Berita Terkini Nasional Dan Internasional 2019
Eks Menlu Amerika John Kerry Minta Trump Mundur | Suzuki Baleno 2019 Akan Pakai Turbo, Tenaga Beringas | 5 Bukti Meghan Markle - Pangeran Harry Bakal Jadi Orang Tua Keren | Tip Sehat di Musim Hujan, Perhatikan 5 Hal Ini | Kevin Prince Boateng Tak Mau Hanya Lewat di Barcelona | Alasan Bos PD Pasar Jaya Lanjutkan Revitalisasi Pasar Gang Kancil | Ahok Bebas dari Mako Brimob, LP Cipinang Urus Administrasinya | Ditanya Infrastruktur dari Utang, Sri Mulyani: Gampang Jawabnya | JK Sebut Rencana Pembebasan Abu Bakar Baasyir karena Kemanusiaan | Komisi Antitrust Korea Selatan Tuduh Apple Eksploitasi Operator | Buktikan Jimat Kebal, Biksu di Thailand Tebas Penjual Jimat | Jadi Kepala Bareskrim, Begini Perjalanan Karir Irjen Idham Azis | BMKG Prediksi Gelombang Hingga 7 Meter di Perairan NTT | Narkoba di Sekolah, Dinas Pendidikan dan Yayasan Saling Bantah | Perludem Sarankan ke KPU Ubah Jam Tayang Debat Capres | Universitas Indonesia Masuk Top 100 Universitas Negara Berkembang | Indonesia Masters: Tontowi/Liliyana Vs Hafiz/Gloria di Babak Ke-2 | Suzuki Ertiga di India Hadir dengan 6 Kursi Model Kapten, Mewah | Google Maps iOS dan Android Punya 2 Fitur Baru untuk Pengendara | Ekonomi Global Melambat, Kurs Dolar AS Melemah | Piala AFF U-22: Brunei dan Singapura Mundur, Ini Jadwal Terbaru | Menuju Resesi Amerika | Tertibkan Pedagang dengan Tegas | Anies Instruksikan Drainase Vertikal Buat Cegah Banjir, Caranya? | Ini Panggung yang Berkesan bagi Robi Navicula | Jadwal Copa del Rey Malam Ini, Ada Sevilla Vs Barcelona | Ancaman bagi Pengidap HIV/AIDS | Beli Motor Bekas di Motoran, Jamin Kualitas Ada Garansi 3 Bulan | Pelanggaran Data Pribadi, Prancis Denda Google Rp 810 Miliar | Cuaca Hari Ini, Ada Peringatan Dini BMKG untuk Sebagian Jakarta | Menyambut KUHP Rasa Kolonial | Marsha Aruan Punya Cara Khusus supaya Pacaran LDR Awet | Djarot Lakukan Ini Setelah Ahok Bebas dari Penjara | Soal Kevin-Prince Boateng, Begini Harapan Pelatih Barcelona | Jadwal Piala Asia: Korea Selatan dan Qatar Juga ke Perempat Final | Hobi Pelihara Burung, Ini Manfaat yang Dirasakan Opie Kumis | Sevilla Vs Barcelona, Messi Absen Kevin-Prince Boateng Main | 5 Lembaga Negara Ini Ikut Bahas Pembebasan Abu Bakar Baasyir | Calon Lawan yang Layak untuk Manny Pacquiao, Selain Mayweather Jr | Pajero Sport Family Kini Memiliki 1.750 Member dan 17 Chapter | Ahok Akan Bisnis Minyak Setelah Bebas 24 Januari 2019 | Dicopot Anies, Mantan Dirut Jakpro Ingin Kerja Bareng Ahok Lagi | Abu Bakar Baasyir Batal Dibebaskan, Begini Penjelasan Moeldoko | Chelsea Vs Tottenham, Dele Alli Dipastikan Absen | Tunggu Identifikasi Tim DVI, Keluarga Korban Lion Air Tunda Pencarian | Chip Kirin 980 Tingkatkan Kualitas Kamera Huawei Mate 20 Series | Hasil Piala Asia 2019 dan Jadwal: Qatar dan Korea Selatan Lolos | Hotel Kapsul Gaya Menginap ala Kaum Milenial? Cek Faktanya | Turki Beli Rumah Eks Petinju Muhammad Ali dan Dijadikan Sekolah | Krysztof Piatek Jalani Tes Medis di AC Milan Hari Ini | Survei: Sepertiga Staf PBB Alami Pelecehan Seksual | Suap Meikarta, KPK: Anggota DPRD Bekasi Ajak Keluarga ke Thailand | Pesawat Emiliano Sala Hilang, Cardiff City Batalkan Latihan | Surat Ahok Beri Dukungan, Caleg Ini Yakin Elektabilitas Melonjak | Jadwal Bola Malam Ini: Burton Albion vs Manchester City | Rilis Februari, Ini Perkiraan Harga Samsung Galaxy S10 di Eropa | Dua Atlet Indonesia Akan Bermain di Liga Polo Air Serbia | Liga 1: Luciano Leandro Jadi Pelatih Persipura Jayapura | Anak Suka Mencoret Tembok? Intip Solusinya | Pensiun, Debby Susanto Blak-blakan Soal Rencana dan Jejaknya | Ahok Bebas, Sejuta Teman Belum Siapkan Sambutan Istimewa | Hari Ini Jadwal Bola Persija Vs Kepri Jaya, Debut Ivan Kolev | Pengacara Bandingkan Hukuman Baasyir dengan Robert Tantular | RUPS Arema FC: Agoes Soerjanto Gantikan Iwan Sebagai CEO | Pria AS Ditangkap karena Curi Komik Batman Seharga Rp 1,4 Miliar | Dua Staf Pribadi Maju Caleg Janji Usung Nilai Ahok, Apa Itu? | PA 212 Tunggu Sikap Tobat Ahok Bebas dari Penjara | Kamis, Joko Driyono Diperiksa Satgas Antimafia Sepak Bola | Ahok Bebas, Prasetio Beberkan Pekerjaan yang Cocok | Tolak Demo Pendukung, Simak Kesamaan Dua Surat Ahok Ini | Alasan NU dan Muhammadiyah Dijadikan Nominator Nobel Perdamaian | Debat Pilpres, Tim Jokowi: Pertahanan Terbaik Adalah Menyerang | Bulog Diminta Serap Jagung Petani untuk Stok Agar Tak Perlu Impor | Suap Meikarta, KPK: 20 Anggota DPRD Bekasi Dibiayai ke Thailand | Indonesia Masters: Sempat Grogi, Tontowi / Liliyana Menang | Median: 31 Persen PSI Pilih Prabowo, 37 Persen Demokrat ke Jokowi | Said Didu Sebut Jokowi Berbohong Soal Utang dan Impor | Tyas Mirasih Dilaporkan ke Polisi | Prabowo Sebut Indonesia Setingkat Haiti, Sri Mulyani: Adoh! | Mutasi Polri: Kapolda Idham Azis Gantikan Kepala Bareskrim Arief | Kamala, Perempuan Kulit Hitam Pertama yang Maju Pilpres AS 2020 | Setelah LRT Jabodebek, JK Kritik Proyek Kereta Trans Sulawesi | Jokowi Dikritik Beli Sabun Cuci Rp 2 Miliar, JK: Masa Pemilu | Mandala Shoji Divonis 2 Kali, Begini Mekanisme Hadiah Kupon Umrah | Harga Mobil Bekas Wuling di OLX Tidak Jatuh, Toyota Avanza Laris | Eks Menlu Amerika John Kerry Minta Trump Mundur | Suzuki Baleno 2019 Akan Pakai Turbo, Tenaga Beringas | 5 Bukti Meghan Markle - Pangeran Harry Bakal Jadi Orang Tua Keren | Tip Sehat di Musim Hujan, Perhatikan 5 Hal Ini | Pilihan Fashion Liburan Vicy Melanie yang Bernuansa Modern | Kevin Prince Boateng Tak Mau Hanya Lewat di Barcelona | Alasan Bos PD Pasar Jaya Lanjutkan Revitalisasi Pasar Gang Kancil | Ahok Bebas dari Mako Brimob, LP Cipinang Urus Administrasinya | Ditanya Infrastruktur dari Utang, Sri Mulyani: Gampang Jawabnya | JK Sebut Rencana Pembebasan Abu Bakar Baasyir karena Kemanusiaan |
Home jadwal bola Skor bola Zodiakmu Hari Ini dairi  

