abdul Somad Soal Tudingan Penista Agama | Polda NTT: Belum Ada Laporan Resmi Soal Abdul Somad, Tapi... | Pemindahan Ibu Kota, Warga Jakarta: Kami Betah, Tak Mau Pindah | Rahasia Makeup Flawless Segar Iriana Jokowi di HUT RI ke-74 | Prediksi Borneo FC Vs Persipura Jayapura di Ajang Liga 1 Senin | Bursa Transfer: PSM Pinjamkan Zulkifli Syukur ke Sriwijaya FC | Erick Thohir Resmikan Peluncuran Jagat Bumilangit Jilid 1 | Indonesia Kirim 10 Atlet ke Kejuaraan Wushu Junior Asia di Brunei | Qarrar Firhand Juara Balap Gokart Rok Cup di Singapura | 12 Negara Ikuti Tenis Junior Internasional Medco di Palembang | Sho Shimabukuro Juara Nomor Tunggal Tenis Combiphar Open 2019 | Berteman dengan Taurus dan 2 Zodiak Ini Jangan Banyak Bergurau | Sempat Dibully, Celine Dion Lebih Percaya Diri di Usia 51 Tahun | Simak Gaya Jan Ethes Gunakan Baju Adat Bali Hingga Aceh |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Perusahaan Minyak Maduro Coba Mengakali Sanksi Amerika | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Senin, 11 Februari 2019 08:45 WIB

Perusahaan Minyak Maduro Coba Mengakali Sanksi Amerika | Berita Tempo Hari Ini

Presiden AS, Donald Trump (kiri) dan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro. Access24

SUMUTkota.comCaracas – Manajemen perusahaan minyak pelat merah Venezuela, PDVSA, yang dikontrol pemerintahan pimpinan Presiden Nicolas Maduro, memberitahu pelanggan agar mendepositokan hasil penjualan minyak ke dalam rekening yang bank milik Rusia yaitu Gazprombank AO.

Baca:

 

Langkah PDVSA ini dilakukan setelah pemerintah Amerika Serikat menerapkan sanksi keras finansial kepada Venezuela untuk memblokir akses Presiden Nicolas Maduro ke pendapatan hasil penjualan minyak negara itu.

Sebaliknya pendukung pemimpin oposisi Venezuela yaitu Juan Guaido mengatakan akan membuka rekening untuk menampung dana hasil penjualan minyak Venezuela.

Baca:

 

“Kami ingin memberi tahukan secara formal terkait instruksi perbankan agar membuat pembayara dalam dolar AS atau Euro,” begitu tertulis dalam surat yang ditandatangani Wakil Presiden Keuangan PDVSA, Fernando De Quintal, tertanggal 8 Februari 2019 seperti dilansir Reuters pada Ahad, 10 Februari 2019 waktu setempat.

Surat itu ditujukan kepada manajemen di salah satu unit di PDVSA yang mengawasi kegiatan joint venture atau perusahaan patungan yang dibuat induk perusahaan.

Manajemen PDVSA juga mulai menekan mitra asing yang memegang saham dalam usaha patungan di area pengeboran Orinoco Belt agar memutuskan secara formal apakah akan melanjutkan proyek yang sedang dikerjakan. Saat ini ada beberapa mitra asing seperti Equinor ASA dari Norwegia, Chevron Corp dari AS, dan Total SA dari Prancis.

Baca:

 

Manajemen PDVSA masih bisa mengoperasikan rekening bank di AS dan Eropa pasca pengenaan sanksi pertama AS terhadap Venezuela pada 2017. Rekening itu digunakan untuk menampung uang hasil penjualan minyak. Manajemen juga menggunakan bank koresponden di AS dan Eropa untuk memindahkan uang hasil penjualan minyak ke rekening PDVSA ke bank di Cina.

Ribuan pendukung oposisi turun ke jalan saat melakukan aksi protes menuntut Presiden Venezuela Nicolas Maduro mundur di Caracas, Venezuela, 2 Februari 2019. Aksi protes tersebut dilakukan saat pertemuan ke-20 Revolusi Bolivaria di Caracas. REUTERS/Adriana Loureiro

Saat ini, seperti dilansir CNN, pemerintah Cina, Rusia dam Turki masih mendukung pemerintahan pimpinan Presiden Nicolas Maduro. Dua negara Amerika Latin yang masih mendukung adalah Meksiko dan Kuba.

Baca:

 

Namun, mayoritas negara Amerika Latin seperti Argentina dan Brasil serta AS, Kanada dan Uni Eropa mendukung tokoh oposisi Juan Guaido, yang juga merupakan Presiden Majelis Nasional.

Sanksi AS terhadap Venezuela membuat sejumlah kapal tanker berisi minyak di lepas pantai negara itu tidak bisa beroperasi karena muncul masalah pembayaran. Kemacetan penjualan minyak ini menambah masalah bagi manajemen PDVSA. PDVSA juga membutuhkan komponen naphtha untuk campuran pengolahan minyak bumi jenis extra heavy.



Perusahaan Minyak Maduro Coba Mengakali Sanksi Amerika | Bang Naga | on Senin, 11 Februari 2019 08:45 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Perusahaan Minyak Maduro Coba Mengakali Sanksi Amerika
Description: Manajemen perusahaan minyak Venezuela PDVSA yang dikontrol Presiden Maduro membuka rekening pembayaran minyak di bank Rusia.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1174286/perusahaan-minyak-maduro-coba-mengakali-sanksi-amerika.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» TNI AL Sergap Pembajak KM Mina Sejati di Laut Kepulauan Aru
» Timnas Indonesia Intip Lawan di Tour de Indonesia
» FOTO : Ledakan Bom saat Pesta Pernikahan di Afghanistan
» Kepala Bekraf Minta Maaf soal Video Lelang Perpecahan Negeri
» Peter Fonda Bantu The Beatles Ciptakan Lagu Hit
» Hasil Liga Inggris: Chelsea Gagal Menang Lawan Leicester City
» Kecerdasan Buatan Bikin Robot Emma Bisa Beri Keintiman

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds