Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Jokowi, Prabowo, dan Megawati Bakal Bertemu Besok | Mewahnya Mini Bus Racikan Karoseri Adiputro, Harga Rp 800 Jutaan | Anies Ikuti Pengajian, Gus Miftah Singgung Kriminalisasi Ulama | Lima Kandidat Ketua MPR dari Golkar Tanpa Nama Bambang Soesatyo | Jokowi Minta Alat Deteksi Bencana Dititip Polisi Biar Tak Dicuri | Bulu Tangkis: Japan Open 2019 Disiarkan TVRI, Simak Jadwalnya | Ini Sosok Mitsubishi Pajero Sport Facelift Gagah dan Futuristik | Viral Tudingan Sokong Kelompok Radikal, Bukalapak Angkat Suara | Nama-nama yang Dijagokan Partai untuk Menjabat Ketua MPR | Luhut: Perusahaan Properti Cina akan Investasi Besar di Indonesia | Jawa Timur Mendominasi di Indonesia Attractiveness Award 2019 | Anggota DPRD Kota Depok Ini Ungkap Bahaya Usulan Perda Anti LGBT | Becak Kayuh Listrik, Moda Transportasi Baru Wisata Yogyakarta | Sad Boy dan Sad Girl Didi Kempot 'Serbu' Harlah PKB Ke-21 | Liga 1: Seusai Imbangi Perseru, Borneo FC Bergegas ke Gresik | More than 60 Killed by Bangladesh Flood | Persela Lamongan Istimewa di Kandang Barito Putera, Ini Alasannya | Begal Modus Lukai Pipi Korban Pakai Pedang Dibekuk Polisi | Tokyo Preparations On Track One Year out from Olympics |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

Investasi Masuk Surabaya Tembus Rp 57 Triliun Sepanjang 2018 | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 11 Januari 2019 13:50 WIB

Investasi Masuk Surabaya Tembus Rp 57 Triliun Sepanjang 2018 | Berita Tempo Hari Ini

Pemerintah kota Surabaya meluncurkan Suroboyo Bus, 7 April 2018. Masyarakat dapat naik bus dengan membayar menggunakan sampah plastik. TEMPO/ARTIKA FARMITA

SUMUTkota.com, Jakarta - Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Surabaya menyatakan investasi masuk ke Kota Pahlawan, Jawa Timur, selama 2018 menembus angka Rp 57,37 triliun.

BACA: Hingga 2023, Investasi Tambang Freeport USD 1,4 Miliar Per Tahun

Kepala Dinas Penanaman Modal dan pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Surabaya Nanis Chairani, di Surabaya, Jawa Timur, Jumat, mengatakan investasi pada 2018 melebihi target awal yang ditetapkan yakni sebesar Rp41,58 triliun.

"Para investor dari dalam dan luar negeri menunjukkan keseriusannya untuk berinvestasi di Surabaya. Tentu saja, hal itu karena kondisi kota yang aman, nyaman, dan kondusif," katanya.

BACA:Baru Diluncurkan, Surat Utang SBR005 Sudah Laku Rp 53,4 Miliar

Menurut dia, nominal investasi tersebut berasal dari tiga sumber yakni penanaman modal asing (PMA) sebanyak Rp 0,71 triliun, penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp0,14 triliun, dan Rp56,5 triliun dari non-fasilitas.

Nanis mengatakan non-fasilitas masih menjadi penyumbang dominan dalam pencapaian tersebut. Non-fasilitas merupakan investor yang memiliki badan usaha dengan nilai kurang dari Rp15 miliar dan kebanyakan berasal dari lokal. Hal tersebut menunjukkan bahwa perekonomian di Surabaya mampu berjalan mandiri, tanpa terlalu bergantung pada modal asing.

"UMKM, 'startup', dan industri-industri rumahan atau kecil itu juga termasuk non-fasilitas. Perkembangannya cukup signifikan, sehingga angka investasinya juga cukup fantastis. Sebab, pemerintah kota juga memiliki kepedulian tinggi pada pemain di industri kecil dan menengah ini," ujarnya.