GP Ansor ke Jokowi: Ada Kelompok Radikal di Salah Satu Capres | Berita Tempo Hari Ini

Oleh : Admin | on Jumat, 11 Januari 2019 13:45 WIB

GP Ansor ke Jokowi: Ada Kelompok Radikal di Salah Satu Capres | Berita Tempo Hari Ini

Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas (tengah) memperkenalkan anggotanya saat pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019. Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, mengatakan pihaknya ingin memberikan pandangan terkait situasi di tanah air dalam perspektif organisasinya. Salah satunya tentang kondisi politik di Indonesia. ANTARA

SUMUTkota.com, Jakarta - Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan ada kelompok radikal yang berhubungan dengan salah satu kandidat peserta Pemilihan Presiden 2019. Hal ini ia sampaikan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat bertemu di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

Baca: LIPI Ungkap 4 Alasan Mengapa Radikalisme Berkembang di Indonesia

"Mereka bukan merusak Pemilu namun mereka menginduk pada salah satu kontestan pemilu untuk memasukkan agenda-agenda mereka," katanya saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan.

Yaqut enggan berbicara kepada kandidat yang mana kelompok radikal ini bernaung. Saat didesak wartawan siapa yang ia maksud, Yaqut menjawab, "Saya tak mau sebut namun faktanya ada. Bisa dirasakan lah. Saya kira semua juga tahu."

Menurut Yaqut, kelompok-kelompok radikal ini muncul akibat kontestasi pemilihan presiden. Dalam pertemuan dengan Jokowi, ia membawa pengurus GP Ansor dari 34 provinsi yang semuanya melaporkan situasi dan kondisi di wilayahnya masing-masing.

Dua daerah yang ia sebut ada kelompok radikal adalah Riau dan Jawa Barat. "Riau, misalnya, terkonsolidir. Jawa Barat apalagi," kata dia.

Yaqut menuturkan tujuan kelompok radikal ini bukan untuk merusak Pemilu melainkan demi mewujudkan visi-misi mereka. "Ya dirikan negara Islam, lah, Khilafah Islamiah, atau minimal mereka dirikan NKRI bersyariah," ujarnya.

Simak juga: Cerita Eks Napi Teroris Soal Bibit Radikalisme di Kampus

Kepala Staf Presiden Moeldoko yang turut menemani Jokowi dalam pertemuan itu mengatakan, Presiden tidak memberi tanggapan saat Yaqut meyebut ada kelompok radikal yang menginduk ke salah satu kandidat Pilpres. "Kami tidak memberikan tanggapan. Negara dan Pak Jokowi tidak memberikan tanggapan," ucapnya.



GP Ansor ke Jokowi: Ada Kelompok Radikal di Salah Satu Capres | Bang Naga | on Jumat, 11 Januari 2019 13:45 WIB | Rating 4.5
Cuplikan :Judul: GP Ansor ke Jokowi: Ada Kelompok Radikal di Salah Satu Capres
Description: GP Ansor bertemu dengan Jokowi. Dalam pertemuan itu mereka menyebut ada kelompol radikal menginduk ke salah satu pasangan calon presiden
Alamat: https://sumutkota.com/tempo/read/1163897/gp-ansor-ke-jokowi-ada-kelompok-radikal-di-salah-satu-capres.html
Artikel Terkait

Bagikan Ke : Facebook Twitter Google+

CONTENT

Latest News

» AJI Denpasar Tuntut Jokowi Cabut Grasi Pembunuh Wartawan Bali
» Emiliano Sala Pamit ke Sang Ibu Jelang Terbang ke Cardiff
» 'Omelan' Eminem Antarkan Sukses di 2018
» Yusril: Jokowi Minta Pembebasan Ba'asyir Dimudahkan
» Cara Mengetahui Kecocokan Skincare dengan Kulit
» Israel dan AS Uji Coba Sistem Pencegat Rudal Balistik
» Said Didu Minta Pemerintah Tanggung Beban Pertamina dan PLN

Karir

Android APK


Nasional

» Gempa Bumi Hari Ini

menu


Tempo LIPUTAN DAIRI CNN Zodiak
© 2017 - 2019 sumutkota.com | Pers | V.DB: 3.50 | All Right Reserved

DMCA.com Protection Status

Page loads : seconds