Nanis menyadari kesuksesan itu bukan tanpa alasan karena sederet inovasi kerap dilakukan demi menunjukkan Surabaya sebagai kota ramah investor. Hal itu juga demi turut merealisasikan misi yang dibawa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yakni mewujudkan Surabaya sebagai pusat penghubung perdagangan dan jasa antarpulau dan internasional.

Selain itu, lanjut dia, Surabaya memantapkan tata kelola pemerintahan yang baik dan daya saing usaha-usaha ekonomi lokal, inovasi produk dan jasa, serta pengembangan industri kreatif. DPM-PTSP juga kerap melakukan diskusi dengan banyak pihak, terutama investor dalam dan luar negeri.

"Kami mengundang para investor, lalu memaparkan potensi apa saja yang ada di Surabaya. Selain itu, faktor pendukung seperti infrastruktur, keamanan, dan perizinan yang menjanjikan membuat investasi mereka terus berkembang," ujarnya.

Hal sama juga disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Kafe dan Restoran Indonesia (Apkrindo) DPD Jawa Timur Tjahjono Haryono. Menurutnya, Surabaya menjadi kota yang kondusif untuk berinvestasi yang dibuktikan tiap tahun jumlah pengusaha kafe dan restoran terus mengalami kenaikan.

Dari 2017 ke 2018, tercatat 20 persen pertumbuhan pengusaha kuliner. Mereka hadir dengan banyak inovasi, terutama menu yang disajikan dan interior kafe yang unik.

"Masyarakat di Surabaya sangat apresiatif dengan usaha baru yang muncul. Jika ada kafe atau restoran yang baru buka, mayoritas pasti akan ramai," ujarnya.

Gaya hidup modern dan aktif di jejaring sosial juga menjadi salah satu faktor usaha yang berkembang. Lewat media sosial, promosi bisa dilakukan dengan tepat dan cepat.

Hal lain yang membuat bisnis terus tumbuh di Surabaya adalah faktor infrastruktur. Tjahjono mengakui bahwa Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Indonesia memiliki infrastruktur yang mumpuni. Terlebih, pemerintah kota juga sangat kooperatif dengan mempermudah perizinan pendirian usaha baru.

Baca berita tentang investasi lainnya di Tempo.co.



Investasi Masuk Surabaya Tembus Rp 57 Triliun Sepanjang 2018 | Bang Naga | on Jumat, 11 Januari 2019 13:50 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: Investasi Masuk Surabaya Tembus Rp 57 Triliun Sepanjang 2018
Description: Surabaya menyatakan investasi masuk ke Kota Pahlawan, Jawa Timur, selama 2018 menembus angka Rp 57,37 triliun.
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1163899/investasi-masuk-surabaya-tembus-rp-57-triliun-sepanjang-2018.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

» Polisi Beber Aliran Dana Buat JAD dari WNI di Afghanistan
» Tak Ada Baca Alquran di Harlah PKB, Said Aqil Tegur Cak Imin
» Roket Suriah Hantam Perbatasan Turki, Lima Orang Terluka
» Ibunda Sebut Jefri Nichol dalam Keadaan Baik Usai Ditangkap
» Polisi Akan Umumkan Tersangka Baru Penganiayaan MOS Taruna
» Pertamina Temukan 4 Sumur Ilegal di Banyuasin
» China Gaet Mayweather untuk Olimpiade 2020

Karir


Lirik

  • AYDI – Kita Indonesia
  • The Virgin – Diakah Jodohku
  • Abiel Jatnika – Kapalang Nyaah
  • Michiel Eduard – Kau Telah Pergi (OST ROMPIS 2018)
  • Hary – Biarkan Ku Pergi
  • Anggun – Siapa Bilang Gak Bisa
  • Smash – Fenomena
  • Adipati – Lempar Batu Sembunyi Tangan
  • LaoNeis Band – Insya Allah
  • Michael Mario – Jangan Menolak

  • Nasional

    » Gempa Bumi Hari Ini

    menu


    Tempo LIPUTAN DAIRI QUICK COUNT PILPRES Zodiak
    © 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

    DMCA.com Protection Status

    Page loads : seconds